Close Menu
Faktual News

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Strategi Baru Ketahanan Pangan Nasional

    26-09-2026 - 12.55

    Bekali Siswa Ilmu Keuangan Sejak Dini

    26-09-2026 - 12.20

    Harmoni Papua Guncang Panggung Asian Games

    26-09-2026 - 10.55
    FacebookX (Twitter)Instagram
    Faktual NewsFaktual News
    • Home
    • Olahraga
      • Sepakbola
      • Esports
    • Dunia
    Trending
    • Strategi Baru Ketahanan Pangan Nasional
    • Bekali Siswa Ilmu Keuangan Sejak Dini
    • Harmoni Papua Guncang Panggung Asian Games
    • Sektor Manufaktur Terancam Ekonomi Lesu
    • Kinerja FWD Insurance Melonjak Drastis
    • Misteri Rupiah Tanda Tangan Purbaya dan Perry
    • CIMB Niaga Borong Penghargaan Hijau Dunia
    • Geger 15 Bank Tutup OJK Cabut Izin Usaha
    Faktual News
    Home - Market - Strategi Baru Ketahanan Pangan Nasional
    Market

    Strategi Baru Ketahanan Pangan Nasional

    26-09-2026 - 12.5502 Mins Read0
    strategi baru ketahanan pangan nasional

    Faktual.news – Pemerintah Indonesia tengah mengambil langkah besar dalam memperkuat ketahanan pangan nasional melalui transformasi sektor peternakan. Fokus utama pemerintah saat ini adalah membangun ekosistem peternakan terintegrasi yang mencakup seluruh rantai produksi, mulai dari sektor hulu hingga hilir. Langkah strategis ini diambil guna menjamin ketersediaan protein hewani, seperti ayam, telur, dan susu, untuk memenuhi kebutuhan masyarakat serta mendukung program pemerintah mendatang.

    Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa inisiatif ini merupakan tindak lanjut langsung dari arahan Presiden Prabowo Subianto. Tujuannya jelas, yakni memperkokoh industri peternakan dalam negeri agar tidak lagi bergantung pada pasokan luar. Untuk merealisasikan ambisi besar ini, pemerintah telah mengalokasikan anggaran jumbo mencapai Rp17 triliun.

    Strategi Baru Ketahanan Pangan Nasional
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Dalam kunjungan kerjanya di Bone, Sulawesi Selatan, Amran mengungkapkan bahwa dari total anggaran tersebut, sebesar Rp2,2 triliun akan dikucurkan untuk pembangunan tahap awal di lima wilayah strategis. Kawasan-kawasan tersebut meliputi Lampung, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, Nusa Tenggara Barat, dan Gorontalo.

    "Pembangunan lima pabrik pakan, fasilitas pembibitan atau DOC, dan infrastruktur pendukung lainnya ditargetkan rampung tahun depan. Insyaallah, tahun depan sudah mulai diresmikan," ujar Amran.

    Konsep ekosistem terintegrasi ini dirancang secara holistik. Artinya, pemerintah tidak hanya fokus pada budidaya, tetapi juga membangun rantai pasok yang efisien. Hal ini mencakup produksi pakan ternak, penyediaan bibit ayam (DOC), budidaya ayam, produksi telur, hingga pengembangan sapi perah untuk produksi susu.

    Salah satu poin krusial dalam proyek ini adalah efisiensi logistik melalui pembangunan pabrik pakan di dekat sentra produksi bahan baku, seperti jagung. Dengan menempatkan pabrik pakan di dekat lahan pertanian jagung, biaya distribusi dapat ditekan secara signifikan.

    "Jika pabrik pakan dibangun dekat dengan sentra jagung, rantai pasok menjadi lebih efisien. Kita tidak perlu lagi mengirim jagung ke luar wilayah untuk diolah, lalu mengirimnya kembali ke sentra peternakan. Ini akan jauh lebih murah," jelasnya.

    Selain untuk efisiensi ekonomi, penguatan produksi ayam, telur, dan susu ini juga diproyeksikan menjadi tulang punggung bagi program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dengan produksi dalam negeri yang kuat, kebutuhan gizi masyarakat, terutama anak-anak, dapat terpenuhi secara berkelanjutan.

    Amran meyakini bahwa investasi di sektor peternakan ini adalah investasi jangka panjang untuk menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas tinggi demi menyongsong era Indonesia Emas. Selain meningkatkan gizi, pembangunan kawasan peternakan seluas 150 hektare di Bone, misalnya, diharapkan mampu menciptakan lapangan kerja baru dan menggerakkan ekonomi lokal di wilayah tersebut.

    Ikuti Kami di Google News
    Share.FacebookTelegramWhatsAppCopy Link
    Putrawan Dian
    Putrawan Dian

      kontributor Faktual News yang mengkhususkan diri dalam pelaporan kategori Market dan Ekonomi Makro. Ia menyajikan analisis mendalam mengenai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), nilai tukar Rupiah, dan kebijakan moneter yang memengaruhi pasar keuangan.

      Baca Juga

      Bekali Siswa Ilmu Keuangan Sejak Dini

      26-09-2026 - 12.20

      Harmoni Papua Guncang Panggung Asian Games

      26-09-2026 - 10.55

      Sektor Manufaktur Terancam Ekonomi Lesu

      26-09-2026 - 10.20

      Kinerja FWD Insurance Melonjak Drastis

      26-09-2026 - 08.55

      Misteri Rupiah Tanda Tangan Purbaya dan Perry

      26-09-2026 - 08.20

      CIMB Niaga Borong Penghargaan Hijau Dunia

      26-09-2026 - 06.10
      Add A Comment
      Leave A ReplyCancel Reply

      Recent Posts

      • Strategi Baru Ketahanan Pangan Nasional
      • Bekali Siswa Ilmu Keuangan Sejak Dini
      • Harmoni Papua Guncang Panggung Asian Games
      • Sektor Manufaktur Terancam Ekonomi Lesu
      • Kinerja FWD Insurance Melonjak Drastis

      Recent Comments

      Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

      Archives

      • September 2026
      • Agustus 2026
      • Juli 2026
      • Juni 2026
      • Mei 2026
      • April 2026
      • Maret 2026
      • Februari 2026
      • Januari 2026
      • Desember 2025
      • November 2025
      • Oktober 2025
      • September 2025
      • Agustus 2025
      • Juli 2025
      • Juni 2025
      • Mei 2025
      • April 2025

      Categories

      • Dunia
      • Esports
      • Market
      • Olahraga
      • Sepakbola
      Faktual News
      • Home
      • Redaksi
      • Pedoman Media Siber
      • Privacy Policy
      • Disklaimer
      • Kontak
      • Tentang Kami
      © 2026 faktual.news | KR Network

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.