Close Menu
Faktual News

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Kebangkitan Sang Hyang Seri Cetak Laba

    06-10-2026 - 02.55

    Harga Cabai Melonjak Drastis Capai 200 Ribu

    06-10-2026 - 02.20

    Strategi Baru Arab Saudi Tekan Harga Minyak

    05-10-2026 - 23.55
    FacebookX (Twitter)Instagram
    Faktual NewsFaktual News
    • Home
    • Olahraga
      • Sepakbola
      • Esports
    • Dunia
    Trending
    • Kebangkitan Sang Hyang Seri Cetak Laba
    • Harga Cabai Melonjak Drastis Capai 200 Ribu
    • Strategi Baru Arab Saudi Tekan Harga Minyak
    • Krisis BBM Mengancam Akibat Konflik Timur Tengah
    • Rencana Besar Pemangkasan Ratusan BUMN
    • Era Baru Pasar Modal Harga Saham di Bawah 50 Rupiah
    • Sikat Habis Yayasan Pemalak Program Makan Gratis
    • Perluasan Dapur Gizi ke Wilayah Terpencil
    Faktual News
    Home - Market - Rencana Besar Pemangkasan Ratusan BUMN
    Market

    Rencana Besar Pemangkasan Ratusan BUMN

    05-10-2026 - 21.5502 Mins Read0
    rencana besar pemangkasan ratusan bumn

    Faktual.news – Pemerintah Indonesia tengah mengambil langkah drastis dalam menata ulang struktur Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Langkah besar ini dilakukan melalui proses konsolidasi dan pemangkasan jumlah perusahaan pelat merah yang selama ini dinilai tidak efisien. CEO Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Indonesia, Rosan Perkasa Roeslani, mengungkapkan bahwa saat ini terdapat sekitar 354 perusahaan BUMN yang sedang masuk dalam proses pemangkasan.

    Dalam keterangannya di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta Pusat, Rosan menjelaskan bahwa kebijakan ini bukan berarti menutup seluruh perusahaan secara sembarangan. Banyak di antara entitas yang dipangkas merupakan perusahaan yang sudah dalam kondisi dormant atau tidak lagi menjalankan kegiatan operasional secara aktif, meskipun secara administratif perusahaan tersebut masih tercatat ada.

    Rencana Besar Pemangkasan Ratusan BUMN
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Strategi utama yang dijalankan pemerintah adalah melakukan streamlining atau penyederhanaan struktur organisasi. Hal ini dilakukan melalui berbagai skema, mulai dari penggabungan secara vertikal, horizontal, hingga penyatuan perusahaan yang memiliki lini bisnis serupa. Sebagai contoh, pemerintah melakukan konsolidasi pada enam perusahaan manajemen aset yang sebelumnya tersebar di berbagai bank BUMN menjadi satu entitas tunggal.

    Tak hanya di sektor keuangan, sektor jasa juga menjadi sasaran efisiensi. Rosan mencontohkan sektor perhotelan dan kesehatan. Sebelumnya, banyak BUMN memiliki unit bisnis hotel dan rumah sakit masing-masing secara terpisah. Kini, pemerintah berupaya menggabungkan ratusan aset tersebut, seperti 137 hotel dan hampir 75 rumah sakit, agar pengelolaan menjadi lebih ramping dan produktif.

    Urgensi dari langkah ekstrem ini didasari oleh data yang cukup mencengangkan. Rosan memaparkan bahwa dari total 1.074 entitas BUMN yang ada sebelumnya, kontribusi dividen sebesar 97 persen ternyata hanya berasal dari 15 perusahaan saja. Sebaliknya, sekitar 52 persen dari total perusahaan BUMN justru mencatatkan kerugian. Kondisi ini menunjukkan adanya ketimpangan kinerja yang sangat lebar di tubuh perusahaan negara.

    Pemerintah juga berkomitmen untuk memberikan ruang lebih luas bagi sektor swasta. Jika sebuah bidang usaha dinilai tidak bersifat strategis namun dapat dikelola lebih baik oleh pihak swasta, maka pemerintah akan memberikan kesempatan tersebut demi menghindari beban anggaran negara yang terus membengkak.

    Sejalan dengan hal tersebut, Presiden Prabowo Subianto sebelumnya telah menyatakan bahwa langkah penutupan BUMN telah dimulai sejak awal masa jabatannya. Hingga saat ini, ratusan perusahaan telah ditutup dengan target mencapai 750 perusahaan pada akhir 2026. Langkah berani ini diproyeksikan mampu menghemat anggaran negara hingga Rp100 triliun, terutama dari penghematan biaya operasional seperti gaji direksi, biaya sewa gedung, hingga biaya rapat kerja yang selama ini membebani kas negara.

    Ikuti Kami di Google News
    Share.FacebookTelegramWhatsAppCopy Link
    Putrawan Dian
    Putrawan Dian

      kontributor Faktual News yang mengkhususkan diri dalam pelaporan kategori Market dan Ekonomi Makro. Ia menyajikan analisis mendalam mengenai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), nilai tukar Rupiah, dan kebijakan moneter yang memengaruhi pasar keuangan.

      Baca Juga

      Kebangkitan Sang Hyang Seri Cetak Laba

      06-10-2026 - 02.55

      Harga Cabai Melonjak Drastis Capai 200 Ribu

      06-10-2026 - 02.20

      Strategi Baru Arab Saudi Tekan Harga Minyak

      05-10-2026 - 23.55

      Krisis BBM Mengancam Akibat Konflik Timur Tengah

      05-10-2026 - 23.21

      Era Baru Pasar Modal Harga Saham di Bawah 50 Rupiah

      05-10-2026 - 21.20

      Sikat Habis Yayasan Pemalak Program Makan Gratis

      05-10-2026 - 18.55
      Add A Comment
      Leave A ReplyCancel Reply

      Recent Posts

      • Kebangkitan Sang Hyang Seri Cetak Laba
      • Harga Cabai Melonjak Drastis Capai 200 Ribu
      • Strategi Baru Arab Saudi Tekan Harga Minyak
      • Krisis BBM Mengancam Akibat Konflik Timur Tengah
      • Rencana Besar Pemangkasan Ratusan BUMN

      Recent Comments

      Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

      Archives

      • Oktober 2026
      • September 2026
      • Agustus 2026
      • Juli 2026
      • Juni 2026
      • Mei 2026
      • April 2026
      • Maret 2026
      • Februari 2026
      • Januari 2026
      • Desember 2025
      • November 2025
      • Oktober 2025
      • September 2025
      • Agustus 2025
      • Juli 2025
      • Juni 2025
      • Mei 2025
      • April 2025

      Categories

      • Dunia
      • Esports
      • Market
      • Olahraga
      • Sepakbola
      Faktual News
      • Home
      • Redaksi
      • Pedoman Media Siber
      • Privacy Policy
      • Disklaimer
      • Kontak
      • Tentang Kami
      © 2026 faktual.news | KR Network

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.