Penulis: Putrawan Dian

Putrawan Dian

kontributor Faktual News yang mengkhususkan diri dalam pelaporan kategori Market dan Ekonomi Makro. Ia menyajikan analisis mendalam mengenai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), nilai tukar Rupiah, dan kebijakan moneter yang memengaruhi pasar keuangan.

Faktual News – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menargetkan proses demutualisasi Bursa Efek Indonesia (BEI) akan tuntas pada paruh pertama tahun 2026. Langkah strategis ini diharapkan membawa angin segar bagi tata kelola dan daya saing pasar modal Tanah Air di kancah global. Ketua Dewan Komisioner OJK, Mahendra Siregar, dalam konferensi pers Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) di Jakarta pada 27 Januari 2026, menegaskan bahwa kebijakan ini memiliki tujuan fundamental. "Kebijakan ini ditargetkan bisa rampung pada Semester I 2026 ini dan tujuannya adalah untuk meningkatkan dan memperkuat tata kelola perusahaan yang baik (good governance), meningkatkan bentuk pengelolaan yang lebih profesional, dan mengurangi…

Read More

Emas Tembus Rp3 Juta! Investor Wajib Tahu Pola Ini Faktual News – Pergerakan harga emas selalu menjadi sorotan tajam bagi para investor, terutama di tengah ketidakpastian global yang kian intens. Logam mulia ini, yang dikenal luas sebagai aset "safe haven", menjadi pilihan utama untuk melindungi nilai kekayaan dari gejolak ekonomi dan ketegangan geopolitik. Dalam kurun waktu enam tahun terakhir, dari awal 2020 hingga proyeksi awal 2026, harga emas menunjukkan tren penguatan yang luar biasa, bahkan menembus rekor-rekor baru yang mencengangkan. Gambar Istimewa : Pada awal dekade ini, tepatnya di tahun 2020, harga emas masih berada di kisaran Rp600 ribu hingga…

Read More

Faktual News – PT Inovasi Finansial Teknologi (Makmur), platform wealth tech yang telah mengantongi izin Otoritas Jasa Keuangan (OJK), secara resmi meluncurkan fitur investasi saham terbarunya. Peluncuran yang bertajuk ‘Makmur Market On’ ini berlangsung di Jakarta pada Senin, 26 Januari 2026, menandai langkah strategis perusahaan dalam memperluas akses investasi bagi masyarakat. Inisiatif ini juga diperkuat melalui kemitraan strategis dengan OCBC Sekuritas, bagian dari OCBC Group, yang bertujuan menyajikan pengalaman investasi saham yang lebih mudah, aman, dan terintegrasi dalam satu genggaman. Direktur Utama Makmur, Sander Parawira, dalam sambutannya menyoroti potensi pasar modal Indonesia yang terus menunjukkan geliat pertumbuhan signifikan. Data hingga…

Read More

Faktual News Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami tekanan hebat pada penutupan sesi I perdagangan hari ini, 23 Januari 2026. Indeks anjlok 1,28% dan parkir di level 8.876,89. Padahal, saat pembukaan, IHSG masih berada di posisi 8.992,18. Aktivitas perdagangan terpantau ramai dengan total 40,89 miliar saham berpindah tangan dalam 2,13 juta transaksi. Nilai transaksi yang tercatat mencapai Rp18,39 triliun. Sentimen negatif mendominasi pasar, tercermin dari jumlah saham yang terkoreksi sebanyak 585 saham, berbanding jauh dengan hanya 124 saham yang berhasil menguat. Sementara itu, 95 saham lainnya stagnan. Gambar Istimewa : data:image Tekanan jual yang masif juga terlihat dari…

Read More

Faktual News Jakarta – Harga emas yang terus merangkak naik membawa berkah tersendiri bagi bisnis pergadaian di tanah air. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melihat tren positif ini sebagai peluang emas untuk meningkatkan penyaluran pembiayaan kepada masyarakat. Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK menyatakan bahwa kenaikan harga emas berpotensi meningkatkan nilai taksiran jaminan. Hal ini memungkinkan pergadaian untuk menyalurkan pembiayaan yang lebih besar kepada masyarakat yang membutuhkan. Pernyataan ini dikutip pada Jumat, 23 Januari 2026. Gambar Istimewa : img.bolaskor.com Namun demikian, OJK mengingatkan agar perusahaan pergadaian tidak hanya terpaku pada…

