Faktual News – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil mengakhiri sesi perdagangan pertama hari Rabu (24/12) di teritori positif, meskipun dengan kenaikan yang sangat tipis. Momen ini terjadi menjelang periode libur panjang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026. IHSG tercatat menutup perdagangan di level 8.587,49, menguat 0,03 persen dari posisi penutupan sebelumnya di 8.584,78.
Aktivitas pasar menunjukkan dinamika yang cukup tinggi. Data dari RTI Business mengungkapkan bahwa volume perdagangan mencapai 19,06 miliar saham yang berpindah tangan. Frekuensi transaksi juga melonjak hingga 1,52 juta kali, dengan total nilai transaksi harian yang mengesankan, mencapai Rp13,89 triliun.

Namun, di balik kenaikan indeks yang minimalis, pergerakan saham individu menunjukkan gambaran yang lebih beragam. Tercatat, 343 saham mengalami koreksi atau pelemahan, sementara 289 saham berhasil menguat. Adapun 170 saham lainnya terpantau stagnan, tidak menunjukkan perubahan signifikan.
Meskipun demikian, optimisme masih menyelimuti mayoritas sektor. Sektor infrastruktur memimpin penguatan dengan melonjak 1,40 persen, diikuti oleh sektor properti yang tumbuh 0,70 persen. Sektor industrial juga menunjukkan kinerja positif dengan kenaikan 0,41 persen, serta sektor non-siklikal yang menguat 0,25 persen. Tak ketinggalan, sektor teknologi, bahan baku, dan kesehatan juga turut berkontribusi dalam zona hijau, masing-masing naik 0,13 persen, 0,05 persen, dan 0,04 persen.
Di sisi lain, beberapa sektor harus menghadapi tekanan jual. Sektor transportasi menjadi yang paling tertekan, anjlok 0,79 persen. Sektor siklikal juga mengalami penurunan signifikan sebesar 0,48 persen. Sementara itu, sektor keuangan dan energi juga terpantau melemah, masing-masing turun 0,25 persen dan 0,12 persen.
Sentimen positif juga terlihat di bursa regional Asia, meskipun dengan nuansa yang bervariasi. Indeks Shanghai Composite di Shanghai berhasil menguat 0,50 persen, diikuti oleh Hang Seng Index yang naik 0,17 persen. Namun, tidak semua bursa Asia bergerak seirama, Nikkei 225 Index di Tokyo justru terkoreksi tipis 0,10 persen. Pergerakan IHSG yang cenderung datar namun positif ini mengindikasikan kehati-hatian investor menjelang periode libur panjang, di mana volume perdagangan biasanya cenderung menipis.

