Faktual.news – Rencana besar untuk memperluas jangkauan layanan PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) kini mendapatkan lampu hijau dari pemerintah pusat. Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, secara terbuka menyatakan dukungannya terhadap langkah ambisius Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, yang ingin membawa armada Transjakarta tidak hanya meluncur di jalan raya, tetapi juga merambah sektor transportasi laut hingga udara.
Langkah ekspansi ini bukan sekadar rencana bisnis biasa, melainkan sebuah upaya strategis untuk memperkuat konektivitas di wilayah ibu kota dan sekitarnya. Menurut Dudy, setiap inisiatif dari pemerintah daerah yang berfokus pada peningkatan aksesibilitas dan keterhubungan antarwilayah merupakan langkah positif yang patut diapresiasi.

"Bagi kami, hal ini menunjukkan adanya komitmen kuat dari pemerintah daerah dalam membangun konektivitas yang mumpuni," ujar Dudy saat memberikan keterangan kepada awak media di Bandung, Jawa Barat, pada Jumat (2/10).
Dudy juga menegaskan bahwa dukungan Kementerian Perhubungan tidak hanya terbatas pada wilayah DKI Jakarta saja. Ia memberikan sinyal terbuka bagi pemerintah daerah di provinsi lain yang memiliki visi serupa untuk mengembangkan kebijakan transportasi guna meningkatkan mobilitas warga di wilayah masing-masing. Pemerintah pusat siap memberikan dukungan penuh bagi daerah yang ingin melakukan inovasi dalam sistem transportasi mereka.
Lebih lanjut, Menhub mendorong terciptanya kolaborasi yang lebih luas antarlembaga. Ia menyarankan agar pemerintah daerah, baik secara langsung maupun melalui Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), tidak ragu untuk menggandeng Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di sektor transportasi. Sinergi antara BUMD dan BUMN dinilai akan mempercepat perwujudan sistem transportasi yang terintegrasi dan modern.
Dudy menekankan bahwa inti dari seluruh kolaborasi lintas sektor ini adalah pelayanan kepada masyarakat. Tujuan utamanya adalah memastikan kebutuhan mobilitas warga dapat terpenuhi dengan lancar melalui integrasi antarmoda yang efisien. Masyarakat diharapkan dapat berpindah dari satu moda transportasi ke moda lainnya dengan mudah dan tanpa hambatan.
Rencana ekspansi ini telah dituangkan secara resmi dalam Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) mengenai Perubahan Bentuk Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Transportasi Jakarta. Dalam rapat paripurna di Gedung DPRD DKI Jakarta, Pramono Anung menjelaskan bahwa perluasan ruang lingkup usaha ini sangat krusial untuk menciptakan layanan yang lebih menyeluruh.
"Ruang lingkup usaha PT Transjakarta akan diperluas guna mendukung layanan transportasi yang lebih terintegrasi. Ini mencakup layanan angkutan perairan dan udara, penyediaan serta pengelolaan sarana dan prasarana transportasi, hingga pembangunan, pengoperasian, dan pemeliharaan sistem pendukung layanan angkutan," tegas Pramono.
Jika rencana ini terealisasi, wajah transportasi di Jakarta diprediksi akan mengalami transformasi besar, di mana integrasi antara bus, kapal, hingga layanan udara akan menjadi satu kesatuan sistem yang memudahkan pergerakan penduduk secara masif.


