Close Menu
Faktual News

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Setahun Jadi Menkeu Purbaya Pusing Terus Tapi Ekonomi Melejit

    08-09-2026 - 14.20

    Misteri Hilangnya Beras Premium 5 Kg

    08-09-2026 - 08.20

    Bulog Siapkan Jutaan Ton Beras El Nino Mengancam

    08-09-2026 - 05.20
    FacebookX (Twitter)Instagram
    Faktual NewsFaktual News
    • Home
    • Olahraga
      • Sepakbola
      • Esports
    • Dunia
    Trending
    • Setahun Jadi Menkeu Purbaya Pusing Terus Tapi Ekonomi Melejit
    • Misteri Hilangnya Beras Premium 5 Kg
    • Bulog Siapkan Jutaan Ton Beras El Nino Mengancam
    • Krakatau Meletus Ribuan Serbu Kereta Jakarta
    • Bantuan Beras 30 Kg Resmi Lanjut Hingga Desember
    • Beras Subsidi Tampil Beda Warna Biru Penuh Makna
    • Krakatau Mengamuk Penerbangan Lumpuh Hari Ini
    • Gawat 8 Bandara Utama Tutup Paksa Imbas Krakatau
    Faktual News
    Home - Market - PTBA Bukukan Laba Fantastis! Tapi Kok Bisa?
    Market

    PTBA Bukukan Laba Fantastis! Tapi Kok Bisa?

    02-11-2025 - 21.2002 Mins Read2
    PTBA Bukukan Laba Fantastis! Tapi Kok Bisa?

    Faktual News PT Bukit Asam Tbk (PTBA), sebagai bagian dari holding BUMN pertambangan MIND ID, berhasil mencatatkan pendapatan sebesar Rp31,3 triliun hingga akhir September 2025. Angka ini menunjukkan pertumbuhan sebesar 2% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (year-on-year/yoy).

    Capaian pendapatan ini membawa laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp1,4 triliun pada periode yang sama. Meskipun volume penjualan batu bara PTBA mengalami peningkatan sebesar 8% yoy, kinerja keuangan perusahaan sedikit tertekan akibat pelemahan harga batu bara global.

    PTBA Bukukan Laba Fantastis! Tapi Kok Bisa?
    Gambar Istimewa : www.ikutin.id

    Penurunan harga batu bara global tercermin dari harga acuan Newcastle Index yang turun 22% yoy, serta Indonesia Coal Index (ICI-3) yang juga mengalami penurunan sebesar 16% yoy. Kondisi ini menyebabkan penurunan harga jual rata-rata batu bara PTBA sebesar 6%.

    Hingga akhir September 2025, penjualan domestik masih menjadi kontributor utama dengan porsi 56% dari total penjualan PTBA, sementara sisanya sebesar 44% berasal dari ekspor. Lima negara tujuan ekspor terbesar PTBA pada periode ini adalah Bangladesh, India, Filipina, Vietnam, dan Korea Selatan.

    Direktur Utama PTBA, Arsal Ismail, menjelaskan bahwa di tengah tantangan penurunan harga batu bara global sepanjang tahun 2025, perseroan tetap mampu menjaga kinerja operasional yang solid dan mempertahankan profitabilitas. Strategi efisiensi biaya dan optimalisasi portofolio pasar domestik menjadi kunci keberhasilan PTBA.

    "Hal ini tercermin dari pertumbuhan volume produksi dan penjualan yang tetap positif, serta realisasi capex yang mendukung keberlanjutan operasi dan proyek logistik strategis," ujar Arsal dalam keterangan resminya.

    Realisasi belanja modal (Capex) PTBA hingga September 2025 mencapai Rp3,0 triliun, yang sebagian besar dialokasikan untuk pengembangan angkutan Tanjung Enim-Kramasan.

    Beban pokok pendapatan PTBA tercatat sebesar Rp27,8 triliun atau naik 11% yoy. Beban umum dan administrasi juga mengalami kenaikan sebesar Rp52,4 miliar atau 4%. Sementara itu, beban penjualan justru mengalami penurunan sebesar 1% atau Rp7,1 miliar yoy.

    Total aset PTBA per akhir September 2025 mencapai Rp42,8 triliun, meningkat 3% dibandingkan posisi akhir tahun 2024 sebesar Rp41,8 triliun. Namun, saldo kas dan setara kas mengalami penurunan menjadi Rp4,0 triliun dari Rp4,1 triliun pada akhir tahun 2024.

    Total liabilitas PTBA naik dari Rp19,1 triliun pada akhir 2024 menjadi Rp22,1 triliun, sementara ekuitas turun dari Rp22,6 triliun menjadi Rp20,8 triliun. Secara keseluruhan, total liabilitas dan ekuitas mencapai Rp42,8 triliun, naik 3% dari akhir 2024.

    Ikuti Kami di Google News
    Share.FacebookTelegramWhatsAppCopy Link
    Putrawan Dian
    Putrawan Dian

      kontributor Faktual News yang mengkhususkan diri dalam pelaporan kategori Market dan Ekonomi Makro. Ia menyajikan analisis mendalam mengenai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), nilai tukar Rupiah, dan kebijakan moneter yang memengaruhi pasar keuangan.

      Baca Juga

      Setahun Jadi Menkeu Purbaya Pusing Terus Tapi Ekonomi Melejit

      08-09-2026 - 14.20

      Misteri Hilangnya Beras Premium 5 Kg

      08-09-2026 - 08.20

      Bulog Siapkan Jutaan Ton Beras El Nino Mengancam

      08-09-2026 - 05.20

      Krakatau Meletus Ribuan Serbu Kereta Jakarta

      08-09-2026 - 02.20

      Bantuan Beras 30 Kg Resmi Lanjut Hingga Desember

      07-09-2026 - 21.20

      Beras Subsidi Tampil Beda Warna Biru Penuh Makna

      07-09-2026 - 18.20
      Add A Comment
      Leave A ReplyCancel Reply

      Recent Posts

      • Setahun Jadi Menkeu Purbaya Pusing Terus Tapi Ekonomi Melejit
      • Misteri Hilangnya Beras Premium 5 Kg
      • Bulog Siapkan Jutaan Ton Beras El Nino Mengancam
      • Krakatau Meletus Ribuan Serbu Kereta Jakarta
      • Bantuan Beras 30 Kg Resmi Lanjut Hingga Desember

      Recent Comments

      Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

      Archives

      • September 2026
      • Agustus 2026
      • Juli 2026
      • Juni 2026
      • Mei 2026
      • April 2026
      • Maret 2026
      • Februari 2026
      • Januari 2026
      • Desember 2025
      • November 2025
      • Oktober 2025
      • September 2025
      • Agustus 2025
      • Juli 2025
      • Juni 2025
      • Mei 2025
      • April 2025

      Categories

      • Dunia
      • Esports
      • Market
      • Olahraga
      • Sepakbola
      Faktual News
      • Home
      • Redaksi
      • Pedoman Media Siber
      • Privacy Policy
      • Disklaimer
      • Kontak
      • Tentang Kami
      © 2026 faktual.news | KR Network

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.