Close Menu
Faktual News

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Strategi Cuan Haji Isam Lewat Gadai Saham

    09-10-2026 - 18.55

    Geliat Ekonomi UMKM di Balik Deru MotoGP

    09-10-2026 - 18.20

    IKN Jadi Tuan Rumah Borneo Economic Forum 2027

    09-10-2026 - 16.55
    FacebookX (Twitter)Instagram
    Faktual NewsFaktual News
    • Home
    • Olahraga
      • Sepakbola
      • Esports
    • Dunia
    Trending
    • Strategi Cuan Haji Isam Lewat Gadai Saham
    • Geliat Ekonomi UMKM di Balik Deru MotoGP
    • IKN Jadi Tuan Rumah Borneo Economic Forum 2027
    • Rupiah Berhasil Menahan Laju Dolar AS
    • Nasib Saham Kereta Cepat Whoosh
    • Cara Awasi Program Makan Bergizi Gratis
    • Solusi Cepat Mentan Atasi Masalah Peternak
    • Membangun Ekonomi dari Toko Kecil
    Faktual News
    Home - Market - Misteri Aliran Dividen Danantara
    Market

    Misteri Aliran Dividen Danantara

    08-10-2026 - 14.5502 Mins Read0
    misteri aliran dividen danantara

    Faktual.news – Rencana besar mengenai pengelolaan dana Badan Pengelola Investasi Danantara kini mulai menemui titik terang. Setelah sempat memicu perdebatan mengenai ke mana aliran keuntungan dari perusahaan-perusahaan BUMN di bawah naungannya akan bermuara, pihak manajemen akhirnya memberikan klarifikasi tegas. Ternyata, dividen yang dihasilkan oleh aset-aset tersebut tidak akan disetorkan ke dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk tahun anggaran 2026 maupun 2027.

    Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia, Dony Oskaria, mengungkapkan bahwa kebijakan ini bukanlah sebuah keputusan mendadak, melainkan hasil koordinasi matang dengan pemerintah. Menurutnya, langkah untuk tidak memasukkan dividen Danantara ke dalam kas negara telah dikonfirmasi langsung oleh Menteri Keuangan. Dony menegaskan bahwa sejak tahap perencanaan awal, memang tidak ada skenario yang mewajibkan penyetoran dana tersebut ke APBN.

    Misteri Aliran Dividen Danantara
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    "Hal ini sudah dikoreksi oleh Menteri Keuangan. Sejak awal, memang tidak ada rencana untuk menyetorkan dividen Danantara ke dalam APBN," ujar Dony saat memberikan keterangan di Jakarta.

    Alih-alih masuk ke kantong negara untuk belanja rutin, Dony menjelaskan bahwa seluruh keuntungan atau dividen dari BUMN yang dikelola Danantara akan diputar kembali. Dana tersebut akan dialokasikan untuk investasi strategis guna memperkuat basis ekonomi nasional. Untuk menjalankan misi besar ini, Danantara telah menyiapkan dua mesin penggerak utama, yakni Danantara Asset Management yang dipimpin langsung oleh Dony, serta Danantara Investment Management yang dinakhodai oleh tokoh investasi ternama, Pandu Sjahrir.

    Senada dengan Dony, Menteri Keuangan Suahasil Nazara juga memberikan penegasan dalam sebuah wawancara eksklusif. Ia menyatakan bahwa dalam penyusunan APBN 2026 dan persiapan APBN 2027, angka penerimaan dari dividen Danantara memang tidak dicantumkan. Hal ini dilakukan agar fokus APBN tetap terjaga, yakni untuk membiayai layanan publik, pembangunan infrastruktur, serta program perlindungan sosial bagi masyarakat.

    Suahasil memuji langkah Danantara yang memilih untuk menahan dividen guna memperkuat modal investasi. Menurutnya, strategi ini justru menguntungkan negara dalam jangka panjang karena Danantara dapat menjalankan fungsinya sebagai sovereign wealth fund yang mampu menarik minat investor swasta global. Dengan dana yang terus berputar di sektor produktif, Danantara diharapkan mampu berbicara dalam "bahasa yang sama" dengan komunitas investasi internasional.

    Keputusan ini sekaligus mematahkan wacana sebelumnya yang sempat dilontarkan oleh Menteri Keuangan periode 2025-2026, Purbaya Yudhi Sadewa. Sebelumnya, muncul kabar bahwa Danantara akan menyetorkan dana sekitar Rp120 triliun ke negara sebagai Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Namun, dengan adanya kebijakan terbaru ini, arah kebijakan keuangan negara kini lebih fokus pada pemisahan peran yang jelas: APBN untuk pelayanan publik, dan Danantara untuk akselerasi investasi nasional.

    Ikuti Kami di Google News
    Share.FacebookTelegramWhatsAppCopy Link
    Putrawan Dian
    Putrawan Dian

      kontributor Faktual News yang mengkhususkan diri dalam pelaporan kategori Market dan Ekonomi Makro. Ia menyajikan analisis mendalam mengenai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), nilai tukar Rupiah, dan kebijakan moneter yang memengaruhi pasar keuangan.

      Baca Juga

      Strategi Cuan Haji Isam Lewat Gadai Saham

      09-10-2026 - 18.55

      Geliat Ekonomi UMKM di Balik Deru MotoGP

      09-10-2026 - 18.20

      IKN Jadi Tuan Rumah Borneo Economic Forum 2027

      09-10-2026 - 16.55

      Rupiah Berhasil Menahan Laju Dolar AS

      09-10-2026 - 16.20

      Nasib Saham Kereta Cepat Whoosh

      09-10-2026 - 14.55

      Cara Awasi Program Makan Bergizi Gratis

      09-10-2026 - 14.20
      Add A Comment
      Leave A ReplyCancel Reply

      Recent Posts

      • Strategi Cuan Haji Isam Lewat Gadai Saham
      • Geliat Ekonomi UMKM di Balik Deru MotoGP
      • IKN Jadi Tuan Rumah Borneo Economic Forum 2027
      • Rupiah Berhasil Menahan Laju Dolar AS
      • Nasib Saham Kereta Cepat Whoosh

      Recent Comments

      Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

      Archives

      • Oktober 2026
      • September 2026
      • Agustus 2026
      • Juli 2026
      • Juni 2026
      • Mei 2026
      • April 2026
      • Maret 2026
      • Februari 2026
      • Januari 2026
      • Desember 2025
      • November 2025
      • Oktober 2025
      • September 2025
      • Agustus 2025
      • Juli 2025
      • Juni 2025
      • Mei 2025
      • April 2025

      Categories

      • Dunia
      • Esports
      • Market
      • Olahraga
      • Sepakbola
      Faktual News
      • Home
      • Redaksi
      • Pedoman Media Siber
      • Privacy Policy
      • Disklaimer
      • Kontak
      • Tentang Kami
      © 2026 faktual.news | KR Network

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.