Faktual.news – Komitmen kuat PT Bank CIMB Niaga Tbk dalam mendorong ekonomi ramah lingkungan kembali membuahkan hasil manis di kancah internasional. Bank swasta terkemuka di Indonesia ini baru saja mengamankan dua penghargaan prestisius dari lembaga bergengsi Asian Banking & Finance (ABF) dalam ajang penghargaan tahun 2026.
Dua penghargaan tersebut adalah Domestic Green Financing Bank of the Year (Indonesia) yang diraih dalam kategori ABF Wholesale Banking Awards 2026, serta Green Deal of the Year (Indonesia) dalam kategori ABF Corporate & Investment Banking Awards 2026. Pencapaian ini menjadi bukti nyata bahwa strategi bisnis CIMB Niaga yang berfokus pada keberlanjutan mampu diakui secara global.

Penghargaan ini bukan sekadar seremoni, melainkan pengakuan atas konsistensi bank dalam memperluas portofolio pembiayaan berkelanjutan. Langkah ini sangat krusial dalam mendukung transisi Indonesia menuju ekonomi rendah karbon, terutama dalam menyongsong target-target lingkungan di masa depan.
Head of Commercial Banking CIMB Niaga, Christian Prajitno, mengungkapkan rasa syukurnya atas apresiasi internasional tersebut. Menurutnya, penghargaan ini merupakan buah dari upaya bank dalam menyajikan solusi finansial yang tidak hanya mengejar pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memberikan dampak positif bagi kelestarian alam dan kesejahteraan sosial.
"Kami berterima kasih kepada Asian Banking & Finance atas penghargaan ini. Kami juga sangat menghargai kepercayaan para nasabah dan mitra yang telah memilih CIMB Niaga sebagai mitra pembiayaan mereka," ujar Christian dalam keterangan resminya. Ia menambahkan bahwa pencapaian ini menjadi pemacu semangat bagi perusahaan untuk terus menciptakan nilai jangka panjang bagi masyarakat dan lingkungan.
Jika menilik data kinerja, kontribusi CIMB Niaga dalam sektor hijau sangatlah signifikan. Hingga akhir Juni 2026, portofolio pembiayaan berkelanjutan milik bank ini telah menyentuh angka Rp66 triliun. Angka tersebut setara dengan 26,7 persen dari total seluruh outstanding pembiayaan yang dikelola oleh CIMB Niaga.
Beberapa inovasi produk yang menjadi motor penggerak utama antara lain adalah Syariah Green Trade Finance, sebuah skema pembiayaan perdagangan hijau berbasis syariah untuk sektor energi terbarukan. Selain itu, CIMB Niaga juga mencatatkan sejarah dengan menyalurkan Sustainability-Linked Loan (SLL) pertama di segmen Commercial Banking untuk industri tekstil yang rendah karbon.
Tidak hanya berhenti di sektor industri besar, CIMB Niaga juga aktif mendukung pembangunan infrastruktur hijau, seperti gudang bersertifikasi hijau di sektor logistik dan kawasan industri. Hal ini dilakukan guna meningkatkan efisiensi operasional sekaligus menekan dampak negatif terhadap lingkungan.
Sebagai bagian dari ekosistem CIMB Group, bank ini memegang teguh misi untuk mencapai Net Zero Emissions pada tahun 2050. Strategi ini diimplementasikan melalui integrasi aspek keberlanjutan ke dalam seluruh kebijakan bisnis dan manajemen risiko, dengan menggunakan kerangka kerja Green, Social, Sustainable Impact Products and Services (GSSIPS).
Untuk memudahkan nasabah bertransformasi menjadi bisnis yang ramah lingkungan, CIMB Niaga juga meluncurkan platform GreenBizReady (GBR). Platform ini berfungsi sebagai jembatan yang menghubungkan pelaku usaha dengan berbagai mitra strategis seperti Bureau Veritas, ESGpedia, hingga GIZ Energy Program Indonesia. Melalui GBR, nasabah dapat mengakses layanan konsultasi, pengukuran emisi, hingga solusi dekarbonisasi secara terintegrasi.
Melalui seluruh inisiatif ini, CIMB Niaga terus mempertegas perannya dalam mendampingi nasabah menghadapi perubahan lanskap bisnis global yang semakin menuntut standar keberlanjutan yang tinggi, sesuai dengan semangat #SekarangUntukMasaDepan.


