Close Menu
Faktual News

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Gebrakan Syariah Card Bank Mega Syariah

    30-09-2026 - 05.55

    Potensi Besar Ekonomi Hijau Indonesia

    30-09-2026 - 05.20

    Strategi Mandiri Dorong Sektor Produksi

    30-09-2026 - 02.55
    FacebookX (Twitter)Instagram
    Faktual NewsFaktual News
    • Home
    • Olahraga
      • Sepakbola
      • Esports
    • Dunia
    Trending
    • Gebrakan Syariah Card Bank Mega Syariah
    • Potensi Besar Ekonomi Hijau Indonesia
    • Strategi Mandiri Dorong Sektor Produksi
    • Nasib Manajer Kopdes yang Jauh dari Rumah
    • Nasib Masinis Kecelakaan Bekasi di Tangan KAI
    • Nasib INKA di Ujung Tanduk
    • Pelindo Pangkas Jumlah Anak Usaha
    • Potensi Ratusan Triliun dari Platform Digital
    Faktual News
    Home - Market - Strategi Mandiri Dorong Sektor Produksi
    Market

    Strategi Mandiri Dorong Sektor Produksi

    30-09-2026 - 02.5503 Mins Read0
    strategi mandiri dorong sektor produksi

    Faktual.news – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk terus menunjukkan komitmen kuatnya dalam memperkuat fondasi ekonomi nasional melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR). Hingga akhir Agustus 2026, bank berlogo pita emas ini tercatat telah mengucurkan dana KUR sebesar Rp29,53 triliun. Menariknya, mayoritas dana tersebut dialokasikan untuk sektor-sektor produktif yang menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat.

    Berdasarkan data terbaru, sekitar 64,48 persen dari total penyaluran tersebut mengalir langsung ke sektor produksi. Angka ini mencerminkan strategi Bank Mandiri yang ingin memastikan bahwa modal yang diberikan mampu menciptakan nilai tambah yang nyata. Jika dilihat secara keseluruhan, realisasi penyaluran hingga delapan bulan pertama tahun 2026 ini telah mencapai 72,03 persen dari target tahunan yang ditetapkan sebesar Rp41 triliun.

    Strategi Mandiri Dorong Sektor Produksi
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Penyaluran dana tersebut telah menjangkau sedikitnya 223.284 debitur UMKM di seluruh pelosok Indonesia. Secara rinci, sektor produksi menerima porsi terbesar yakni Rp19,04 triliun, sementara sisanya sebesar Rp10,48 triliun atau 35,52 persen dialokasikan untuk sektor nonproduksi.

    Jika dibedah lebih dalam, sektor pertanian menjadi primadona penerima KUR dengan nilai mencapai Rp9,84 triliun atau menyumbang 33,32 persen dari total penyaluran. Disusul oleh sektor jasa produksi sebesar Rp6,47 triliun (21,92 persen) dan industri pengolahan senilai Rp2,28 triliun (7,75 persen). Selain itu, sektor perikanan juga mendapatkan porsi Rp424 miliar, sementara sektor pertambangan menerima Rp14,62 miliar.

    Senior Vice President Micro Development and Agent Banking Bank Mandiri, Bayu Trisno Arief Setiawan, menjelaskan bahwa fokus pada sektor produksi bukan tanpa alasan. Menurutnya, sektor ini memiliki peran krusial dalam menyerap tenaga kerja dan mendukung ketahanan pangan nasional.

    "Ketika UMKM, khususnya pada sektor produksi, mengalami pertumbuhan, maka akan tercipta peluang pemerataan lapangan kerja, peningkatan nilai tambah, serta mendukung ketahanan pangan sebagai bagian dari program strategis nasional," ujar Bayu dalam keterangan resminya.

    Ia menambahkan bahwa akses pembiayaan ini bertujuan untuk membantu pelaku usaha meningkatkan produktivitas dan memperkuat kapasitas usaha mereka agar dapat berkembang dalam ekosistem yang lebih luas.

    Meski penyaluran dana dilakukan secara masif, Bank Mandiri tetap menjaga kualitas kredit dengan sangat ketat. Hingga 31 Agustus 2026, angka non-performing loan (NPL) atau kredit bermasalah tetap terjaga di level yang sehat, yakni di bawah 1 persen.

    Sejak pertama kali memulai program KUR pada tahun 2008, Bank Mandiri telah menyalurkan total dana kumulatif sebesar Rp332,77 triliun kepada 3,81 juta debitur. Capaian ini sejalan dengan semangat HUT ke-28 Bank Mandiri yang bertema ‘Tumbuh Bersama Majukan Indonesia’. Melalui sinergi dengan pemerintah dan berbagai lembaga, Bank Mandiri bertekad untuk terus memperluas inklusi keuangan dan memperkuat rantai pasok ekonomi di seluruh penjuru negeri.

    Ikuti Kami di Google News
    Share.FacebookTelegramWhatsAppCopy Link
    Putrawan Dian
    Putrawan Dian

      kontributor Faktual News yang mengkhususkan diri dalam pelaporan kategori Market dan Ekonomi Makro. Ia menyajikan analisis mendalam mengenai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), nilai tukar Rupiah, dan kebijakan moneter yang memengaruhi pasar keuangan.

      Baca Juga

      Gebrakan Syariah Card Bank Mega Syariah

      30-09-2026 - 05.55

      Potensi Besar Ekonomi Hijau Indonesia

      30-09-2026 - 05.20

      Nasib Manajer Kopdes yang Jauh dari Rumah

      30-09-2026 - 02.20

      Nasib Masinis Kecelakaan Bekasi di Tangan KAI

      29-09-2026 - 23.55

      Nasib INKA di Ujung Tanduk

      29-09-2026 - 23.20

      Pelindo Pangkas Jumlah Anak Usaha

      29-09-2026 - 21.55
      Add A Comment
      Leave A ReplyCancel Reply

      Recent Posts

      • Gebrakan Syariah Card Bank Mega Syariah
      • Potensi Besar Ekonomi Hijau Indonesia
      • Strategi Mandiri Dorong Sektor Produksi
      • Nasib Manajer Kopdes yang Jauh dari Rumah
      • Nasib Masinis Kecelakaan Bekasi di Tangan KAI

      Recent Comments

      Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

      Archives

      • September 2026
      • Agustus 2026
      • Juli 2026
      • Juni 2026
      • Mei 2026
      • April 2026
      • Maret 2026
      • Februari 2026
      • Januari 2026
      • Desember 2025
      • November 2025
      • Oktober 2025
      • September 2025
      • Agustus 2025
      • Juli 2025
      • Juni 2025
      • Mei 2025
      • April 2025

      Categories

      • Dunia
      • Esports
      • Market
      • Olahraga
      • Sepakbola
      Faktual News
      • Home
      • Redaksi
      • Pedoman Media Siber
      • Privacy Policy
      • Disklaimer
      • Kontak
      • Tentang Kami
      © 2026 faktual.news | KR Network

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.