Close Menu
Faktual News

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Nasib Pelindo dan Pelni Tak Akan Digabung

    09-10-2026 - 08.55

    Misteri Aturan Baru Perlindungan Kerja

    09-10-2026 - 08.20

    Strategi Baru Danantara Lepas BUMN

    09-10-2026 - 05.55
    FacebookX (Twitter)Instagram
    Faktual NewsFaktual News
    • Home
    • Olahraga
      • Sepakbola
      • Esports
    • Dunia
    Trending
    • Nasib Pelindo dan Pelni Tak Akan Digabung
    • Misteri Aturan Baru Perlindungan Kerja
    • Strategi Baru Danantara Lepas BUMN
    • Ancaman Krisis Lapangan Kerja Formal
    • Koperasi Bakal Salurkan Gaji ASN
    • Gojek Dukung Aturan Baru Driver Ojol
    • Strategi KNEKS Cetak Talenta Syariah
    • Liburan Mewah Hemat Jutaan Rupiah
    Faktual News
    Home - Market - Nasib Pelindo dan Pelni Tak Akan Digabung
    Market

    Nasib Pelindo dan Pelni Tak Akan Digabung

    09-10-2026 - 08.5502 Mins Read0
    nasib pelindo dan pelni tak akan digabung

    Faktual.news – Isu mengenai penggabungan atau merger antarperusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terus menjadi sorotan publik. Salah satu spekulasi yang sempat beredar adalah rencana penyatuan antara PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo dengan PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni). Namun, kabar tersebut kini telah mendapat jawaban tegas dari pihak otoritas terkait.

    Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia, Dony Oskaria, memberikan klarifikasi resmi bahwa tidak ada rencana untuk melakukan merger terhadap kedua raksasa negara tersebut. Meskipun keduanya sama-sama memiliki wilayah operasional di sektor perairan, Dony menegaskan bahwa kedua entitas ini berdiri di atas landasan bisnis yang sangat berbeda.

    Nasib Pelindo dan Pelni Tak Akan Digabung
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Menurut Dony, perbedaan fundamental terletak pada model bisnis yang dijalankan. Pelindo memiliki fokus utama pada industri pengelolaan pelabuhan (port industry), sementara Pelni bergerak sepenuhnya di sektor transportasi pelayaran. Perbedaan peran ini membuat keduanya tidak dapat disatukan dalam satu payung manajemen yang sama.

    "Pelindo itu industrinya pengelolaan pelabuhan, sedangkan yang satu lagi industrinya adalah pelayaran. Jadi tidak bisa, tidak nyambung. Walaupun sama-sama beroperasi di laut, bukan berarti mereka harus dimerger. Pelni dan Pelindo dipastikan tidak akan digabung," ujar Dony saat memberikan keterangan di Jakarta, Kamis (8/10).

    Lebih lanjut, Dony menjelaskan bahwa saat ini kedua perusahaan tersebut telah memiliki tata kelola yang mapan. Masing-masing telah menerapkan praktik terbaik (best practice) di sektornya, sehingga penggabungan justru dikhawatirkan tidak akan memberikan nilai tambah yang signifikan bagi efisiensi operasional.

    Terkait dengan agenda besar pemerintah dalam melakukan perampingan BUMN, Dony memaparkan bahwa strategi Danantara sangat selektif. Proses konsolidasi atau merger hanya akan dilakukan pada perusahaan-perusahaan negara yang memiliki model bisnis atau sektor industri yang identik atau serupa. Tujuannya adalah untuk menciptakan sinergi yang kuat dan menghindari tumpang tindih fungsi.

    Sebagai gambaran, Danantara tengah memetakan rencana konsolidasi pada sektor-sektor tertentu, seperti industri asuransi, manajemen aset, hingga pengelola kawasan industri. Dengan menggabungkan entitas yang sejenis, diharapkan perusahaan dapat bekerja lebih efisien dan memiliki daya saing yang lebih tinggi di pasar global.

    Dony optimistis bahwa langkah perampingan yang terukur ini akan membawa dampak positif jangka panjang bagi perekonomian nasional. "Yang memiliki kesamaan sektor itulah yang kita lakukan merger agar lebih efisien. Nantinya, hal ini akan membuka banyak lapangan pekerjaan baru yang berkualitas. Semua pihak, terutama generasi muda, yang akan merasakan manfaat dari penguatan struktur BUMN ini," pungkasnya.

    Ikuti Kami di Google News
    Share.FacebookTelegramWhatsAppCopy Link
    Putrawan Dian
    Putrawan Dian

      kontributor Faktual News yang mengkhususkan diri dalam pelaporan kategori Market dan Ekonomi Makro. Ia menyajikan analisis mendalam mengenai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), nilai tukar Rupiah, dan kebijakan moneter yang memengaruhi pasar keuangan.

      Baca Juga

      Misteri Aturan Baru Perlindungan Kerja

      09-10-2026 - 08.20

      Strategi Baru Danantara Lepas BUMN

      09-10-2026 - 05.55

      Ancaman Krisis Lapangan Kerja Formal

      09-10-2026 - 05.20

      Koperasi Bakal Salurkan Gaji ASN

      09-10-2026 - 02.55

      Gojek Dukung Aturan Baru Driver Ojol

      09-10-2026 - 02.20

      Strategi KNEKS Cetak Talenta Syariah

      08-10-2026 - 23.55
      Add A Comment
      Leave A ReplyCancel Reply

      Recent Posts

      • Nasib Pelindo dan Pelni Tak Akan Digabung
      • Misteri Aturan Baru Perlindungan Kerja
      • Strategi Baru Danantara Lepas BUMN
      • Ancaman Krisis Lapangan Kerja Formal
      • Koperasi Bakal Salurkan Gaji ASN

      Recent Comments

      Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

      Archives

      • Oktober 2026
      • September 2026
      • Agustus 2026
      • Juli 2026
      • Juni 2026
      • Mei 2026
      • April 2026
      • Maret 2026
      • Februari 2026
      • Januari 2026
      • Desember 2025
      • November 2025
      • Oktober 2025
      • September 2025
      • Agustus 2025
      • Juli 2025
      • Juni 2025
      • Mei 2025
      • April 2025

      Categories

      • Dunia
      • Esports
      • Market
      • Olahraga
      • Sepakbola
      Faktual News
      • Home
      • Redaksi
      • Pedoman Media Siber
      • Privacy Policy
      • Disklaimer
      • Kontak
      • Tentang Kami
      © 2026 faktual.news | KR Network

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.