Close Menu
Faktual News

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Triliunan Rupiah Lenyap Prabowo Angkat Bicara

    24-06-2026 - 14.21

    Gaji Rp8 Juta Bisa KPR Subsidi Siapa Untung

    24-06-2026 - 08.20

    AS Buka Keran Minyak Iran Dunia Gempar Ada Apa

    24-06-2026 - 05.20
    FacebookX (Twitter)Instagram
    Faktual NewsFaktual News
    • Home
    • Olahraga
      • Sepakbola
      • Esports
    • Dunia
    Trending
    • Triliunan Rupiah Lenyap Prabowo Angkat Bicara
    • Gaji Rp8 Juta Bisa KPR Subsidi Siapa Untung
    • AS Buka Keran Minyak Iran Dunia Gempar Ada Apa
    • Revolusi Kredit UMKM Maman Umumkan Bunga 8 Persen
    • Gaji Rp14 Juta Bisa Beli Rumah Subsidi Ini Caranya
    • Prabowo Bikin Kejutan Anggaran Desa Meroket
    • Beli Obligasi Ini Kebal Hukum Pajak dan Pidana
    • Mendag Desak Horeka Serap Telur Ayam Peternak
    Faktual News
    Home - Market - SBN Diprediksi Anjlok! Ada Apa dengan Ekonomi RI?
    Market

    SBN Diprediksi Anjlok! Ada Apa dengan Ekonomi RI?

    30-09-2025 - 21.2002 Mins Read2
    SBN Diprediksi Anjlok! Ada Apa dengan Ekonomi RI?

    Faktual News Jakarta – Penerbitan Surat Berharga Negara (SBN) pada tahun 2026 diperkirakan akan mengalami penurunan. Hal ini diungkapkan oleh PT Penilai Harga Efek Indonesia (PHEI), yang melihat adanya perubahan signifikan dalam postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN).

    Salvian Fernando, perwakilan PHEI, menjelaskan bahwa proyeksi penurunan ini didorong oleh ekspektasi peningkatan pendapatan negara. "Dengan pendapatan negara yang diprediksi naik, kebutuhan pembiayaan melalui SBN akan berkurang. Ini berdampak pada permintaan obligasi pemerintah," ujarnya dalam sebuah diskusi di Jakarta, Selasa (30/9/2025).

     SBN Diprediksi Anjlok! Ada Apa dengan Ekonomi RI?
    Gambar Istimewa : rec.id

    PHEI juga memberikan apresiasi terhadap kebijakan pemerintah yang menempatkan dana sebesar Rp200 triliun di bank-bank BUMN. Dana ini diharapkan memberikan efek berganda bagi perekonomian. "Yang menarik, dana ini dikunci dan tidak boleh digunakan untuk membeli SBN. Ini penting, mengingat bank sudah sangat agresif mengumpulkan SBN tahun ini," lanjut Salvian.

    Lebih lanjut, PHEI memproyeksikan The Fed akan menurunkan suku bunga secara bertahap, sekitar 50 basis poin antara Oktober dan Desember. Bank Indonesia (BI) juga diperkirakan akan melanjutkan pelonggaran moneter, meski tidak seagresif sebelumnya.

    Dari sisi nilai tukar, rupiah diprediksi akan cenderung menguat dibandingkan tahun 2024. Sementara itu, yield obligasi diperkirakan akan turun atau setidaknya bertahan di level saat ini.

    "Kami berharap, dengan implementasi kebijakan pemerintah yang berjalan baik, aliran modal asing akan kembali masuk. Penerbitan obligasi korporasi juga berpotensi meningkat, karena biaya dana menjadi lebih murah seiring dengan penurunan yield," pungkas Salvian.

    Ikuti Kami di Google News
    Share.FacebookTelegramWhatsAppCopy Link
    Putrawan Dian
    Putrawan Dian

      kontributor Faktual News yang mengkhususkan diri dalam pelaporan kategori Market dan Ekonomi Makro. Ia menyajikan analisis mendalam mengenai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), nilai tukar Rupiah, dan kebijakan moneter yang memengaruhi pasar keuangan.

      Baca Juga

      Triliunan Rupiah Lenyap Prabowo Angkat Bicara

      24-06-2026 - 14.21

      Gaji Rp8 Juta Bisa KPR Subsidi Siapa Untung

      24-06-2026 - 08.20

      AS Buka Keran Minyak Iran Dunia Gempar Ada Apa

      24-06-2026 - 05.20

      Revolusi Kredit UMKM Maman Umumkan Bunga 8 Persen

      23-06-2026 - 21.21

      Gaji Rp14 Juta Bisa Beli Rumah Subsidi Ini Caranya

      23-06-2026 - 18.21

      Prabowo Bikin Kejutan Anggaran Desa Meroket

      23-06-2026 - 14.21
      Add A Comment
      Leave A ReplyCancel Reply

      Recent Posts

      • Triliunan Rupiah Lenyap Prabowo Angkat Bicara
      • Gaji Rp8 Juta Bisa KPR Subsidi Siapa Untung
      • AS Buka Keran Minyak Iran Dunia Gempar Ada Apa
      • Revolusi Kredit UMKM Maman Umumkan Bunga 8 Persen
      • Gaji Rp14 Juta Bisa Beli Rumah Subsidi Ini Caranya

      Recent Comments

      Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

      Archives

      • Juni 2026
      • Mei 2026
      • April 2026
      • Maret 2026
      • Februari 2026
      • Januari 2026
      • Desember 2025
      • November 2025
      • Oktober 2025
      • September 2025
      • Agustus 2025
      • Juli 2025
      • Juni 2025
      • Mei 2025
      • April 2025

      Categories

      • Dunia
      • Esports
      • Market
      • Olahraga
      • Sepakbola
      Faktual News
      • Home
      • Redaksi
      • Pedoman Media Siber
      • Privacy Policy
      • Disklaimer
      • Kontak
      • Tentang Kami
      © 2026 faktual.news | KR Network

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.