Close Menu
Faktual News

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Terkuak Mengapa RI Ngotot Perjanjian Dagang AS

    25-09-2026 - 23.55

    Terkuak Rencana Besar MRT Ubah Lebak Bulus

    25-09-2026 - 23.20

    Jangan Cari Kerja Ciptakan Ini Kata Mendag

    25-09-2026 - 21.55
    FacebookX (Twitter)Instagram
    Faktual NewsFaktual News
    • Home
    • Olahraga
      • Sepakbola
      • Esports
    • Dunia
    Trending
    • Terkuak Mengapa RI Ngotot Perjanjian Dagang AS
    • Terkuak Rencana Besar MRT Ubah Lebak Bulus
    • Jangan Cari Kerja Ciptakan Ini Kata Mendag
    • Terungkap Bulan Ini PHK Paling Mencekam di RI
    • Mendag Siap Sikat Mafia Beras Premium
    • Krisis Dana Pensiun BUMN Danantara Turun Tangan
    • 3 KRL INKA Siap Angkut Jutaan Penumpang
    • Rupiah Menggila Dolar AS Tersungkur
    Faktual News
    Home - Market - Krisis Dana Pensiun BUMN Danantara Turun Tangan
    Market

    Krisis Dana Pensiun BUMN Danantara Turun Tangan

    25-09-2026 - 18.2002 Mins Read0
    krisis dana pensiun bumn danantara turun tangan

    faktual.news – Otoritas Jasa Keuangan OJK menegaskan Badan Pengelola Investasi BPI Danantara akan menjadi garda terdepan dalam menyelematkan pengelolaan investasi dana pensiun dapen milik Badan Usaha Milik Negara BUMN yang kini terbelit masalah keuangan. Keterlibatan Danantara dinilai krusial mengingat tantangan likuiditas dan pendanaan jangka panjang yang dihadapi dapen BUMN saat ini.

    Ogi Prastomiyono Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian Penjaminan dan Dana Pensiun OJK usai Indonesia Pension Fund Summit di Balai Kartini Jakarta Selatan Jumat 25 September menyatakan Kementerian BUMN bersama Danantara akan bahu membahu membantu pengelolaan investasi dapen-dapen di bawah BUMN. Kolaborasi ini diharapkan mampu mengatasi persoalan yang ada.

    Krisis Dana Pensiun BUMN Danantara Turun Tangan
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    OJK bersama pemerintah dan Danantara terus memonitor secara ketat tingkat kecukupan dana serta aspek likuiditas dari setiap dapen BUMN. Meskipun perhitungan aktuaria jangka panjang mengindikasikan potensi kesulitan pembayaran Ogi meyakinkan bahwa kewajiban jangka pendek hingga kini masih dalam batas kendali. Ia menekankan pentingnya setiap dapen memiliki likuiditas yang memadai untuk memenuhi pembayaran yang jatuh tempo.

    Sebagian besar aset dana pensiun saat ini masih berbentuk aset tetap atau fixed asset yang cenderung kurang likuid. Untuk itu OJK akan memperkuat koordinasi dengan masing-masing perusahaan BUMN dan Danantara guna mengoptimalkan strategi investasi. Tujuannya adalah memastikan kewajiban kepada para peserta yang telah jatuh tempo dapat terpenuhi dengan baik.

    Sebelumnya Danantara telah menyatakan komitmennya untuk membenahi tata kelola dana pensiun BUMN. Persoalan pengelolaan investasi yang buruk berpotensi menimbulkan defisit dana dan menjadi bom waktu di masa mendatang.

    Donny Oskaria Chief Operating Officer Danantara sekaligus Kepala Badan Pengaturan BUMN BP BUMN mengakui masalah dana pensiun ini merupakan pekerjaan rumah besar. Meski demikian besaran pasti kekurangan dana yang harus ditutupi belum dapat dihitung secara keseluruhan.

    Donny menjelaskan akar masalah ini terletak pada skema dana pensiun manfaat pasti. Berbeda dengan iuran pasti di mana risiko investasi ditanggung peserta skema manfaat pasti mewajibkan perusahaan pendiri menjamin pembayaran manfaat pensiun. Akibatnya jika investasi tidak optimal perusahaan harus menombok kekurangan dana.

    Ia mencontohkan kasus dana pensiun PT Pos Indonesia yang mengalami defisit hampir Rp4 triliun. Kekurangan ini harus ditutup oleh perusahaan akibat pengelolaan investasi yang tidak tepat. Menurut Donny pola masalahnya hampir sama di banyak kasus.

    Ke depan Donny mendorong adanya pembenahan internal yang mencakup penetapan kriteria dan persyaratan ketat bagi pihak pengelola dana pensiun. Termasuk di dalamnya pengaturan instrumen dan portofolio investasi yang diperbolehkan. Dalam jangka panjang BUMN diharapkan beralih dari skema manfaat pasti ke iuran pasti agar biaya pensiunan lebih prediktif dan terkontrol.

    Ikuti Kami di Google News
    Share.FacebookTelegramWhatsAppCopy Link
    Putrawan Dian
    Putrawan Dian

      kontributor Faktual News yang mengkhususkan diri dalam pelaporan kategori Market dan Ekonomi Makro. Ia menyajikan analisis mendalam mengenai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), nilai tukar Rupiah, dan kebijakan moneter yang memengaruhi pasar keuangan.

      Baca Juga

      Terkuak Mengapa RI Ngotot Perjanjian Dagang AS

      25-09-2026 - 23.55

      Terkuak Rencana Besar MRT Ubah Lebak Bulus

      25-09-2026 - 23.20

      Jangan Cari Kerja Ciptakan Ini Kata Mendag

      25-09-2026 - 21.55

      Terungkap Bulan Ini PHK Paling Mencekam di RI

      25-09-2026 - 21.20

      Mendag Siap Sikat Mafia Beras Premium

      25-09-2026 - 18.55

      3 KRL INKA Siap Angkut Jutaan Penumpang

      25-09-2026 - 16.55
      Add A Comment
      Leave A ReplyCancel Reply

      Recent Posts

      • Terkuak Mengapa RI Ngotot Perjanjian Dagang AS
      • Terkuak Rencana Besar MRT Ubah Lebak Bulus
      • Jangan Cari Kerja Ciptakan Ini Kata Mendag
      • Terungkap Bulan Ini PHK Paling Mencekam di RI
      • Mendag Siap Sikat Mafia Beras Premium

      Recent Comments

      Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

      Archives

      • September 2026
      • Agustus 2026
      • Juli 2026
      • Juni 2026
      • Mei 2026
      • April 2026
      • Maret 2026
      • Februari 2026
      • Januari 2026
      • Desember 2025
      • November 2025
      • Oktober 2025
      • September 2025
      • Agustus 2025
      • Juli 2025
      • Juni 2025
      • Mei 2025
      • April 2025

      Categories

      • Dunia
      • Esports
      • Market
      • Olahraga
      • Sepakbola
      Faktual News
      • Home
      • Redaksi
      • Pedoman Media Siber
      • Privacy Policy
      • Disklaimer
      • Kontak
      • Tentang Kami
      © 2026 faktual.news | KR Network

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.