Close Menu
Faktual News

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Subsidi BBM dan LPG 2027 Dipangkas Drastis

    29-09-2026 - 05.55

    Harga Cabai Meroket Akibat Kemarau

    29-09-2026 - 05.20

    Lawan Krisis Air Bersih Akibat El Nino

    29-09-2026 - 02.55
    FacebookX (Twitter)Instagram
    Faktual NewsFaktual News
    • Home
    • Olahraga
      • Sepakbola
      • Esports
    • Dunia
    Trending
    • Subsidi BBM dan LPG 2027 Dipangkas Drastis
    • Harga Cabai Meroket Akibat Kemarau
    • Lawan Krisis Air Bersih Akibat El Nino
    • Misteri Anjloknya IHSG dan Aturan Saham Baru
    • Misteri Penempatan Manajer Kopdes Terungkap
    • Nasib Manajer Kopdes Merah Putih
    • Aturan Baru Short Selling di BEI
    • Strategi Besar Pemerintah Perkuat Pangan
    Faktual News
    Home - Market - Subsidi BBM dan LPG 2027 Dipangkas Drastis
    Market

    Subsidi BBM dan LPG 2027 Dipangkas Drastis

    29-09-2026 - 05.5503 Mins Read1
    subsidi bbm dan lpg 2027 dipangkas drastis

    Faktual.news – Pemerintah bersama Badan Anggaran (Banggar) DPR RI telah mencapai kesepakatan krusial terkait arah kebijakan energi nasional untuk tahun 2027. Dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027, pemerintah memutuskan untuk melakukan pemangkasan anggaran subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Liquefied Petroleum Gas (LPG) 3 kilogram. Langkah ini memicu kekhawatiran mengenai beban ekonomi yang kemungkinan besar akan bergeser langsung ke pundak masyarakat luas.

    Ketua Banggar, Said Abdullah, mengungkapkan bahwa total anggaran subsidi energi yang disepakati untuk tahun 2027 adalah sebesar Rp131,39 triliun. Angka ini menunjukkan penurunan yang cukup signifikan, yakni berkurang sekitar Rp11,4 triliun dari usulan awal RAPBN yang mencapai Rp142,8 triliun. Secara lebih rinci, alokasi tersebut terbagi menjadi subsidi Jenis BBM Tertentu (JBT) senilai Rp28,34 triliun dan subsidi untuk LPG tabung 3 kg yang menyentuh angka Rp103,05 triliun.

    Subsidi BBM dan LPG 2027 Dipangkas Drastis
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Kebijakan pengurangan kuota ini memicu peringatan dari para ahli ekonomi. Direktur Eksekutif CORE Indonesia, Mohammad Faisal, menilai bahwa penyusutan anggaran subsidi akan mempersempit ruang gerak pemerintah dalam meredam gejolak harga energi. Menurutnya, jika anggaran yang tersedia tidak lagi mampu menutupi kebutuhan nasional, maka kenaikan harga menjadi konsekuensi yang sulit dihindari.

    "Pada titik tertentu di tahun 2027, akan terjadi kenaikan harga, baik itu pada Pertalite, Solar, maupun LPG 3 kg," ujar Faisal. Ia memperingatkan bahwa dampak paling nyata akan dirasakan oleh kelompok masyarakat menengah ke bawah yang merupakan konsumen utama produk bersubsidi tersebut. Penurunan daya beli kelompok ini dikhawatirkan akan menciptakan efek domino terhadap ekonomi nasional, di mana konsumsi rumah tangga menurun dan sektor produksi ikut melambat.

    Senada dengan hal tersebut, pengamat ekonomi dari Universitas Andalas, Syafrudin Karimi, memberikan perspektif berbeda mengenai dampak instan dari kebijakan ini. Menurutnya, pengurangan subsidi tidak selalu langsung diikuti oleh kenaikan harga resmi dari pemerintah, melainkan lebih kepada ancaman kelangkaan barang di lapangan.

    Syafrudin menjelaskan bahwa jika kuota dikurangi sementara permintaan masyarakat tetap tinggi, maka risiko utama adalah sulitnya mendapatkan stok Pertalite atau LPG 3 kg. Hal ini dapat memicu antrean panjang atau bahkan pembatasan pembelian. Kondisi kelangkaan ini pada akhirnya akan memaksa masyarakat beralih ke produk nonsubsidi yang harganya jauh lebih mahal.

    Kelompok yang paling rentan dalam situasi ini adalah rumah tangga berpendapatan rendah, pekerja sektor informal, pelaku usaha mikro kuliner, hingga petani dan nelayan. Bagi mereka, energi bukan sekadar kebutuhan konsumsi, melainkan modal utama untuk bekerja dan mencari nafkah.

    Syafrudin menyarankan agar pemerintah melakukan pengetatan sasaran penerima subsidi agar tidak terjadi kebocoran pada kelompok masyarakat mampu. Selain itu, ia memperingatkan adanya ancaman inflasi tidak langsung. Kelangkaan energi dapat meningkatkan biaya produksi barang dan jasa, yang kemudian dibebankan kepada konsumen melalui harga makanan dan transportasi yang lebih tinggi. Jika hal ini terjadi, masyarakat terpaksa harus memangkas anggaran kebutuhan pokok lainnya, seperti pendidikan dan pangan, demi memenuhi kebutuhan energi.

    Ikuti Kami di Google News
    Share.FacebookTelegramWhatsAppCopy Link
    Putrawan Dian
    Putrawan Dian

      kontributor Faktual News yang mengkhususkan diri dalam pelaporan kategori Market dan Ekonomi Makro. Ia menyajikan analisis mendalam mengenai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), nilai tukar Rupiah, dan kebijakan moneter yang memengaruhi pasar keuangan.

      Baca Juga

      Harga Cabai Meroket Akibat Kemarau

      29-09-2026 - 05.20

      Lawan Krisis Air Bersih Akibat El Nino

      29-09-2026 - 02.55

      Misteri Anjloknya IHSG dan Aturan Saham Baru

      29-09-2026 - 02.20

      Misteri Penempatan Manajer Kopdes Terungkap

      28-09-2026 - 23.55

      Nasib Manajer Kopdes Merah Putih

      28-09-2026 - 23.20

      Aturan Baru Short Selling di BEI

      28-09-2026 - 21.55
      Add A Comment
      Leave A ReplyCancel Reply

      Recent Posts

      • Subsidi BBM dan LPG 2027 Dipangkas Drastis
      • Harga Cabai Meroket Akibat Kemarau
      • Lawan Krisis Air Bersih Akibat El Nino
      • Misteri Anjloknya IHSG dan Aturan Saham Baru
      • Misteri Penempatan Manajer Kopdes Terungkap

      Recent Comments

      Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

      Archives

      • September 2026
      • Agustus 2026
      • Juli 2026
      • Juni 2026
      • Mei 2026
      • April 2026
      • Maret 2026
      • Februari 2026
      • Januari 2026
      • Desember 2025
      • November 2025
      • Oktober 2025
      • September 2025
      • Agustus 2025
      • Juli 2025
      • Juni 2025
      • Mei 2025
      • April 2025

      Categories

      • Dunia
      • Esports
      • Market
      • Olahraga
      • Sepakbola
      Faktual News
      • Home
      • Redaksi
      • Pedoman Media Siber
      • Privacy Policy
      • Disklaimer
      • Kontak
      • Tentang Kami
      © 2026 faktual.news | KR Network

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.