Penulis: Putrawan Dian

Putrawan Dian

kontributor Faktual News yang mengkhususkan diri dalam pelaporan kategori Market dan Ekonomi Makro. Ia menyajikan analisis mendalam mengenai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), nilai tukar Rupiah, dan kebijakan moneter yang memengaruhi pasar keuangan.

Faktual News melaporkan bahwa indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup sesi pertama perdagangan Jumat, 4 Juli 2025, dengan penurunan. Setelah dibuka di level 6.878,05, IHSG akhirnya parkir di angka 6.863,85, mencatatkan pelemahan 0,21 persen. Aktivitas perdagangan terbilang cukup ramai dengan volume transaksi mencapai 10,55 miliar saham, diperdagangkan melalui 511 ribu kali transaksi, dan nilai total transaksi mencapai Rp4,63 triliun. Meskipun terdapat 252 saham yang menguat dan 236 saham stagnan, namun mayoritas pasar saham Indonesia mengalami koreksi. Sebanyak 296 saham mengalami penurunan harga. Dominasi pelemahan ini terlihat jelas pada kinerja sektoral. Sektor transportasi menjadi yang paling terdampak, mengalami penurunan signifikan sebesar…

Read More

Faktual News Penutupan perdagangan saham di penghujung pekan ini menyajikan cerita yang cukup menarik. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir di zona merah, tepatnya pada angka 6.865,19. Angka ini menandai penurunan tipis 0,19% dari posisi pembukaan di 6.878,05. Meskipun terlihat minor, pergerakan ini menyimpan beberapa poin penting yang perlu diperhatikan investor. Data dari faktual.news menunjukkan pergerakan yang cukup dinamis. Sebanyak 323 saham mengalami koreksi, sementara 260 saham lainnya menguat, dan 207 saham stagnan. Volume perdagangan terbilang tinggi, mencapai 17,36 miliar saham dengan frekuensi transaksi 858 ribu kali, dan nilai transaksi mencapai Rp8,29 triliun. Ini menunjukkan aktivitas pasar yang cukup ramai,…

Read More

Faktual News memprediksi IHSG akan melanjutkan tren pelemahannya hari ini, diperkirakan berada di kisaran 6.800-6.850. Analisis teknikal dari Phintraco Sekuritas menunjukkan indikator Stochastic RSI dan MACD mengindikasikan potensi penurunan berkelanjutan, melemahnya momentum beli jangka pendek, dan peningkatan tekanan jual. Penurunan ini berlanjut dari penutupan kemarin yang mencapai 6.881,25, atau turun 0,49 persen. Beberapa faktor fundamental turut menjadi pemicu pelemahan. Realisasi APBN semester I 2025 yang meleset dari target, proyeksi perlambatan ekonomi dalam RAPBN 2026, dan ketidakpastian seputar tarif impor menjadi sentimen negatif yang menekan pasar. Situasi diperparah dengan banyaknya penawaran IPO baru-baru ini yang menarik minat investor dari pasar sekunder.…

Read More

Faktual News Mengawali perdagangan Kamis pagi (3/7/2025), harga emas batangan Antam mengalami koreksi. Setelah dua hari berturut-turut merangkak naik, harga emas Antam 24 karat pecahan satu gram hari ini turun Rp2.000, menjadi Rp1.911.000 per gram. Penurunan serupa juga terlihat pada harga buyback yang ikut anjlok Rp2.000 ke level Rp1.755.000 per gram. Selisih harga jual dan buyback kini mencapai Rp156.000. Data yang dihimpun faktual.news dari laman Logam Mulia pukul 08.40 WIB menunjukkan tren penurunan ini. Untuk pecahan 0,5 gram, emas Antam dibanderol Rp1.005.500, sementara pecahan 2 gram dan 3 gram masing-masing dihargai Rp3.762.000 dan Rp5.618.000. Pecahan 5 gram dijual seharga Rp9.330.000.…

Read More

Faktual News kembali mencatat penurunan harga emas batangan Antam pada Jumat pagi, 4 Juli 2025. Berdasarkan data dari laman Logam Mulia pukul 08.17 WIB, harga emas Antam 24 karat ukuran satu gram ambles Rp4.000, kini dibanderol Rp1.907.000. Tren penurunan juga terlihat pada harga buyback yang turun sebesar Rp4.000 menjadi Rp1.751.000 per gram. Selisih harga jual dan buyback mencapai Rp156.000. Penurunan harga ini juga berimbas pada pecahan lain. Emas Antam 0,5 gram kini dihargai Rp1.003.500, sementara ukuran 2 gram dan 3 gram masing-masing dijual Rp3.754.000 dan Rp5.606.000. Untuk ukuran 5 gram, harga emas Antam berada di angka Rp9.310.000. Semua harga tersebut…

