Close Menu
Faktual News

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Pemerintah Siapkan HP Gratis Untuk Bansos

    14-10-2026 - 02.55

    Riyadh Lumpuh Akibat Serangan Rudal

    14-10-2026 - 02.20

    Buruh Gelombang Besar Bakal Turun ke Jalan

    13-10-2026 - 23.55
    FacebookX (Twitter)Instagram
    Faktual NewsFaktual News
    • Home
    • Olahraga
      • Sepakbola
      • Esports
    • Dunia
    Trending
    • Pemerintah Siapkan HP Gratis Untuk Bansos
    • Riyadh Lumpuh Akibat Serangan Rudal
    • Buruh Gelombang Besar Bakal Turun ke Jalan
    • Strategi Hilirisasi Dorong Ekonomi Indonesia
    • Status Kerja Karyawan PT Pos Jadi Sorotan
    • Penyebab Antrean BBM di Bali Terungkap
    • Stok BBM Aman Pasca Blackout Batam Bintan
    • Proyek Raksasa Rp3 Triliun di Jawa Timur
    Faktual News
    Home - Market - Magang Nasional Bikin Kaget 60 Persen Langsung Kerja
    Market

    Magang Nasional Bikin Kaget 60 Persen Langsung Kerja

    07-08-2026 - 05.2003 Mins Read5
    magang nasional bikin kaget 60 persen langsung kerja

    faktual.news – Angin segar berembus bagi para pencari kerja di Indonesia. Program magang nasional yang digagas pemerintah menunjukkan hasil luar biasa, di mana 60 persen alumninya berhasil kembali direkrut sebagai karyawan tetap oleh perusahaan tempat mereka menimba ilmu. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengumumkan capaian impresif ini, menegaskan efektivitas program dalam menjembatani kesenjangan dunia pendidikan dan industri.

    Airlangga menjelaskan, para peserta program ini sebelumnya menjalani masa magang selama enam bulan di berbagai perusahaan yang berpartisipasi. Meskipun setelah menyelesaikan program mereka memiliki kebebasan penuh untuk mencari peluang kerja di tempat lain, data evaluasi pemerintah mengungkapkan fakta menarik. Lebih dari separuh peserta justru memilih untuk kembali dan diterima bekerja di perusahaan yang sama tempat mereka magang sebelumnya.

    Magang Nasional Bikin Kaget 60 Persen Langsung Kerja
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    "Dari hasil evaluasi terbaru, 60 persen dari peserta magang tersebut diterima bekerja di perusahaan tempat mereka menuntaskan magang," ungkap Airlangga dalam sebuah konferensi pers di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta Pusat, pada Rabu (5/8).

    Program ini dirancang untuk membuka 150 ribu kesempatan magang, menargetkan lulusan diploma, sarjana, dan pendidikan profesi. Syarat utamanya adalah masa kelulusan maksimal satu tahun terhitung sejak tanggal ijazah atau sertifikat profesi diterbitkan. Selama masa magang, peserta mendapatkan tunjangan bulanan yang setara dengan Upah Minimum Kota atau Kabupaten (UMK) setempat. Seluruh biaya uang saku ini sepenuhnya ditanggung oleh pemerintah, bukan dari anggaran perusahaan penyelenggara magang.

    Antusiasme publik terhadap program ini terbukti sangat tinggi. Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) baru-baru ini menutup pendaftaran Program Magang Nasional Batch I Angkatan II 2026 dengan jumlah pendaftar yang membludak. Kemnaker mencatat total 732.483 orang mendaftar, jauh melampaui kuota yang hanya tersedia untuk 50 ribu peserta.

    Kepala Badan Perencanaan dan Pengembangan Ketenagakerjaan (Barenbang) Kemnaker, Anwar Sanusi, merinci bahwa dari ratusan ribu pendaftar tersebut, hanya 226.719 orang yang berhasil melewati tahap verifikasi administrasi dan mengajukan lamaran secara lengkap.

    "Hingga penutupan pendaftaran program pemagangan Batch I Angkatan II 2026 pada 28 Juli 2026, sebanyak 732.483 orang mendaftar sebagai calon peserta. Namun, setelah kami melakukan verifikasi, hanya 226.719 yang mengajukan lamaran lengkap," jelas Anwar, dikutip dari faktual.news pada Selasa (4/8).

    Anwar menegaskan bahwa meskipun jumlah pendaftar sangat banyak, peserta yang akan diterima tetap dibatasi sesuai kuota 50 ribu yang telah ditetapkan pemerintah. Ia menjelaskan bahwa banyak pendaftar tidak lolos verifikasi atau masuk kategori ‘tidak memenuhi syarat’ karena berbagai alasan. Beberapa di antaranya adalah masa kelulusan yang sudah lewat batas, dokumen yang tidak lengkap, serta kendala administrasi lainnya.

    "Penurunan drastis jumlah pendaftar yang melamar lengkap disebabkan sebagian besar pendaftar masuk dalam kategori tidak memenuhi syarat, seperti melewati batas kelulusan, data yang tidak lengkap, dan lain-lain," pungkasnya.

    Ikuti Kami di Google News
    Share.FacebookTelegramWhatsAppCopy Link
    Putrawan Dian
    Putrawan Dian

      kontributor Faktual News yang mengkhususkan diri dalam pelaporan kategori Market dan Ekonomi Makro. Ia menyajikan analisis mendalam mengenai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), nilai tukar Rupiah, dan kebijakan moneter yang memengaruhi pasar keuangan.

      Baca Juga

      Pemerintah Siapkan HP Gratis Untuk Bansos

      14-10-2026 - 02.55

      Riyadh Lumpuh Akibat Serangan Rudal

      14-10-2026 - 02.20

      Buruh Gelombang Besar Bakal Turun ke Jalan

      13-10-2026 - 23.55

      Strategi Hilirisasi Dorong Ekonomi Indonesia

      13-10-2026 - 23.20

      Status Kerja Karyawan PT Pos Jadi Sorotan

      13-10-2026 - 21.55

      Penyebab Antrean BBM di Bali Terungkap

      13-10-2026 - 21.20
      Add A Comment
      Leave A ReplyCancel Reply

      Recent Posts

      • Pemerintah Siapkan HP Gratis Untuk Bansos
      • Riyadh Lumpuh Akibat Serangan Rudal
      • Buruh Gelombang Besar Bakal Turun ke Jalan
      • Strategi Hilirisasi Dorong Ekonomi Indonesia
      • Status Kerja Karyawan PT Pos Jadi Sorotan

      Recent Comments

      Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

      Archives

      • Oktober 2026
      • September 2026
      • Agustus 2026
      • Juli 2026
      • Juni 2026
      • Mei 2026
      • April 2026
      • Maret 2026
      • Februari 2026
      • Januari 2026
      • Desember 2025
      • November 2025
      • Oktober 2025
      • September 2025
      • Agustus 2025
      • Juli 2025
      • Juni 2025
      • Mei 2025
      • April 2025

      Categories

      • Dunia
      • Esports
      • Market
      • Olahraga
      • Sepakbola
      Faktual News
      • Home
      • Redaksi
      • Pedoman Media Siber
      • Privacy Policy
      • Disklaimer
      • Kontak
      • Tentang Kami
      © 2026 faktual.news | KR Network

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.