Close Menu
Faktual News

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Strategi Baru Amankan Pasokan Energi Nasional

    26-10-2026 - 18.55

    Emas Triliunan Rupiah Disita Bea Cukai

    26-10-2026 - 18.20

    Efek Domino Konser Ye dan JRF

    26-10-2026 - 16.55
    FacebookX (Twitter)Instagram
    Faktual NewsFaktual News
    • Home
    • Olahraga
      • Sepakbola
      • Esports
    • Dunia
    Trending
    • Strategi Baru Amankan Pasokan Energi Nasional
    • Emas Triliunan Rupiah Disita Bea Cukai
    • Efek Domino Konser Ye dan JRF
    • Rupiah Terpuruk ke Level Rp18.135 per Dolar AS
    • Singapura Impor Listrik Besar dari Malaysia
    • Zulhas Bawa Kabar Baik untuk Warga Asahan
    • Indonesia Usulkan Rating Pasar Modal Sendiri
    • Strategi Baru RI Amankan Energi Nasional
    Faktual News
    Home - Market - Strategi Baru Amankan Pasokan Energi Nasional
    Market

    Strategi Baru Amankan Pasokan Energi Nasional

    26-10-2026 - 18.5503 Mins Read0
    strategi baru amankan pasokan energi nasional

    Faktual.news – Pemerintah Indonesia secara resmi melakukan transformasi besar dalam sistem pengadaan energi nasional. Melalui terbitnya Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 107 Tahun 2026, skema pengadaan minyak mentah (crude oil), Bahan Bakar Minyak (BBM), hingga Liquefied Petroleum Gas (LPG) kini mengalami perubahan fundamental. Langkah ini diambil untuk memperkuat posisi tawar Indonesia di pasar energi global yang selama ini kerap merugikan kepentingan nasional.

    Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, mengungkapkan bahwa perubahan ini merupakan jawaban atas berbagai kendala yang dihadapi selama ini. Jika sebelumnya pengadaan energi dilakukan melalui skema business-to-business (B-to-B) di mana Pertamina bertindak sebagai pelaku utama dalam tender, kini pemerintah beralih menggunakan skema government-to-government (G-to-G) dan government-to-business (G-to-B).

    Strategi Baru Amankan Pasokan Energi Nasional
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Dalam struktur baru ini, peran Badan Layanan Umum (BLU) Lemigas menjadi sangat krusial. Lemigas akan ditugaskan sebagai jembatan sekaligus pengelola proses pengadaan tersebut. Dengan melibatkan entitas negara secara langsung, pemerintah berharap proses negosiasi harga dan ketersediaan pasokan dapat berjalan lebih efektif dan terlindungi dari intervensi pihak luar.

    Bahlil membeberkan realita pahit yang sering dialami Pertamina dalam mekanisme tender lama. Ia menjelaskan bahwa meskipun Pertamina sering kali berhasil memenangkan tender dengan penawaran harga yang lebih kompetitif, negara-negara penyuplai kerap kali memberikan perlakuan diskriminatif.

    "Kita belajar dari pengalaman sebelumnya. Ada kalanya Pertamina sudah memenangkan tender dengan harga murah di suatu negara, namun kemudian muncul negara lain yang bersedia membeli dengan harga lebih tinggi. Akibatnya, posisi Pertamina justru tergeser menjadi prioritas sekian," ujar Bahlil dalam konferensi pers di Jakarta Pusat.

    Melalui skema G-to-G, Indonesia tidak lagi hanya sekadar menjadi pembeli pasif dalam kompetisi pasar, melainkan menjadi pemain yang memiliki kendali penuh. Bahlil menegaskan bahwa pemerintah kini memiliki fleksibilitas untuk memilih negara mana saja yang akan dijadikan mitra strategis dalam pengadaan energi. Hal ini diharapkan dapat memangkas birokrasi tender yang selama ini dinilai terlalu lama dan tidak efisien.

    Terkait kondisi terkini, Bahlil memberikan gambaran mengenai ketergantungan impor Indonesia. Saat ini, kebutuhan LPG masih didominasi oleh impor, di mana sekitar 80 persen pasokannya berasal dari Amerika Serikat. Untuk minyak mentah, pemerintah tengah melakukan diversifikasi sumber agar tidak lagi bergantung pada wilayah Timur Tengah. Sementara itu, untuk kebutuhan bahan bakar jenis Pertalite (RON 90) hingga varian RON tinggi lainnya, Indonesia masih harus melakukan impor guna menjaga stabilitas stok nasional.

    Langkah strategis melalui Perpres ini diharapkan mampu menutup celah persaingan harga yang tidak sehat dan memastikan ketahanan energi nasional tetap terjaga di tengah fluktuasi pasar global yang tidak menentu.

    Ikuti Kami di Google News
    Share.FacebookTelegramWhatsAppCopy Link
    Putrawan Dian
    Putrawan Dian

      kontributor Faktual News yang mengkhususkan diri dalam pelaporan kategori Market dan Ekonomi Makro. Ia menyajikan analisis mendalam mengenai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), nilai tukar Rupiah, dan kebijakan moneter yang memengaruhi pasar keuangan.

      Baca Juga

      Emas Triliunan Rupiah Disita Bea Cukai

      26-10-2026 - 18.20

      Efek Domino Konser Ye dan JRF

      26-10-2026 - 16.55

      Rupiah Terpuruk ke Level Rp18.135 per Dolar AS

      26-10-2026 - 16.20

      Singapura Impor Listrik Besar dari Malaysia

      26-10-2026 - 14.55

      Zulhas Bawa Kabar Baik untuk Warga Asahan

      26-10-2026 - 14.20

      Indonesia Usulkan Rating Pasar Modal Sendiri

      26-10-2026 - 12.55
      Add A Comment
      Leave A ReplyCancel Reply

      Recent Posts

      • Strategi Baru Amankan Pasokan Energi Nasional
      • Emas Triliunan Rupiah Disita Bea Cukai
      • Efek Domino Konser Ye dan JRF
      • Rupiah Terpuruk ke Level Rp18.135 per Dolar AS
      • Singapura Impor Listrik Besar dari Malaysia

      Recent Comments

      Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

      Archives

      • Oktober 2026
      • September 2026
      • Agustus 2026
      • Juli 2026
      • Juni 2026
      • Mei 2026
      • April 2026
      • Maret 2026
      • Februari 2026
      • Januari 2026
      • Desember 2025
      • November 2025
      • Oktober 2025
      • September 2025
      • Agustus 2025
      • Juli 2025
      • Juni 2025
      • Mei 2025
      • April 2025

      Categories

      • Dunia
      • Esports
      • Market
      • Olahraga
      • Sepakbola
      Faktual News
      • Home
      • Redaksi
      • Pedoman Media Siber
      • Privacy Policy
      • Disklaimer
      • Kontak
      • Tentang Kami
      © 2026 faktual.news | KR Network

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.