Close Menu
Faktual News

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Tantangan Besar Menkeu Dongkrak Pajak RI

    09-10-2026 - 10.55

    Harga Emas Antam Merangkak Naik Hari Ini

    09-10-2026 - 10.20

    Nasib Pelindo dan Pelni Tak Akan Digabung

    09-10-2026 - 08.55
    FacebookX (Twitter)Instagram
    Faktual NewsFaktual News
    • Home
    • Olahraga
      • Sepakbola
      • Esports
    • Dunia
    Trending
    • Tantangan Besar Menkeu Dongkrak Pajak RI
    • Harga Emas Antam Merangkak Naik Hari Ini
    • Nasib Pelindo dan Pelni Tak Akan Digabung
    • Misteri Aturan Baru Perlindungan Kerja
    • Strategi Baru Danantara Lepas BUMN
    • Ancaman Krisis Lapangan Kerja Formal
    • Koperasi Bakal Salurkan Gaji ASN
    • Gojek Dukung Aturan Baru Driver Ojol
    Faktual News
    Home - Market - Tantangan Besar Menkeu Dongkrak Pajak RI
    Market

    Tantangan Besar Menkeu Dongkrak Pajak RI

    09-10-2026 - 10.5503 Mins Read0
    tantangan besar menkeu dongkrak pajak ri

    Faktual.news – Menteri Keuangan Suahasil Nazara secara terbuka mengungkapkan keresahannya terkait kritik yang terus menerus menyasar kinerja pemerintah dalam mengelola pendapatan negara. Salah satu poin utama yang kerap menjadi sorotan tajam adalah rendahnya rasio pajak atau tax ratio Indonesia yang dianggap belum optimal dalam menopang struktur APBN.

    Dalam sebuah kesempatan di Jakarta, Suahasil mengakui bahwa dirinya sering kali menjadi sasaran kritik karena angka rasio pajak nasional yang dinilai masih tertinggal. Menurutnya, untuk menjawab tantangan tersebut, pemerintah tidak punya pilihan lain selain melakukan upaya ekstra keras dalam menghimpun pendapatan dari sektor perpajakan.

    Tantangan Besar Menkeu Dongkrak Pajak RI
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    "Saya kan selalu dibilang tax ratio-nya kekecilan. Kalau tax ratio-nya ingin dinaikkan, artinya saya harus kumpulkan pajak lebih banyak," ungkap Suahasil saat menghadiri acara peringatan dua tahun pemerintahan di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta.

    Namun, Suahasil memberikan catatan penting bahwa strategi meningkatkan pendapatan negara tidak boleh dilakukan secara sembrono atau hanya sekadar mengejar angka. Ia menegaskan bahwa pemerintah tidak akan hanya fokus pada aspek pengumpulan atau "menarik" uang dari masyarakat secara agresif. Sebaliknya, penguatan fondasi sistem perpajakan menjadi prioritas utama yang harus dibenahi.

    Menurut Suahasil, kunci utama untuk mendongkrak rasio pajak terletak pada perbaikan tata kelola dan ketegasan penegakan hukum. Ia menekankan pentingnya menciptakan mekanisme pengumpulan pajak yang lebih modern, transparan, dan efisien. Selain itu, tindakan tegas terhadap pelanggaran pajak atau penindakan hukum juga menjadi instrumen penting agar tercipta keadilan bagi seluruh wajib pajak.

    "Pajak kita kuatkan bukan hanya dengan sekadar mengumpulkan, tapi membuat sistem yang lebih baik, membuat tata cara pengumpulan mekanisme yang lebih baik, serta melakukan penindakan," tambahnya.

    Jika menilik data terkini, performa pendapatan negara sebenarnya menunjukkan tren yang cukup positif meski tantangan ke depan masih membentang luas. Hingga akhir September 2026, realisasi pendapatan negara telah menyentuh angka Rp2.341,5 triliun. Capaian ini setara dengan 74,2 persen dari total target yang telah ditetapkan dalam APBN. Jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya, angka ini menunjukkan pertumbuhan yang cukup signifikan, yakni sebesar 25,5 persen secara tahunan (year-on-year).

    Di sisi lain, pemerintah juga terus melakukan akselerasi belanja negara untuk mendukung berbagai program pembangunan. Hingga periode yang sama, realisasi belanja negara telah mencapai Rp2.660,5 triliun atau sekitar 69,2 persen dari total pagu anggaran. Angka belanja tersebut mengalami kenaikan sebesar 19 persen dibandingkan tahun lalu.

    Dengan kondisi pendapatan dan belanja tersebut, posisi APBN per akhir September 2026 mencatatkan defisit sebesar 1,25 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Angka defisit ini masih berada dalam batas aman yang ditetapkan, namun tetap menuntut kewaspadaan tinggi dalam menjaga keseimbangan fiskal nasional di tengah dinamika ekonomi global.

    Ikuti Kami di Google News
    Share.FacebookTelegramWhatsAppCopy Link
    Putrawan Dian
    Putrawan Dian

      kontributor Faktual News yang mengkhususkan diri dalam pelaporan kategori Market dan Ekonomi Makro. Ia menyajikan analisis mendalam mengenai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), nilai tukar Rupiah, dan kebijakan moneter yang memengaruhi pasar keuangan.

      Baca Juga

      Harga Emas Antam Merangkak Naik Hari Ini

      09-10-2026 - 10.20

      Nasib Pelindo dan Pelni Tak Akan Digabung

      09-10-2026 - 08.55

      Misteri Aturan Baru Perlindungan Kerja

      09-10-2026 - 08.20

      Strategi Baru Danantara Lepas BUMN

      09-10-2026 - 05.55

      Ancaman Krisis Lapangan Kerja Formal

      09-10-2026 - 05.20

      Koperasi Bakal Salurkan Gaji ASN

      09-10-2026 - 02.55
      Add A Comment
      Leave A ReplyCancel Reply

      Recent Posts

      • Tantangan Besar Menkeu Dongkrak Pajak RI
      • Harga Emas Antam Merangkak Naik Hari Ini
      • Nasib Pelindo dan Pelni Tak Akan Digabung
      • Misteri Aturan Baru Perlindungan Kerja
      • Strategi Baru Danantara Lepas BUMN

      Recent Comments

      Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

      Archives

      • Oktober 2026
      • September 2026
      • Agustus 2026
      • Juli 2026
      • Juni 2026
      • Mei 2026
      • April 2026
      • Maret 2026
      • Februari 2026
      • Januari 2026
      • Desember 2025
      • November 2025
      • Oktober 2025
      • September 2025
      • Agustus 2025
      • Juli 2025
      • Juni 2025
      • Mei 2025
      • April 2025

      Categories

      • Dunia
      • Esports
      • Market
      • Olahraga
      • Sepakbola
      Faktual News
      • Home
      • Redaksi
      • Pedoman Media Siber
      • Privacy Policy
      • Disklaimer
      • Kontak
      • Tentang Kami
      © 2026 faktual.news | KR Network

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.