faktual.news – Menteri Perdagangan Budi Santoso baru-baru ini mengguncang pandangan umum para mahasiswa, mendorong mereka untuk berani mengambil jalur kewirausahaan ketimbang sekadar mencari pekerjaan usai lulus. Pernyataan tegas ini disampaikan Budi di hadapan ratusan mahasiswa Universitas BINUS Alam Sutera, Jumat lalu, menyoroti urgensi menciptakan peluang, bukan hanya memanfaatkannya.
Dalam pidatonya, Budi secara lugas mengungkapkan bahwa mentalitas ideal bagi lulusan perguruan tinggi seharusnya bergeser. Ia menyarankan agar fokus utama mahasiswa bukan lagi sekadar menjadi karyawan di sebuah perusahaan, melainkan menjadi pencipta lapangan kerja. "Saya sering bertanya, apa target anak-anak setelah lulus. Ada yang menjawab ingin terserap industri, ada juga yang ingin jadi pengusaha. Menurut saya, ini harus dibalik. Prioritas pertama adalah menjadi pengusaha, sebab tidak semua industri memiliki kewajiban untuk menyerap tenaga kerja," jelas Budi, menegaskan visinya.

Mendag berharap besar agar para alumni BINUS, dan seluruh mahasiswa pada umumnya, dapat mengadopsi pola pikir seorang wirausahawan. Dengan demikian, mereka tidak hanya akan mencari pekerjaan, melainkan justru melahirkan kesempatan kerja bagi banyak orang. "Yang harus kita lakukan adalah bagaimana menjadi pengusaha, bagaimana bisa membuka pekerjaan, bukan hanya sekadar mencari pekerjaan. Itulah esensi yang perlu kita pegang," imbuhnya.
Budi juga mengingatkan bahwa para pengusaha sukses yang kini memimpin perusahaan-perusahaan besar, dulunya juga berada di posisi yang sama dengan para mahasiswa. Keberhasilan mereka, katanya, berakar dari keinginan kuat untuk menyediakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat luas. "Para pemilik perusahaan yang kita kenal sekarang ini, mereka juga memulai dari titik yang sama dengan adik-adik semua. Mereka berjuang bagaimana bisa menciptakan pekerjaan. Dan itulah yang harus kita teladani," pungkasnya, memberikan inspirasi bagi generasi muda.


