Faktual News Jakarta – Kabar gembira datang dari pasar modal Indonesia! Hingga akhir Oktober 2025, jumlah investor ritel telah menembus angka 19,15 juta Single Investor Identification (SID). Lonjakan ini didorong oleh antusiasme generasi muda yang semakin melek investasi.
Pertumbuhan investor baru di tahun 2025 sangat signifikan, mencapai 4,28 juta SID, melonjak 58,4% dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara itu, investor saham tercatat sebanyak 8,08 juta SID, dengan penambahan 1,7 juta investor baru.

Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI), Iman Rachman, mengungkapkan bahwa peningkatan ini mencerminkan kesadaran masyarakat yang semakin tinggi terhadap pentingnya investasi. Generasi muda di bawah usia 30 tahun menjadi motor penggerak utama, menunjukkan kepercayaan diri yang besar dalam berinvestasi.
"Pencapaian ini adalah hasil dari upaya berkelanjutan BEI bersama seluruh pemangku kepentingan dalam menyelenggarakan program edukasi dan literasi yang terarah, seperti Sekolah Pasar Modal, Guruku Investor Saham, dan Capital Market Student Event (CMSE)," ujar Iman dalam keterangan resminya.
BEI aktif menggelar kegiatan literasi dan edukasi pasar modal di berbagai daerah. Sepanjang Maret hingga Oktober 2025, sebanyak 101 kegiatan Road to CMSE telah dilaksanakan, menjangkau lebih dari 185 ribu peserta dan menghasilkan 184 ribu investor baru.
Jumlah pendaftar CMSE 2025 melonjak 105,9% menjadi 25.180 orang, dengan total pengunjung mencapai 48.308 orang. Dari jumlah tersebut, 11.682 hadir langsung, sementara sisanya mengikuti secara virtual melalui YouTube BEI dan nonton bareng di berbagai Kantor Perwakilan BEI.
Berbagai capaian ini menegaskan komitmen BEI untuk terus meningkatkan inklusi pasar modal dan literasi keuangan masyarakat melalui pendekatan yang berkelanjutan, kolaboratif, dan inklusif. BEI berharap semakin banyak masyarakat yang tidak hanya mengenal pasar modal, tetapi juga berpartisipasi aktif sebagai bagian dari pertumbuhan ekonomi nasional yang berdaya saing dan berdaulat.
