faktual.news – Langit Indonesia kembali bergejolak akibat aktivitas Gunung Anak Krakatau. Sebanyak delapan bandara di berbagai penjuru negeri terpaksa menghentikan operasionalnya, termasuk dua gerbang udara vital di Jakarta, demi keselamatan penerbangan. Keputusan mendesak ini diambil setelah abu vulkanik dari letusan gunung tersebut mulai menyebar dan berpotensi membahayakan.
Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengumumkan perpanjangan penutupan bandara-bandara ini hingga pukul 09.00 WIB pagi ini. Langkah ini diambil sebagai respons atas kondisi terkini yang menunjukkan ancaman abu vulkanik masih signifikan. "Keselamatan adalah prioritas mutlak kami. Situasi cuaca yang sangat dinamis, di mana arah angin dapat berubah cepat di setiap lapisan ketinggian, menuntut kehati-hatian ekstra," ungkap Dudy pada Minggu malam sebelumnya.

Kemenhub terus melakukan pemantauan ketat terhadap perkembangan letusan Gunung Anak Krakatau dan arah sebaran abu vulkaniknya. Salah satu metode yang diterapkan adalah uji kertas (paper test) yang dilaksanakan setiap 30 menit di seluruh area bandara terdampak. Prosedur ini krusial untuk mendeteksi seberapa jauh dan tebal sebaran abu. Khusus untuk Bandara Soekarno-Hatta, penutupan ini diberlakukan sesuai NOTAM A3368/26 NOTAMR A3355/26.
Dudy juga menegaskan, apabila kondisi telah memungkinkan bandara untuk kembali beroperasi, setiap pesawat yang akan digunakan wajib melalui serangkaian pemeriksaan menyeluruh. "Maskapai penerbangan biasanya sudah memiliki prosedur standar. Jika pesawat harus menginap, mesinnya akan ditutup. Namun, sebelum kembali melayani penerbangan, setiap pesawat harus diperiksa secara detail untuk memastikan tidak ada partikel debu vulkanik yang masuk ke dalam mesin, demi menjamin keselamatan penumpang dan kru," tegasnya.
Berikut adalah daftar delapan bandara yang operasionalnya dihentikan sementara hingga pukul 09.00 WIB hari ini:
- Bandara Internasional Soekarno-Hatta Tangerang
- Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta
- Bandara Radin Inten II Lampung
- Bandara Husein Sastranegara Bandung
- Bandara Budiarto Curug Tangerang
- Bandara Pondok Cabe Tangerang Selatan
- Bandara Taufik Kiemas Pesisir Barat Lampung
- Bandara Atung Bungsu Pagar Alam Sumsel


