Close Menu
Faktual News

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Strategi Baru Ketahanan Pangan Nasional

    26-09-2026 - 12.55

    Bekali Siswa Ilmu Keuangan Sejak Dini

    26-09-2026 - 12.20

    Harmoni Papua Guncang Panggung Asian Games

    26-09-2026 - 10.55
    FacebookX (Twitter)Instagram
    Faktual NewsFaktual News
    • Home
    • Olahraga
      • Sepakbola
      • Esports
    • Dunia
    Trending
    • Strategi Baru Ketahanan Pangan Nasional
    • Bekali Siswa Ilmu Keuangan Sejak Dini
    • Harmoni Papua Guncang Panggung Asian Games
    • Sektor Manufaktur Terancam Ekonomi Lesu
    • Kinerja FWD Insurance Melonjak Drastis
    • Misteri Rupiah Tanda Tangan Purbaya dan Perry
    • CIMB Niaga Borong Penghargaan Hijau Dunia
    • Geger 15 Bank Tutup OJK Cabut Izin Usaha
    Faktual News
    Home - Market - Minyak Dunia Anjlok Drastis Harapan Baru Muncul
    Market

    Minyak Dunia Anjlok Drastis Harapan Baru Muncul

    25-09-2026 - 10.2003 Mins Read1
    minyak dunia anjlok drastis harapan baru muncul

    faktual.news – Harga minyak global menunjukkan tren penurunan signifikan pada perdagangan Jumat, 25 September, setelah sempat melonjak tajam. Pelemahan ini dipicu oleh optimisme pasar terhadap kemungkinan meredanya ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran, meskipun serangan kelompok Houthi di wilayah Arab Saudi masih terus berlangsung. Minyak jenis Brent North Sea terkoreksi 0,69 persen atau 74 sen, mencapai level US$105,85 per barel. Sementara itu, harga West Texas Intermediate (WTI) juga ikut melemah 0,86 persen atau 81 sen, diperdagangkan di angka US$93,8 per barel.

    Pelemahan harga ini terjadi setelah seminggu penuh gejolak. Sebelumnya, pada Kamis, harga minyak dunia sempat mencetak rekor kenaikan tertinggi, dengan kontrak kedua jenis minyak meroket hingga 5 persen. Brent bahkan ditutup menguat 3,4 persen, menjadi level tertinggi sejak 15 September. Sedangkan WTI, setelah sempat anjlok 13 persen dalam enam sesi perdagangan terakhir, berhasil bangkit 2,7 persen pada hari Kamis. Namun, secara keseluruhan dalam sepekan, WTI masih mencatat penurunan 6,42 persen, sementara Brent tetap menguat 2,09 persen.

    Minyak Dunia Anjlok Drastis Harapan Baru Muncul
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Fokus pasar kini tertuju pada pembicaraan diplomatik antara AS dan Iran yang sedang berlangsung di New York. Para negosiator kedua negara berupaya mencari solusi bertahap untuk mengakhiri konflik. Kesepakatan yang diharapkan mencakup pembukaan kembali Selat Hormuz oleh Teheran dan pencabutan blokade ekonomi Iran oleh Washington. Tim Waterer, Kepala Analis KCM Trade, menyoroti bahwa "harapan diplomatik secara fundamental membantu harga minyak menghadapi serangan militer terbaru di Timur Tengah, membuat minyak mentah diperdagangkan sedikit lebih rendah meskipun ada serangan."

    Sejak konflik pecah pada akhir Februari, sekitar seperlima dari total pengiriman minyak dan gas dunia mengalami gangguan parah. Kondisi ini sempat mendorong harga minyak melonjak hingga 50 persen hanya dalam bulan Maret, memaksa pembeli gas alam cair (LNG) untuk mencari sumber pasokan baru yang lebih stabil dan jauh.

    Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, dalam wawancara dengan Fox News pada Kamis, menegaskan bahwa keputusan untuk mengakhiri perang sepenuhnya berada di tangan Amerika Serikat. "Amerikalah yang harus memilih apakah mereka ingin mengakhiri ini atau tidak," ujarnya.

    Di sisi lain, ketegangan di Timur Tengah masih membayangi. Arab Saudi melaporkan telah berhasil mencegat enam rudal balistik yang diluncurkan oleh kelompok Houthi dari Yaman. Serangan tersebut menargetkan wilayah selatan Taif dan kawasan Yanbu di Laut Merah, menurut koalisi pimpinan Arab Saudi. Waterer menambahkan, "Serangan yang terus berlangsung menjadi pengingat jelas bahwa aset minyak penting masih berada dalam garis tembak." Sebagai respons, Arab Saudi tengah meningkatkan volume pemompaan minyak mentah melalui East-West Pipeline menuju pusat ekspor Yanbu di Laut Merah, meskipun proses pemuatan minyak ke kapal tanker belum kembali dimulai.

    Ikuti Kami di Google News
    Share.FacebookTelegramWhatsAppCopy Link
    Putrawan Dian
    Putrawan Dian

      kontributor Faktual News yang mengkhususkan diri dalam pelaporan kategori Market dan Ekonomi Makro. Ia menyajikan analisis mendalam mengenai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), nilai tukar Rupiah, dan kebijakan moneter yang memengaruhi pasar keuangan.

      Baca Juga

      Strategi Baru Ketahanan Pangan Nasional

      26-09-2026 - 12.55

      Bekali Siswa Ilmu Keuangan Sejak Dini

      26-09-2026 - 12.20

      Harmoni Papua Guncang Panggung Asian Games

      26-09-2026 - 10.55

      Sektor Manufaktur Terancam Ekonomi Lesu

      26-09-2026 - 10.20

      Kinerja FWD Insurance Melonjak Drastis

      26-09-2026 - 08.55

      Misteri Rupiah Tanda Tangan Purbaya dan Perry

      26-09-2026 - 08.20
      Add A Comment
      Leave A ReplyCancel Reply

      Recent Posts

      • Strategi Baru Ketahanan Pangan Nasional
      • Bekali Siswa Ilmu Keuangan Sejak Dini
      • Harmoni Papua Guncang Panggung Asian Games
      • Sektor Manufaktur Terancam Ekonomi Lesu
      • Kinerja FWD Insurance Melonjak Drastis

      Recent Comments

      Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

      Archives

      • September 2026
      • Agustus 2026
      • Juli 2026
      • Juni 2026
      • Mei 2026
      • April 2026
      • Maret 2026
      • Februari 2026
      • Januari 2026
      • Desember 2025
      • November 2025
      • Oktober 2025
      • September 2025
      • Agustus 2025
      • Juli 2025
      • Juni 2025
      • Mei 2025
      • April 2025

      Categories

      • Dunia
      • Esports
      • Market
      • Olahraga
      • Sepakbola
      Faktual News
      • Home
      • Redaksi
      • Pedoman Media Siber
      • Privacy Policy
      • Disklaimer
      • Kontak
      • Tentang Kami
      © 2026 faktual.news | KR Network

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.