Close Menu
Faktual News

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    09-01-2026 - 21.20

    Terungkap! 3 Mandat Krusial OJK untuk Direksi BEI Baru

    09-01-2026 - 14.20

    Laba Meroket, Saham DADA Siap Guncang Pasar Properti?

    09-01-2026 - 05.20
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Faktual NewsFaktual News
    • Home
    • Olahraga
      • Sepakbola
      • Esports
    • Dunia
    Trending
    • Terungkap! 3 Mandat Krusial OJK untuk Direksi BEI Baru
    • Laba Meroket, Saham DADA Siap Guncang Pasar Properti?
    • Purbaya Blak-blakan! IHSG 9.000, Target 10.000 di Depan Mata?
    • IHSG Bikin Kaget! Saham Merah Dominasi, Kok Malah Hijau?
    • Deal Raksasa! SariWangi Pindah Tangan ke Djarum Rp1,5 T
    • IHSG Nyaris 9.000, Sektor Bahan Baku Paling Moncer!
    Faktual News
    Home - Market -
    Market

    29-12-2025 - 05.2002 Mins Read0

    IHSG Loyo Jelang Akhir Tahun! 5 Saham Ini Jadi Sorotan?

    Faktual News – Pasar modal Indonesia menunjukkan sinyal pelemahan signifikan menjelang penutupan tahun 2025. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat merosot 0,83 persen pada pekan perdagangan 22-24 Desember 2025, mengakhiri sesi di level 8.537,91. Penurunan ini disebut-sebut tak lepas dari tekanan lima saham utama yang menjadi "biang kerok" pelemahan, memicu pertanyaan di kalangan investor.

    Gambar Istimewa : data:image

    Data dari Bursa Efek Indonesia (BEI) mengonfirmasi bahwa IHSG menutup pekan ini dengan angka 8.537,91, turun dari posisi pekan sebelumnya yang berada di 8.609,55. Seiring dengan kemerosotan indeks acuan, nilai kapitalisasi pasar BEI juga ikut terpangkas. Kapitalisasi pasar menyusut 1,17 persen, dari Rp15.788 triliun menjadi Rp15.603 triliun. Kondisi ini mengindikasikan adanya penarikan modal atau penurunan valuasi aset secara keseluruhan di bursa, mencerminkan sentimen pasar yang kurang bergairah.

    Lima Saham Penekan IHSG Pekan Ini

    Meskipun laporan BEI tidak merinci nama-nama saham tersebut, disebutkan secara jelas bahwa terdapat lima saham yang berperan sebagai top laggards, yaitu saham-saham yang paling signifikan menekan pergerakan IHSG sepanjang pekan ini. Keberadaan saham-saham penekan ini menjadi indikator penting bagi investor untuk mencermati potensi risiko dan melakukan evaluasi ulang portofolio mereka.

    Aktivitas Perdagangan dan Pergerakan Investor Asing

    Aktivitas perdagangan di bursa juga mencatatkan penurunan yang cukup mencolok. Rata-rata frekuensi transaksi harian berkurang 2,23 persen, dari 2,80 juta kali menjadi 2,74 juta kali transaksi. Penurunan yang lebih drastis terlihat pada rata-rata volume transaksi harian, yang anjlok 18,44 persen menjadi 38,34 miliar lembar saham dari 47 miliar lembar saham pada pekan sebelumnya.

    Tak hanya itu, rata-rata nilai transaksi harian BEI juga ikut tergerus 30,91 persen, dari Rp34,30 triliun menjadi Rp23,70 triliun. Angka-angka ini menunjukkan adanya perlambatan aktivitas jual-beli saham yang signifikan, kemungkinan besar akibat sentimen negatif atau kehati-hatian investor menjelang libur panjang Natal dan Tahun Baru (Nataru).

    Di tengah sentimen negatif yang mendominasi, investor asing justru mencatatkan nilai beli bersih (net buy) sebesar Rp2,45 triliun pada perdagangan Rabu, 24 Desember 2025. Namun, perlu dicatat bahwa secara kumulatif sepanjang tahun 2025, investor asing masih membukukan nilai jual bersih (net sell) yang cukup besar, mencapai Rp18,36 triliun. Ini mengindikasikan bahwa meskipun ada pembelian sesaat menjelang akhir tahun, tren investor asing secara keseluruhan masih cenderung keluar dari pasar modal Indonesia sepanjang tahun ini. Kondisi ini menjadi PR bagi pemerintah dan regulator untuk menarik kembali minat investor global di tahun mendatang.

    Ikuti Kami di Google News
    Share. Facebook Telegram WhatsApp Copy Link
    Putrawan Dian
    Putrawan Dian

    kontributor Faktual News yang mengkhususkan diri dalam pelaporan kategori Market dan Ekonomi Makro. Ia menyajikan analisis mendalam mengenai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), nilai tukar Rupiah, dan kebijakan moneter yang memengaruhi pasar keuangan.

    Baca Juga

    09-01-2026 - 21.20

    Terungkap! 3 Mandat Krusial OJK untuk Direksi BEI Baru

    09-01-2026 - 14.20

    Laba Meroket, Saham DADA Siap Guncang Pasar Properti?

    09-01-2026 - 05.20

    Purbaya Blak-blakan! IHSG 9.000, Target 10.000 di Depan Mata?

    08-01-2026 - 21.20

    08-01-2026 - 14.20

    IHSG Bikin Kaget! Saham Merah Dominasi, Kok Malah Hijau?

    08-01-2026 - 05.20
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Recent Posts

    • (tanpa judul)
    • Terungkap! 3 Mandat Krusial OJK untuk Direksi BEI Baru
    • Laba Meroket, Saham DADA Siap Guncang Pasar Properti?
    • Purbaya Blak-blakan! IHSG 9.000, Target 10.000 di Depan Mata?
    • (tanpa judul)

    Recent Comments

    Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

    Archives

    • Januari 2026
    • Desember 2025
    • November 2025
    • Oktober 2025
    • September 2025
    • Agustus 2025
    • Juli 2025
    • Juni 2025
    • Mei 2025
    • April 2025

    Categories

    • Dunia
    • Esports
    • Market
    • Olahraga
    • Sepakbola
    Faktual News
    • Home
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
    • Disklaimer
    • Kontak
    • Tentang Kami
    © 2026 faktual.news | KR Network

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.