Read More

Faktual News memprediksi IHSG berpotensi menguat hari ini, Selasa (4/7), di kisaran 6.992-7.050. Namun, analis mengingatkan potensi koreksi hingga level 6.582-6.721. Perdagangan kemarin, Senin (3/7), IHSG ditutup melemah tipis 0,05% ke level 6.878, meski volume pembelian terpantau meningkat dan masih berada di atas MA60. MNC Sekuritas, dalam risetnya, merekomendasikan empat saham dengan potensi cuan signifikan. Berikut analisis dan rekomendasi lengkapnya: Gambar Istimewa : mmc.tirto.id AMRT (PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk): Spec Buy AMRT kemarin ditutup terkoreksi 1,24% di angka 2.380, dengan tekanan jual yang cukup signifikan dan belum mampu menembus MA20. Analisis MNC Sekuritas menempatkan AMRT pada wave [b] dari…

Read More

Faktual News Pagi ini, pasar saham Indonesia mengawali perdagangan dengan kabar menggembirakan. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat 0,24 persen, mencapai level 6.894,62, naik dari posisi penutupan sebelumnya di 6.878,05. Data dari RTI Business mencatat transaksi cukup aktif, dengan 191,33 juta saham diperdagangkan dalam 19 ribu kali transaksi, menghasilkan total nilai transaksi Rp138,68 miliar. Pergerakan positif IHSG ini ditandai dengan dominasi saham hijau. Sebanyak 202 saham mencatatkan penguatan, sementara 73 saham terkoreksi dan 215 saham stagnan. Kenaikan ini sejalan dengan proyeksi CGS International Sekuritas Indonesia yang memprediksi IHSG akan bergerak variatif cenderung menguat, dengan support di kisaran 6.790-6.835 dan…

Read More

Faktual News Penutupan perdagangan saham di penghujung pekan ini menyisakan cerita menarik. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Selasa, 4 Juli 2025, berakhir di zona merah, tepatnya pada level 6.865,19. Angka ini menunjukkan pelemahan 0,19 persen dibandingkan pembukaan di level 6.878,05. Pergerakan IHSG ini tentu menjadi sorotan bagi para pelaku pasar modal. Data dari RTI Business mencatat dinamika yang cukup signifikan. Sebanyak 323 saham mengalami koreksi, sementara 260 saham menguat, dan 207 saham stagnan. Volume perdagangan terbilang tinggi, mencapai 17,36 miliar saham dengan frekuensi transaksi 858 ribu kali, dan nilai transaksi mencapai angka fantastis, yaitu Rp8,29 triliun. Gambar Istimewa :…

Read More

Faktual News Perdagangan sesi pertama Jumat, 4 Juli 2025, menyajikan cerita yang kurang menggembirakan bagi investor. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup sesi I dengan penurunan 0,21 persen, parkir di angka 6.863,85. Padahal, IHSG dibuka dengan optimisme di level 6.878,05. Aktivitas perdagangan cukup tinggi, dengan volume transaksi mencapai 10,55 miliar saham dan nilai transaksi mencapai Rp4,63 triliun yang diperdagangkan sebanyak 511 ribu kali. Namun di balik angka-angka tersebut, tersimpan sinyal negatif. Mayoritas sektor mengalami pelemahan. Sektor transportasi menjadi yang paling terdampak, ambles hingga 1,37 persen. Pelemahan juga terlihat di sektor infrastruktur (0,92 persen), non-siklikal (0,40 persen), keuangan (0,38 persen), bahan…

Read More

Faktual News Pembukaan perdagangan hari ini (3/7) pukul 09.00 WIB menyajikan kejutan positif bagi pasar modal Indonesia. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil rebound signifikan, melonjak 0,43 persen ke level 6.910,89. Angka ini merupakan peningkatan yang cukup signifikan dibandingkan penutupan kemarin di level 6.881,24. Data RTI Business mencatat transaksi cukup aktif dengan 310,15 juta saham diperdagangkan, frekuensi 18 ribu kali, dan nilai transaksi mencapai Rp193,57 miliar. Meski demikian, pergerakan IHSG tetap dinamis, ditandai dengan 74 saham terkoreksi, 209 saham menguat, dan 234 saham stagnan. Analisis teknikal dari Retail Research CGS International Sekuritas Indonesia sebelumnya memprediksi pergerakan IHSG hari ini cenderung…

Read More