Close Menu
Faktual News

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Atap Beracun Terancam Jutaan Genteng UMKM Siap

    16-09-2026 - 05.55

    Indonesia Darurat Kumuh AHY Bongkar Data Mengejutkan

    16-09-2026 - 05.20

    Wamen ATR Akhirnya Bicara Soal OTT KPK Heboh

    16-09-2026 - 02.55
    FacebookX (Twitter)Instagram
    Faktual NewsFaktual News
    • Home
    • Olahraga
      • Sepakbola
      • Esports
    • Dunia
    Trending
    • Atap Beracun Terancam Jutaan Genteng UMKM Siap
    • Indonesia Darurat Kumuh AHY Bongkar Data Mengejutkan
    • Wamen ATR Akhirnya Bicara Soal OTT KPK Heboh
    • Terkuak Mengapa Suahasil Jadi Menteri Keuangan
    • KMP Virgo 129 Jiwa Masih Dicari Kemenhub
    • Bea Cukai Bocorkan Perintah Menkeu Baru Tak Berubah
    • Wajib Tahu Tol Yogya Bawen Seksi 6 Buka November
    • Ancaman Nyata Baja China Gempur Industri RI
    Faktual News
    Home - Market - Stok Beras RI Aman 10 Bulan Mentan Ungkap Kunci
    Market

    Stok Beras RI Aman 10 Bulan Mentan Ungkap Kunci

    15-09-2026 - 05.5502 Mins Read0
    stok beras ri aman 10 bulan mentan ungkap kunci

    faktual.news – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memberikan jaminan tegas bahwa cadangan beras nasional berada dalam kondisi aman, bahkan di tengah ancaman fenomena El Nino yang berpotensi memicu kekeringan ekstrem. Menurut Amran, ketersediaan beras saat ini diperkirakan mampu menopang kebutuhan masyarakat Indonesia hingga sepuluh bulan ke depan.

    Klaim optimis ini bukan tanpa dasar. Amran menjelaskan, perhitungan tersebut mengacu pada akumulasi berbagai sumber pasokan. Mulai dari tanaman padi yang masih berdiri di lahan (standing crop) yang diperkirakan mencapai hampir 4 juta ton, stok yang tersebar di sektor hotel, restoran, dan rumah tangga, hingga cadangan strategis yang tersimpan di gudang Bulog. Secara total, Amran menyebut angka fantastis 26 juta ton beras siap memenuhi kebutuhan.

    Stok Beras RI Aman 10 Bulan Mentan Ungkap Kunci
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Dengan estimasi konsumsi beras nasional sekitar 2,6 juta ton setiap bulannya, hitungan matematis menunjukkan bahwa stok 26 juta ton tersebut secara teoritis akan mencukupi untuk sepuluh bulan. Amran juga menekankan bahwa periode ini akan bersinkronisasi dengan jadwal panen raya yang diperkirakan puncaknya pada bulan Maret. Ini berarti, pasokan baru akan masuk sebelum cadangan yang ada menipis, menjamin keberlanjutan ketersediaan.

    Mengenai dampak El Nino, Mentan Amran memastikan bahwa efek kekeringan terhadap produksi pangan masih dalam batas yang dapat diantisipasi. Data terkini menunjukkan bahwa sekitar 50 ribu hektare lahan pertanian mungkin terdampak, namun angka ini dinilai belum mengganggu stabilitas produksi secara nasional. Ia menegaskan bahwa kondisi produksi tetap aman berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik.

    Untuk menjaga produksi di musim kering, pemerintah telah menyiapkan serangkaian strategi mitigasi. Prioritas utama adalah penanaman di wilayah yang memiliki jaringan irigasi, di mana sekitar 3-4 juta hektare lahan irigasi telah direvitalisasi. Selain itu, pemerintah juga menyediakan benih unggul tahan kekeringan, mengaplikasikan metode Pertanian Modern-Advanced Agriculture System (PM-AAS), serta mengoptimalkan program pompanisasi untuk lahan yang memiliki akses sumber air.

    Amran menegaskan bahwa langkah-langkah proaktif ini diambil untuk memastikan El Nino tidak menghambat siklus tanam dan produksi pangan. Bagi petani yang lahannya terdampak kekeringan, pemerintah telah menyiapkan paket bantuan komprehensif. Bantuan ini meliputi benih gratis, dukungan pengolahan lahan, penyediaan alat mesin pertanian, hingga fasilitas pompanisasi. Komitmen ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan dan kesejahteraan petani di seluruh negeri.

    Ikuti Kami di Google News
    Share.FacebookTelegramWhatsAppCopy Link
    Putrawan Dian
    Putrawan Dian

      kontributor Faktual News yang mengkhususkan diri dalam pelaporan kategori Market dan Ekonomi Makro. Ia menyajikan analisis mendalam mengenai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), nilai tukar Rupiah, dan kebijakan moneter yang memengaruhi pasar keuangan.

      Baca Juga

      Atap Beracun Terancam Jutaan Genteng UMKM Siap

      16-09-2026 - 05.55

      Indonesia Darurat Kumuh AHY Bongkar Data Mengejutkan

      16-09-2026 - 05.20

      Wamen ATR Akhirnya Bicara Soal OTT KPK Heboh

      16-09-2026 - 02.55

      Terkuak Mengapa Suahasil Jadi Menteri Keuangan

      16-09-2026 - 02.20

      KMP Virgo 129 Jiwa Masih Dicari Kemenhub

      15-09-2026 - 23.55

      Bea Cukai Bocorkan Perintah Menkeu Baru Tak Berubah

      15-09-2026 - 23.20
      Add A Comment
      Leave A ReplyCancel Reply

      Recent Posts

      • Atap Beracun Terancam Jutaan Genteng UMKM Siap
      • Indonesia Darurat Kumuh AHY Bongkar Data Mengejutkan
      • Wamen ATR Akhirnya Bicara Soal OTT KPK Heboh
      • Terkuak Mengapa Suahasil Jadi Menteri Keuangan
      • KMP Virgo 129 Jiwa Masih Dicari Kemenhub

      Recent Comments

      Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

      Archives

      • September 2026
      • Agustus 2026
      • Juli 2026
      • Juni 2026
      • Mei 2026
      • April 2026
      • Maret 2026
      • Februari 2026
      • Januari 2026
      • Desember 2025
      • November 2025
      • Oktober 2025
      • September 2025
      • Agustus 2025
      • Juli 2025
      • Juni 2025
      • Mei 2025
      • April 2025

      Categories

      • Dunia
      • Esports
      • Market
      • Olahraga
      • Sepakbola
      Faktual News
      • Home
      • Redaksi
      • Pedoman Media Siber
      • Privacy Policy
      • Disklaimer
      • Kontak
      • Tentang Kami
      © 2026 faktual.news | KR Network

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.