Close Menu
Faktual News

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Gaji Rp8 Juta Bisa KPR Subsidi Siapa Untung

    24-06-2026 - 08.20

    AS Buka Keran Minyak Iran Dunia Gempar Ada Apa

    24-06-2026 - 05.20

    Revolusi Kredit UMKM Maman Umumkan Bunga 8 Persen

    23-06-2026 - 21.21
    FacebookX (Twitter)Instagram
    Faktual NewsFaktual News
    • Home
    • Olahraga
      • Sepakbola
      • Esports
    • Dunia
    Trending
    • Gaji Rp8 Juta Bisa KPR Subsidi Siapa Untung
    • AS Buka Keran Minyak Iran Dunia Gempar Ada Apa
    • Revolusi Kredit UMKM Maman Umumkan Bunga 8 Persen
    • Gaji Rp14 Juta Bisa Beli Rumah Subsidi Ini Caranya
    • Prabowo Bikin Kejutan Anggaran Desa Meroket
    • Beli Obligasi Ini Kebal Hukum Pajak dan Pidana
    • Mendag Desak Horeka Serap Telur Ayam Peternak
    • Sosok The Maestro Tutup Usia 100 Tahun
    Faktual News
    Home - Market - KOKA Merugi! Gara-Gara Kebijakan Kontraktor China?
    Market

    KOKA Merugi! Gara-Gara Kebijakan Kontraktor China?

    15-10-2025 - 05.2002 Mins Read1
    KOKA Merugi! Gara-Gara Kebijakan Kontraktor China?

    Faktual News Jakarta – PT Koka Indonesia Tbk (KOKA) mengungkapkan penyebab kerugian yang dialaminya pada kuartal II 2025. Dalam paparan publik insidentil yang digelar pada Selasa (14/10/2025), manajemen KOKA membeberkan bahwa perubahan kebijakan perusahaan-perusahaan asal China menjadi faktor utama penurunan kinerja keuangan perseroan.

    Manajemen KOKA, melalui William, menjelaskan bahwa pendapatan perusahaan sebenarnya mengalami peningkatan menjadi Rp9,57 miliar pada kuartal II 2025, dibandingkan Rp1,51 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Namun, angka ini jauh di bawah pencapaian tahun 2024 yang mencatatkan laba sebesar Rp66,7 miliar.

    KOKA Merugi! Gara-Gara Kebijakan Kontraktor China?
    Gambar Istimewa : lh3.googleusercontent.com

    Ironisnya, KOKA justru mencatatkan rugi kotor sebesar Rp9,68 miliar pada kuartal II 2025, berbanding terbalik dengan keuntungan Rp492 juta pada kuartal yang sama tahun sebelumnya. Padahal, pada tahun 2024, perusahaan berhasil membukukan laba kotor sebesar Rp23,38 miliar.

    William menjelaskan bahwa kerugian ini merupakan imbas dari perubahan preferensi kontraktor oleh perusahaan-perusahaan China yang memiliki proyek di berbagai wilayah Indonesia, seperti Kalimantan dan Sulawesi. Sejak awal 2024, perusahaan-perusahaan China lebih memilih kontraktor dari kalangan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) China atau perusahaan terbuka asal China.

    "Pemilik proyek mengubah preferensi mereka dalam memilih kontraktor. Dulu, perusahaan dengan kualifikasi teknis tertentu bisa ikut serta. Tapi, mulai tahun 2024, mereka lebih memilih BUMN atau perusahaan terbuka asal China," ujar William dalam paparan publiknya.

    Kebijakan ini membuat KOKA, sebagai kontraktor lokal Indonesia, kesulitan untuk bersaing mendapatkan proyek-proyek besar. Meskipun KOKA telah berupaya mengikuti berbagai tender, hampir semua pemilik proyek kini mengadopsi metode pemilihan kontraktor tersebut, sehingga peluang KOKA untuk mendapatkan proyek baru menjadi sangat terbatas.

    Ikuti Kami di Google News
    Share.FacebookTelegramWhatsAppCopy Link
    Putrawan Dian
    Putrawan Dian

      kontributor Faktual News yang mengkhususkan diri dalam pelaporan kategori Market dan Ekonomi Makro. Ia menyajikan analisis mendalam mengenai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), nilai tukar Rupiah, dan kebijakan moneter yang memengaruhi pasar keuangan.

      Baca Juga

      Gaji Rp8 Juta Bisa KPR Subsidi Siapa Untung

      24-06-2026 - 08.20

      AS Buka Keran Minyak Iran Dunia Gempar Ada Apa

      24-06-2026 - 05.20

      Revolusi Kredit UMKM Maman Umumkan Bunga 8 Persen

      23-06-2026 - 21.21

      Gaji Rp14 Juta Bisa Beli Rumah Subsidi Ini Caranya

      23-06-2026 - 18.21

      Prabowo Bikin Kejutan Anggaran Desa Meroket

      23-06-2026 - 14.21

      Beli Obligasi Ini Kebal Hukum Pajak dan Pidana

      23-06-2026 - 08.21
      Add A Comment
      Leave A ReplyCancel Reply

      Recent Posts

      • Gaji Rp8 Juta Bisa KPR Subsidi Siapa Untung
      • AS Buka Keran Minyak Iran Dunia Gempar Ada Apa
      • Revolusi Kredit UMKM Maman Umumkan Bunga 8 Persen
      • Gaji Rp14 Juta Bisa Beli Rumah Subsidi Ini Caranya
      • Prabowo Bikin Kejutan Anggaran Desa Meroket

      Recent Comments

      Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

      Archives

      • Juni 2026
      • Mei 2026
      • April 2026
      • Maret 2026
      • Februari 2026
      • Januari 2026
      • Desember 2025
      • November 2025
      • Oktober 2025
      • September 2025
      • Agustus 2025
      • Juli 2025
      • Juni 2025
      • Mei 2025
      • April 2025

      Categories

      • Dunia
      • Esports
      • Market
      • Olahraga
      • Sepakbola
      Faktual News
      • Home
      • Redaksi
      • Pedoman Media Siber
      • Privacy Policy
      • Disklaimer
      • Kontak
      • Tentang Kami
      © 2026 faktual.news | KR Network

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.