faktual.news – Maskapai penerbangan nasional Garuda Indonesia terpaksa menghentikan seluruh operasional penerbangan dari dan menuju Jakarta, Bandung, serta Lampung pada hari Senin ini. Keputusan drastis ini diambil menyusul sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau yang mengganggu keselamatan dan kelancaran lalu lintas udara di wilayah tersebut. Penundaan jadwal berlaku hingga pukul 24.00 WIB.
Kementerian Perhubungan sebelumnya telah memperpanjang masa penutupan beberapa bandara yang terkena dampak langsung semburan abu vulkanik. Pemerintah menegaskan bahwa keselamatan penumpang dan awak pesawat menjadi prioritas utama dalam setiap kebijakan yang diambil terkait operasional penerbangan.

Tiga bandara utama yang terdampak penutupan sementara adalah Bandara Internasional Soekarno-Hatta di Jakarta, Bandara Husein Sastranegara di Bandung, dan Bandara Radin Inten II di Lampung. Penutupan ini dilakukan demi mencegah risiko yang tidak diinginkan akibat visibilitas yang buruk dan potensi kerusakan mesin pesawat.
Garuda Indonesia menyatakan bahwa penerbangan yang dijadwalkan setelah pukul 24.00 WIB akan mulai dilayani secara bertahap. Namun, pengoperasian kembali ini sangat bergantung pada kondisi masing-masing bandara yang harus dinyatakan aman dan siap beroperasi oleh otoritas terkait. "Pelaksanaannya tetap berpedoman pada perkembangan situasi terkini, arahan dari pihak berwenang, serta pemenuhan seluruh standar keselamatan penerbangan," demikian pernyataan resmi dari Garuda Indonesia melalui kanal media sosial mereka.
Bagi para penumpang yang jadwal penerbangannya terganggu, pihak maskapai telah menyiapkan sejumlah opsi. Penumpang dapat memilih untuk mengubah jadwal penerbangan mereka atau mengajukan pengembalian dana penuh (full refund) sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Informasi mengenai status penerbangan dapat diakses melalui kanal pemesanan tiket, akun media sosial resmi Garuda Indonesia, atau melalui pusat kontak pelanggan.
Proses pengajuan perubahan jadwal maupun pengembalian dana dapat dilakukan di kantor penjualan Garuda Indonesia terdekat. Sementara itu, bagi tiket yang dibeli melalui agen perjalanan atau platform pemesanan daring, prosesnya harus dilakukan melalui kanal tempat tiket tersebut dibeli.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) terus-menerus memperbarui informasi terkait aktivitas erupsi dan pola sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Data ini sangat krusial untuk menentukan langkah-langkah selanjutnya dalam menjaga keamanan penerbangan.
Dampak erupsi ini ternyata tidak hanya terbatas pada rute-rute tersebut, melainkan meluas hingga mempengaruhi ribuan penerbangan secara keseluruhan. Diperkirakan sekitar 2.300 penerbangan telah dibatalkan atau ditunda, dengan lebih dari 270.000 penumpang harus menunda perjalanan mereka akibat gangguan masif ini.