Read More

Faktual News Jakarta – Optimisme membayangi pasar modal Indonesia. Hans Kwee, Co-Founder PasarDana, meyakini Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi melesat hingga menembus level psikologis 10.000 pada akhir tahun 2026. Proyeksi ini disampaikan dalam acara Edukasi Wartawan Pasar Modal di Jakarta, Jumat (23/1/2026). Keyakinan tersebut didasari oleh perubahan fundamental dalam struktur pasar saham domestik. Ketergantungan terhadap investor asing dinilai semakin berkurang. Buktinya, IHSG mampu mencatatkan penguatan signifikan sebesar 22,13 persen dan ditutup di level 8.646 sepanjang tahun 2025, meskipun terjadi net sell oleh investor asing sebesar Rp17,34 triliun. Gambar Istimewa : media.suara.com "Pasar kita ini tidak lagi sangat tergantung pada…

Read More

Faktual News Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) harus rela mengakhiri perdagangan hari ini, 23 Januari 2026, di zona merah. IHSG ditutup melemah sebesar 0,46 persen, parkir di level 8.951,01. Pelemahan ini membuat IHSG gagal mempertahankan posisinya di atas level psikologis 9.000. Berdasarkan data dari RTI Business, sebanyak 495 saham mengalami koreksi, berbanding terbalik dengan 191 saham yang berhasil menguat. Sementara itu, 118 saham lainnya stagnan. Aktivitas perdagangan hari ini mencatatkan volume sebesar 64,15 miliar saham, dengan frekuensi transaksi mencapai 3,31 juta kali, serta nilai transaksi yang mencapai Rp32,04 triliun. Gambar Istimewa : data:image Meskipun IHSG terkoreksi, sebagian besar…

Read More

Faktual News Jakarta – Ketegangan geopolitik global tengah memanas, memicu pergerakan dana investor asing kembali ke aset safe haven seperti Dolar AS (USD). Kondisi ini berdampak pada nilai tukar Rupiah yang pada awal perdagangan Jumat (23/1/2026) dibuka menguat tipis 0,27 persen ke level Rp16.850 per USD, namun masih rentan terhadap tekanan di sekitar level psikologis Rp17.000 per USD. Hans Kwee, Co-Founder PasarDana dan praktisi pasar modal, menekankan pentingnya kewaspadaan bagi para investor. Dalam edukasi wartawan pasar modal di Jakarta, ia menjelaskan bahwa persepsi risiko yang meningkat di pasar negara berkembang (emerging market) mendorong arus modal kembali ke USD, yang kemudian…

Read More

Faktual News Jakarta – Pasar modal Indonesia kembali bergejolak. Arus modal asing terpantau keluar deras pada perdagangan Kamis (22/01/2026), dengan nilai jual bersih (net foreign sell) mencapai Rp964,14 miliar. Aksi lepas saham oleh investor asing ini terutama menyasar saham-saham perbankan berkapitalisasi besar, memangkas akumulasi beli bersih (net foreign buy) sepanjang tahun berjalan (year-to-date) menjadi Rp2,59 triliun. Menurut laporan Phillip Sekuritas Indonesia, lima saham yang paling banyak dilepas investor asing adalah: Gambar Istimewa : data:image BBCA (Bank Central Asia) BMRI (Bank Mandiri) BBNI (Bank Negara Indonesia) [Saham Emiten Lainnya] [Saham Emiten Lainnya] Tekanan jual asing ini sejalan dengan pergerakan Indeks Harga…

Read More

Faktual News Jakarta – Setelah sempat menunjukkan performa positif di awal perdagangan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) harus rela menutup sesi perdagangan Kamis, 22 Januari 2026, dengan koreksi. IHSG parkir di level 8.992,18, atau turun tipis 0,20 persen dari posisi sebelumnya di 9.010,33. Meskipun demikian, geliat pasar modal hari ini cukup ramai. Data dari RTI Business mencatat ada 331 saham yang mengalami penurunan harga, berbanding 345 saham yang justru berhasil menguat. Sebanyak 128 saham lainnya memilih untuk tidak bergerak dari posisi sebelumnya. Gambar Istimewa : data:image Volume perdagangan tercatat cukup tinggi, mencapai 72,11 miliar saham, dengan frekuensi transaksi mencapai 4,09…

Read More