Close Menu
Faktual News

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Kebangkitan Sang Hyang Seri Cetak Laba

    06-10-2026 - 02.55

    Harga Cabai Melonjak Drastis Capai 200 Ribu

    06-10-2026 - 02.20

    Strategi Baru Arab Saudi Tekan Harga Minyak

    05-10-2026 - 23.55
    FacebookX (Twitter)Instagram
    Faktual NewsFaktual News
    • Home
    • Olahraga
      • Sepakbola
      • Esports
    • Dunia
    Trending
    • Kebangkitan Sang Hyang Seri Cetak Laba
    • Harga Cabai Melonjak Drastis Capai 200 Ribu
    • Strategi Baru Arab Saudi Tekan Harga Minyak
    • Krisis BBM Mengancam Akibat Konflik Timur Tengah
    • Rencana Besar Pemangkasan Ratusan BUMN
    • Era Baru Pasar Modal Harga Saham di Bawah 50 Rupiah
    • Sikat Habis Yayasan Pemalak Program Makan Gratis
    • Perluasan Dapur Gizi ke Wilayah Terpencil
    Faktual News
    Home - Market - Independensi BI Dijaga Pemerintah
    Market

    Independensi BI Dijaga Pemerintah

    05-10-2026 - 14.5502 Mins Read0
    independensi bi dijaga pemerintah

    Faktual.news – Pemerintah Indonesia secara tegas menyatakan komitmennya untuk tidak mencampuri urusan kebijakan moneter yang menjadi ranah Bank Indonesia (BI). Pernyataan ini muncul guna memberikan kepastian kepada pasar mengenai independensi bank sentral dalam menentukan arah suku bunga nasional di tengah dinamika ekonomi global yang penuh ketidakpastian.

    Menteri Keuangan, Suahasil Nazara, menegaskan bahwa keputusan mengenai kenaikan atau penurunan suku bunga adalah otoritas penuh yang dimiliki oleh Bank Indonesia. Menurutnya, pemerintah memiliki batasan yang jelas dalam menjalankan fungsinya, sehingga tidak ada ruang bagi intervensi terhadap kebijakan moneter yang diambil oleh bank sentral.

    Independensi BI Dijaga Pemerintah
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    "Saya tidak akan memberi tahu Bank Indonesia apa yang harus dilakukan terhadap suku bunga. Mereka memiliki mandat sendiri yang harus dijalankan," ujar Suahasil dalam sebuah sesi wawancara eksklusif yang baru-baru ini disiarkan.

    Suahasil menjelaskan bahwa terdapat perbedaan mendasar antara peran pemerintah dan peran bank sentral. Pemerintah bekerja melalui instrumen kebijakan fiskal, yang fokus utamanya adalah menjaga stabilitas kondisi ekonomi makro serta memastikan ketersediaan pembiayaan untuk kebutuhan negara. Di sisi lain, Bank Indonesia bergerak melalui kebijakan moneter untuk menjaga stabilitas nilai tukar dan mengendalikan inflasi.

    "Ini adalah dua mandat yang berbeda. Mereka memiliki mandatnya sendiri, dan kami memiliki mandat kami sendiri," tambahnya untuk mempertegas batasan tersebut.

    Meski demikian, Suahasil menekankan bahwa bukan berarti pemerintah dan Bank Indonesia berjalan sendiri-sendiri tanpa komunikasi. Ia menjelaskan bahwa koordinasi antara otoritas fiskal dan otoritas moneter sangatlah krusial, terutama saat menghadapi gejolak pasar global yang dapat memengaruhi stabilitas ekonomi domestik. Kerja sama ini bertujuan untuk menciptakan sinergi kebijakan, namun tetap dalam koridor menghormati independensi masing-masing lembaga.

    "Kami bekerja sama, kami berkoordinasi secara intensif, tetapi kami sama sekali tidak mengarahkan atau mendikte apa yang harus mereka putuskan," tegasnya.

    Langkah tegas ini menjadi sinyal positif bagi para investor dan pelaku pasar. Independensi bank sentral seringkali menjadi parameter utama bagi investor asing dalam menilai stabilitas ekonomi suatu negara. Jika bank sentral dianggap bebas dari tekanan politik, maka kebijakan moneter yang dihasilkan cenderung lebih kredibel dan objektif.

    Sebagai informasi, dalam pertemuan Rapat Dewan Gubernur (RDG) yang berlangsung pada akhir September lalu, Bank Indonesia telah memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan atau BI Rate di level 5,75 persen. Keputusan untuk menahan suku bunga ini telah dilakukan dalam tiga pertemuan berturut-turut. Langkah tersebut diambil oleh BI sebagai strategi untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, memastikan inflasi tetap berada dalam rentang sasaran, serta tetap mendukung pertumbuhan ekonomi nasional agar tetap berkelanjutan.

    Ikuti Kami di Google News
    Share.FacebookTelegramWhatsAppCopy Link
    Putrawan Dian
    Putrawan Dian

      kontributor Faktual News yang mengkhususkan diri dalam pelaporan kategori Market dan Ekonomi Makro. Ia menyajikan analisis mendalam mengenai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), nilai tukar Rupiah, dan kebijakan moneter yang memengaruhi pasar keuangan.

      Baca Juga

      Kebangkitan Sang Hyang Seri Cetak Laba

      06-10-2026 - 02.55

      Harga Cabai Melonjak Drastis Capai 200 Ribu

      06-10-2026 - 02.20

      Strategi Baru Arab Saudi Tekan Harga Minyak

      05-10-2026 - 23.55

      Krisis BBM Mengancam Akibat Konflik Timur Tengah

      05-10-2026 - 23.21

      Rencana Besar Pemangkasan Ratusan BUMN

      05-10-2026 - 21.55

      Era Baru Pasar Modal Harga Saham di Bawah 50 Rupiah

      05-10-2026 - 21.20
      Add A Comment
      Leave A ReplyCancel Reply

      Recent Posts

      • Kebangkitan Sang Hyang Seri Cetak Laba
      • Harga Cabai Melonjak Drastis Capai 200 Ribu
      • Strategi Baru Arab Saudi Tekan Harga Minyak
      • Krisis BBM Mengancam Akibat Konflik Timur Tengah
      • Rencana Besar Pemangkasan Ratusan BUMN

      Recent Comments

      Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

      Archives

      • Oktober 2026
      • September 2026
      • Agustus 2026
      • Juli 2026
      • Juni 2026
      • Mei 2026
      • April 2026
      • Maret 2026
      • Februari 2026
      • Januari 2026
      • Desember 2025
      • November 2025
      • Oktober 2025
      • September 2025
      • Agustus 2025
      • Juli 2025
      • Juni 2025
      • Mei 2025
      • April 2025

      Categories

      • Dunia
      • Esports
      • Market
      • Olahraga
      • Sepakbola
      Faktual News
      • Home
      • Redaksi
      • Pedoman Media Siber
      • Privacy Policy
      • Disklaimer
      • Kontak
      • Tentang Kami
      © 2026 faktual.news | KR Network

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.