Faktual.news – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengeluarkan pernyataan tegas sekaligus ajakan terbuka bagi seluruh lapisan petani dan peternak di Indonesia. Ia meminta agar para pelaku usaha pangan tersebut tidak perlu lagi meluangkan energi untuk melakukan aksi demonstrasi atau unjuk rasa di jalanan jika menghadapi kendala dalam usahanya. Sebagai gantinya, Amran membuka pintu lebar-lebar agar mereka datang langsung menemuinya untuk mencari solusi konkret.
Pernyataan ini muncul sebagai respons atas dinamika di lapangan, termasuk aksi protes yang dilakukan oleh para peternak ayam petelur baru-baru ini. Para peternak tersebut sebelumnya sempat menggelar aksi di depan Gedung DPR RI untuk menyuarakan jeritan hati mereka terkait anjloknya harga telur di tingkat produsen, yang diperparah dengan melonjaknya biaya pakan ternak. Kondisi ini dinilai sangat menekan margin keuntungan dan mengancam keberlangsungan usaha peternakan nasional.

Menanggapi hal tersebut, Amran menunjukkan komitmennya dengan menerima langsung perwakilan peternak di kediamannya di kawasan Pancoran, Jakarta Selatan, pada Jumat pagi. Dialog yang berlangsung selama lebih dari dua jam tersebut menjadi wadah penyampaian aspirasi secara langsung tanpa sekat birokrasi yang rumit.
"Saya minta seluruh asosiasi tidak usah repot turun demo. Datang ke saya, insyaallah selama kebijakan di tangan saya, saya beresin untuk peternak Indonesia," tegas Amran dengan penuh keyakinan.
Dalam pertemuan tersebut, salah satu langkah cepat yang diambil adalah instruksi kepada Perum Bulog untuk mengintervensi ketersediaan bahan baku pakan. Amran memerintahkan Bulog agar segera menyediakan pasokan jagung melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Langkah ini krusial untuk menekan biaya produksi peternak yang selama ini terbebani oleh mahalnya harga pakan.
Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, yang turut hadir dalam pertemuan tersebut, menjelaskan bahwa pihaknya telah bergerak cepat mendatangkan pasokan jagung dari berbagai sentra produksi nasional. Daerah-daerah seperti Gorontalo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Nusa Tenggara Barat (NTB), hingga Sulawesi Selatan menjadi sumber utama pasokan yang kini dikirim menuju Surabaya, Jawa Timur.
Saat ini, proses bongkar muat di Pelabuhan Tanjung Perak tengah berlangsung untuk mendistribusikan sekitar 5 ribu ton jagung ke masing-masing dari tiga provinsi di Pulau Jawa pada pekan ini. Selain itu, stok di Lampung juga telah disiagakan sebanyak lebih dari 5 ribu ton guna memastikan distribusi berjalan lancar.
Tak hanya solusi jangka pendek, Kementerian Pertanian juga tengah merancang strategi jangka panjang melalui pembentukan ekosistem peternakan yang terintegrasi. Dalam skema ini, Bulog akan berperan sebagai off-taker atau penyerap hasil produksi jagung pakan, serta dilibatkan dalam sistem resi gudang guna menjaga stabilitas harga di pasar.
Amran menegaskan bahwa pemerintah memiliki mandat langsung dari Presiden untuk melindungi sektor pangan. Ia berkomitmen bahwa negara tidak akan membiarkan peternak berjuang sendirian dalam menghadapi fluktuasi pasar. "Saya pertaruhkan segalanya. Itu perintah Bapak Presiden. Jaga mereka, lindungi mereka. Beri kesempatan peternak untung, pasti dia berproduksi," pungkasnya.


