faktual.news – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) kembali menjadi sorotan setelah Menteri Keuangan Suahasil Nazara secara resmi mengukuhkan sejumlah pejabat Eselon II. Langkah strategis ini bukan sekadar rotasi biasa, melainkan sebuah penuntasan dari restrukturisasi besar-besaran yang telah dirintis oleh Menteri Keuangan sebelumnya.
Suahasil menjelaskan bahwa pelantikan kali ini merupakan bagian integral dari upaya penyempurnaan komposisi pejabat di lingkungan Kemenkeu. Ia menegaskan, sebagian dari pejabat yang ditunjuk pada era kepemimpinan pendahulunya sebenarnya telah memegang surat keputusan resmi dan mulai menjalankan tugasnya. Proses ini menandai kelanjutan dari visi untuk memperkuat struktur organisasi demi kinerja yang lebih optimal.

Tidak hanya di level Eselon II, pembenahan struktur juga merambah hingga jajaran Eselon III, Eselon IV, dan tingkatan di bawahnya. Proses pengukuhan untuk level-level ini telah diselesaikan secara internal oleh masing-masing pimpinan unit Eselon I terkait. Suahasil menekankan bahwa seluruh langkah ini diambil setelah menerima laporan komprehensif dari Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) Kementerian Keuangan.
Baperjakat, sebagai garda terdepan dalam penentuan posisi, telah berdiskusi intensif dengan para pimpinan Eselon I Kemenkeu. Diskusi tersebut mencakup analisis mendalam mengenai kebutuhan organisasi, kapasitas individu, serta parameter promosi dan mutasi. "Kami ingin memastikan bahwa pejabat yang terpilih menempati posisinya melalui proses yang sehat, kredibel, dan yang terpenting, dipahami sebagai sistem yang berlaku secara adil oleh seluruh pegawai Kemenkeu," ujar Suahasil, menegaskan komitmen pada integritas.
Menurut Suahasil, mekanisme berjenjang melalui Baperjakat ini krusial untuk menjaga sistem meritokrasi di Kemenkeu. Prosesnya melibatkan manajemen talenta yang secara cermat meninjau kinerja dan karakteristik setiap individu pegawai, memastikan penempatan yang paling sesuai. Ini adalah fondasi untuk membangun birokrasi yang profesional dan berintegritas tinggi.
Selain para pejabat Eselon II, Suahasil juga meresmikan jajaran Pejabat Sekretariat Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK). Pengukuhan di KSSK ini merupakan amanat langsung dari Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK), yang kini diselaraskan dengan keberadaan Direktorat Jenderal Stabilitas dan Pengembangan Sektor Keuangan di Kemenkeu. Ini menunjukkan langkah proaktif Kemenkeu dalam memperkuat stabilitas keuangan nasional.
Berikut adalah daftar nama-nama pejabat yang kini mengemban amanah baru di Kemenkeu, siap membawa perubahan dan inovasi:
- Herman Saheruddin – Pejabat Ex-Officio Sekretaris Komite Stabilitas Sistem Keuangan
- Ayu Sukorini – Pejabat Ex-Officio Direktur Asesmen Pasar Keuangan, Sistem Pembayaran, dan Lembaga Keuangan Lainnya
- Teddy Suhartadi Permadi – Sekretaris Pengadilan Pajak
- Bismar Fahlerie – Wakil Sekretaris Pengadilan Pajak
- Panca Putra Jaya – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Kekayaan Negara Sulawesi Selatan, Tenggara, dan Barat
- Evy Mulyani – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Sulawesi Tengah
- Agus Amiwijaya – Tenaga Pengkaji Bidang Pelayanan dan Penerimaan Kepabeanan dan Cukai
- Estty Purwadiani Hidayatie – Tenaga Pengkaji Bidang Pengembangan Kapasitas dan Kinerja Organisasi
- Adhang Noegroho Adhi – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Maluku
- Galih Elham Setiawan – Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe A Tanjung Priok
- Agung Krisdiyanto – Tenaga Pengkaji Bidang Pelayanan Perpajakan
- Sekti Widihartanto – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Daerah Istimewa Yogyakarta
- Ihsan Priyawibawa – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Kalimantan Timur dan Utara
- Ani Natalia – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Papua, Papua Barat, dan Maluku


