Close Menu
Faktual News

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Agar Tak Rebutan Wewenang BRAN Segera Matang

    12-10-2026 - 08.20

    Badai Krisis Mengancam Negara Berkembang

    12-10-2026 - 05.20

    UMKM Lokal Unjuk Gigi di MotoGP Mandalika

    11-10-2026 - 21.55
    FacebookX (Twitter)Instagram
    Faktual NewsFaktual News
    • Home
    • Olahraga
      • Sepakbola
      • Esports
    • Dunia
    Trending
    • Agar Tak Rebutan Wewenang BRAN Segera Matang
    • Badai Krisis Mengancam Negara Berkembang
    • UMKM Lokal Unjuk Gigi di MotoGP Mandalika
    • Momen Manis Pembalap Sapa Fans di Mandalika
    • Investasi Aman Cuan Maksimal di BRI
    • Rahasia Listrik Aman di MotoGP Mandalika
    • BRI Jadi Raja Merek Paling Berharga di Indonesia
    • RI Mesir Pererat Hubungan Strategis
    Faktual News
    Home - Market - Kejutan Pahit Jelang Natal: IHSG Terjun Bebas!
    Market

    Kejutan Pahit Jelang Natal: IHSG Terjun Bebas!

    24-12-2025 - 21.2002 Mins Read2
    Kejutan Pahit Jelang Natal: IHSG Terjun Bebas!

    Faktual News – Pasar modal Indonesia menutup perdagangan terakhirnya sebelum libur Natal 2025 dengan sentimen negatif. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Rabu (24/12/2025) harus rela terkoreksi 0,55 persen, mengakhiri sesi di level 8.537,91. Penurunan ini melanjutkan tren pelemahan dari posisi sebelumnya 8.584,78, menandai penutupan yang kurang menggembirakan bagi para investor jelang jeda panjang akhir tahun.

    Data dari RTI Business menunjukkan dominasi saham-saham yang melemah sepanjang hari. Sebanyak 403 saham tercatat merosot, berbanding 247 saham yang berhasil menguat, sementara 152 saham lainnya stagnan. Aktivitas perdagangan cukup ramai dengan total 34,18 miliar saham berpindah tangan dalam 2,53 juta kali transaksi, menghasilkan nilai transaksi mencapai Rp22,29 triliun.

    Kejutan Pahit Jelang Natal: IHSG Terjun Bebas!
    Gambar Istimewa : sigmastocktrading.com

    Tak hanya IHSG, sebagian besar indeks acuan domestik juga tak mampu menahan tekanan jual. Indeks LQ45 tergelincir 0,41 persen ke 845,44, JII anjlok 1,02 persen menjadi 575,68, dan IDX30 melemah 0,15 persen ke 436,03. Hanya indeks Sri-Kehati yang mampu mencatatkan kenaikan tipis 0,24 persen, bertengger di 381,73.

    Mayoritas sektor industri di Bursa Efek Indonesia (BEI) juga berakhir di zona merah. Sektor bahan baku memimpin penurunan dengan koreksi 1,59 persen, diikuti sektor energi yang ambruk 1,14 persen, dan sektor transportasi yang merosot 1,00 persen. Sektor teknologi juga tak luput dari tekanan, turun 0,77 persen. Demikian pula sektor keuangan yang melemah 0,54 persen, serta sektor industrial dan kesehatan yang sama-sama terkoreksi 0,12 persen. Bahkan sektor siklikal pun ikut tergerus tipis 0,03 persen.

    Namun, tidak semua sektor bernasib sama. Beberapa sektor berhasil menunjukkan ketahanan dan menguat. Sektor properti memimpin dengan kenaikan 0,38 persen, disusul sektor non-siklikal yang meningkat 0,20 persen, dan sektor infrastruktur yang menguat 0,16 persen.

    Di tengah gejolak pasar, beberapa saham berhasil mencuri perhatian sebagai top gainers hari ini, antara lain PT Metropolitan Land Tbk (MTLA), PT Ancara Logistics Indonesia Tbk (ALII), dan PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk (MBSS).

    Sebaliknya, daftar top losers diisi oleh PT Bali Towerindo Sentra Tbk (BALI), PT Mega Manunggal Property Tbk (MMLP), dan PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS).

    Sementara itu, saham-saham yang paling aktif diperdagangkan meliputi PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Darma Henwa Tbk (DEWA), dan PT Sarana Mitra Luas Tbk (SMIL). Penutupan yang merah ini menjadi refleksi sentimen pasar jelang libur panjang akhir tahun, di mana investor cenderung melakukan aksi profit taking.

    Ikuti Kami di Google News
    Share.FacebookTelegramWhatsAppCopy Link
    Putrawan Dian
    Putrawan Dian

      kontributor Faktual News yang mengkhususkan diri dalam pelaporan kategori Market dan Ekonomi Makro. Ia menyajikan analisis mendalam mengenai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), nilai tukar Rupiah, dan kebijakan moneter yang memengaruhi pasar keuangan.

      Baca Juga

      Agar Tak Rebutan Wewenang BRAN Segera Matang

      12-10-2026 - 08.20

      Badai Krisis Mengancam Negara Berkembang

      12-10-2026 - 05.20

      UMKM Lokal Unjuk Gigi di MotoGP Mandalika

      11-10-2026 - 21.55

      Momen Manis Pembalap Sapa Fans di Mandalika

      11-10-2026 - 21.20

      Investasi Aman Cuan Maksimal di BRI

      11-10-2026 - 18.55

      Rahasia Listrik Aman di MotoGP Mandalika

      11-10-2026 - 18.20
      Add A Comment
      Leave A ReplyCancel Reply

      Recent Posts

      • Agar Tak Rebutan Wewenang BRAN Segera Matang
      • Badai Krisis Mengancam Negara Berkembang
      • UMKM Lokal Unjuk Gigi di MotoGP Mandalika
      • Momen Manis Pembalap Sapa Fans di Mandalika
      • Investasi Aman Cuan Maksimal di BRI

      Recent Comments

      Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

      Archives

      • Oktober 2026
      • September 2026
      • Agustus 2026
      • Juli 2026
      • Juni 2026
      • Mei 2026
      • April 2026
      • Maret 2026
      • Februari 2026
      • Januari 2026
      • Desember 2025
      • November 2025
      • Oktober 2025
      • September 2025
      • Agustus 2025
      • Juli 2025
      • Juni 2025
      • Mei 2025
      • April 2025

      Categories

      • Dunia
      • Esports
      • Market
      • Olahraga
      • Sepakbola
      Faktual News
      • Home
      • Redaksi
      • Pedoman Media Siber
      • Privacy Policy
      • Disklaimer
      • Kontak
      • Tentang Kami
      © 2026 faktual.news | KR Network

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.