Close Menu
Faktual News

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Strategi Baru DJP Kejar Pajak Orang Kaya

    02-10-2026 - 08.55

    Kabar Gembira Jutaan Buruh Dapat Dana Tambahan

    02-10-2026 - 08.20

    Harga Cabai Rawit Sumut Tembus Seratus Ribu

    02-10-2026 - 05.55
    FacebookX (Twitter)Instagram
    Faktual NewsFaktual News
    • Home
    • Olahraga
      • Sepakbola
      • Esports
    • Dunia
    Trending
    • Strategi Baru DJP Kejar Pajak Orang Kaya
    • Kabar Gembira Jutaan Buruh Dapat Dana Tambahan
    • Harga Cabai Rawit Sumut Tembus Seratus Ribu
    • Harga Cabai dan BBM Picu Inflasi
    • Aturan Baru Pajak Perhiasan Segera Terbit
    • Mengenang Masa Kelam Inflasi 650 Persen
    • Strategi Baru Jaga Ekonomi Tetap Ngegas
    • Rahasia Sukses Livin Mandiri Kuasai Pasar
    Faktual News
    Home - Market - Misteri di Balik Kemenko Baru Prabowo
    Market

    Misteri di Balik Kemenko Baru Prabowo

    01-10-2026 - 21.5502 Mins Read0
    misteri di balik kemenko baru prabowo

    Faktual.news – Presiden Prabowo Subianto mengambil langkah strategis yang cukup mengejutkan dengan membentuk struktur kabinet baru, yakni Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi. Langkah ini bukan sekadar penambahan birokrasi, melainkan sebuah respons cepat pemerintah terhadap dinamika ekonomi dan politik global yang kian tidak menentu.

    Bahlil Lahadalia, sosok yang dipercaya untuk memimpin kementerian koordinator baru tersebut, akhirnya buka suara mengenai alasan fundamental di balik keputusan besar Presiden. Bahlil, yang juga mengemban amanah sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), menjelaskan bahwa pembentukan kementerian ini adalah jawaban atas tuntutan dunia internasional yang semakin mendesak percepatan transisi menuju energi bersih.

    Misteri di Balik Kemenko Baru Prabowo
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Menurut Bahlil, dunia saat ini sedang berada dalam situasi geopolitik yang penuh ketidakpastian. Perubahan konstelasi ekonomi global memaksa setiap negara, termasuk Indonesia, untuk segera beradaptasi dengan standar energi hijau. "Kondisi geopolitik yang tidak menentu dan dinamika ekonomi dunia menuntut adanya transisi menuju energi yang lebih bersih," ungkap Bahlil dalam konferensi pers di Jakarta Pusat.

    Lebih lanjut, ia menekankan bahwa Presiden Prabowo menyadari betul bahwa agenda hilirisasi industri dan transisi energi adalah dua pilar utama yang tidak bisa dipisahkan. Kedua hal ini merupakan komitmen global yang telah disepakati dalam Paris Agreement. Oleh karena itu, pemerintah tidak ingin menangani isu-isu krusial ini secara setengah-setengah atau terfragmentasi.

    Bahlil menegaskan bahwa pendekatan yang diambil pemerintah kali ini adalah pendekatan yang komprehensif dan terukur. Ia menyebut bahwa program-program prioritas ini tidak boleh dikerjakan secara parsial atau terpisah-pisah antar kementerian. Sebaliknya, semuanya harus terintegrasi di bawah satu komando agar target-target yang telah ditetapkan oleh Presiden dapat tercapai dengan presisi tinggi.

    "Ini tidak bisa dilakukan dengan cara parsial, tapi harus dilakukan secara komprehensif, terukur, dan betul-betul dapat diwujudkan sesuai dengan target yang diperintahkan oleh Bapak Presiden," tegasnya.

    Menariknya, Bahlil kini memikul tanggung jawab ganda sebagai Menteri ESDM sekaligus Menteri Koordinator. Meski beban kerja dipastikan akan sangat berat, ia mengaku menerima tugas ini sebagai bentuk panggilan pengabdian kepada negara. Ia berkomitmen untuk memberikan performa terbaiknya demi kemajuan Indonesia di tengah arus perubahan energi dunia.

    Terkait cakupan kerja kementerian barunya, Bahlil belum bisa merinci secara detail lembaga atau kementerian mana saja yang akan berada di bawah koordinasinya. Ia menyatakan perlu menelaah kembali Peraturan Presiden (Perpres) terkait untuk memastikan struktur organisasi yang tepat. Pembentukan kementerian koordinator ini sendiri telah dikukuhkan melalui Keputusan Presiden Nomor 104/P Tahun 2026 sebagai bagian dari Kabinet Merah Putih periode 2024-2029.

    Ikuti Kami di Google News
    Share.FacebookTelegramWhatsAppCopy Link
    Putrawan Dian
    Putrawan Dian

      kontributor Faktual News yang mengkhususkan diri dalam pelaporan kategori Market dan Ekonomi Makro. Ia menyajikan analisis mendalam mengenai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), nilai tukar Rupiah, dan kebijakan moneter yang memengaruhi pasar keuangan.

      Baca Juga

      Strategi Baru DJP Kejar Pajak Orang Kaya

      02-10-2026 - 08.55

      Kabar Gembira Jutaan Buruh Dapat Dana Tambahan

      02-10-2026 - 08.20

      Harga Cabai Rawit Sumut Tembus Seratus Ribu

      02-10-2026 - 05.55

      Harga Cabai dan BBM Picu Inflasi

      02-10-2026 - 05.20

      Aturan Baru Pajak Perhiasan Segera Terbit

      02-10-2026 - 02.55

      Mengenang Masa Kelam Inflasi 650 Persen

      02-10-2026 - 02.20
      Add A Comment
      Leave A ReplyCancel Reply

      Recent Posts

      • Strategi Baru DJP Kejar Pajak Orang Kaya
      • Kabar Gembira Jutaan Buruh Dapat Dana Tambahan
      • Harga Cabai Rawit Sumut Tembus Seratus Ribu
      • Harga Cabai dan BBM Picu Inflasi
      • Aturan Baru Pajak Perhiasan Segera Terbit

      Recent Comments

      Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

      Archives

      • Oktober 2026
      • September 2026
      • Agustus 2026
      • Juli 2026
      • Juni 2026
      • Mei 2026
      • April 2026
      • Maret 2026
      • Februari 2026
      • Januari 2026
      • Desember 2025
      • November 2025
      • Oktober 2025
      • September 2025
      • Agustus 2025
      • Juli 2025
      • Juni 2025
      • Mei 2025
      • April 2025

      Categories

      • Dunia
      • Esports
      • Market
      • Olahraga
      • Sepakbola
      Faktual News
      • Home
      • Redaksi
      • Pedoman Media Siber
      • Privacy Policy
      • Disklaimer
      • Kontak
      • Tentang Kami
      © 2026 faktual.news | KR Network

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.