Close Menu
Faktual News

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Pemerintah Tolak Mentah Usulan DPR Soal Defisit

    18-09-2026 - 02.20

    Mengejutkan BUK Migas Langsung Presiden

    17-09-2026 - 23.55

    Bogor Raya Gebrak Ubah Sampah Jadi Listrik Rp2,8 T

    17-09-2026 - 23.20
    FacebookX (Twitter)Instagram
    Faktual NewsFaktual News
    • Home
    • Olahraga
      • Sepakbola
      • Esports
    • Dunia
    Trending
    • Pemerintah Tolak Mentah Usulan DPR Soal Defisit
    • Mengejutkan BUK Migas Langsung Presiden
    • Bogor Raya Gebrak Ubah Sampah Jadi Listrik Rp2,8 T
    • Ancaman Tarif AS Bikin India Murka Hubungan Memanas
    • Haji Isam Kejutkan Bursa Saham Caplok BYAN
    • Pejabat Kemenkeu Dirombak Ada Nama Ajaib Batal Total
    • Cabai Tembus 100 Ribu Ibu Ibu Wajib Tahu
    • Geger Pria Tendang Wanita di Mal Polisi Turun Tangan
    Faktual News
    Home - Market - Gaji ASN Pindah Bank Ribuan Pekerja Terancam
    Market

    Gaji ASN Pindah Bank Ribuan Pekerja Terancam

    16-09-2026 - 23.2002 Mins Read0
    gaji asn pindah bank ribuan pekerja terancam

    faktual.news – Wacana pemindahan penyaluran gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Daerah (Pemda) dari Bank Pembangunan Daerah (BPD) ke Himpunan Bank Negara (Himbara) kini menjadi sorotan tajam. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN RB) Rini Widyantini menyatakan akan segera berdialog dengan Menteri Keuangan yang baru, Suahasil Nazara, untuk membahas isu krusial ini yang berpotensi menimbulkan gejolak.

    Rini Widyantini, saat ditemui di Jakarta Selatan, menegaskan bahwa keputusan terkait perpindahan sistem penggajian ASN Pemda ini sepenuhnya berada di bawah kewenangan Kementerian Keuangan, bukan KemenPAN RB. "Belum ada pembicaraan detail, namun saya akan segera berkoordinasi dengan Menteri Keuangan yang baru," ujar Rini, mengisyaratkan pentingnya koordinasi lintas kementerian dalam kebijakan sebesar ini.

    Gaji ASN Pindah Bank Ribuan Pekerja Terancam
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Di sisi lain, Serikat Pekerja Bank Pembangunan Daerah Seluruh Indonesia (SPBPDSI) telah menyuarakan kekhawatiran mendalam. Perwakilan SPBPDSI, Sigit, mengungkapkan bahwa kebijakan ini dapat memicu gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) massal yang mengancam ratusan ribu pegawai BPD di seluruh penjuru negeri. Menurut Sigit, perpindahan payroll ASN ke bank-bank BUMN akan menciptakan efek domino yang merugikan tiga pilar utama: tenaga kerja, operasional perbankan, dan ekonomi daerah.

    Dampak paling signifikan akan terasa pada likuiditas BPD. Dana murah atau Current Account Saving Account (CASA) yang selama ini menjadi andalan BPD dari gaji ASN diprediksi akan merosot tajam. "Jika gaji ASN beralih ke Himbara, otomatis dana CASA BPD akan berkurang drastis, menyebabkan penurunan likuiditas yang signifikan," jelas Sigit dalam sebuah Rapat Dengar Pendapat Umum dengan Badan Aspirasi Masyarakat DPR RI beberapa waktu lalu.

    Lebih lanjut, Sigit memaparkan bahwa BPD yang selama ini mengandalkan tabungan dan giro gaji pegawai dengan bunga rendah, terpaksa harus beralih mencari dana mahal seperti deposito, yang tentu saja akan mendongkrak biaya dana atau cost of fund. Tidak hanya itu, sektor penyaluran kredit, baik untuk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) maupun kredit konsumtif ASN, juga terancam macet. Risiko peningkatan Kredit Bermasalah atau Non-Performing Loan (NPL) diperkirakan akan melonjak fatal.

    "Perpindahan gaji ASN, baik itu PPPK maupun PNS, secara otomatis akan mempersulit proses penagihan atau pembayaran angsuran. Gaji yang sebelumnya dipotong langsung oleh BPD kini akan berpindah ke Himbara, menciptakan tantangan besar bagi stabilitas keuangan BPD," pungkas Sigit, menggarisbawahi urgensi untuk mempertimbangkan kembali kebijakan ini demi menjaga keberlangsungan BPD dan kesejahteraan pegawainya.

    Ikuti Kami di Google News
    Share.FacebookTelegramWhatsAppCopy Link
    Putrawan Dian
    Putrawan Dian

      kontributor Faktual News yang mengkhususkan diri dalam pelaporan kategori Market dan Ekonomi Makro. Ia menyajikan analisis mendalam mengenai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), nilai tukar Rupiah, dan kebijakan moneter yang memengaruhi pasar keuangan.

      Baca Juga

      Pemerintah Tolak Mentah Usulan DPR Soal Defisit

      18-09-2026 - 02.20

      Mengejutkan BUK Migas Langsung Presiden

      17-09-2026 - 23.55

      Bogor Raya Gebrak Ubah Sampah Jadi Listrik Rp2,8 T

      17-09-2026 - 23.20

      Ancaman Tarif AS Bikin India Murka Hubungan Memanas

      17-09-2026 - 21.55

      Haji Isam Kejutkan Bursa Saham Caplok BYAN

      17-09-2026 - 21.20

      Pejabat Kemenkeu Dirombak Ada Nama Ajaib Batal Total

      17-09-2026 - 18.55
      Add A Comment
      Leave A ReplyCancel Reply

      Recent Posts

      • Pemerintah Tolak Mentah Usulan DPR Soal Defisit
      • Mengejutkan BUK Migas Langsung Presiden
      • Bogor Raya Gebrak Ubah Sampah Jadi Listrik Rp2,8 T
      • Ancaman Tarif AS Bikin India Murka Hubungan Memanas
      • Haji Isam Kejutkan Bursa Saham Caplok BYAN

      Recent Comments

      Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

      Archives

      • September 2026
      • Agustus 2026
      • Juli 2026
      • Juni 2026
      • Mei 2026
      • April 2026
      • Maret 2026
      • Februari 2026
      • Januari 2026
      • Desember 2025
      • November 2025
      • Oktober 2025
      • September 2025
      • Agustus 2025
      • Juli 2025
      • Juni 2025
      • Mei 2025
      • April 2025

      Categories

      • Dunia
      • Esports
      • Market
      • Olahraga
      • Sepakbola
      Faktual News
      • Home
      • Redaksi
      • Pedoman Media Siber
      • Privacy Policy
      • Disklaimer
      • Kontak
      • Tentang Kami
      © 2026 faktual.news | KR Network

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.