Close Menu
Faktual News

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Modus Cerdik Rokok Ilegal Disembunyikan Pakan Ternak

    12-06-2026 - 21.20

    Harga Oli Naik Gila Gilaan Montir Curhat

    12-06-2026 - 18.20

    Rusia Tercekik Krisis BBM Krimea Lumpuh Tanpa Bensin

    12-06-2026 - 14.20
    FacebookX (Twitter)Instagram
    Faktual NewsFaktual News
    • Home
    • Olahraga
      • Sepakbola
      • Esports
    • Dunia
    Trending
    • Modus Cerdik Rokok Ilegal Disembunyikan Pakan Ternak
    • Harga Oli Naik Gila Gilaan Montir Curhat
    • Rusia Tercekik Krisis BBM Krimea Lumpuh Tanpa Bensin
    • Mati Lampu Heboh Bahlil Ungkap Fakta Mengejutkan
    • Kemenhub Bongkar Solusi Harga Pertamax Naik
    • AS Guncang Pasar Minyak Dunia Jadi Raja Baru
    • Menteri Bahlil Janji Listrik Normal Lagi Cepat
    • Anggaran Makan Gratis Terkuak Bakal Susut Drastis
    Faktual News
    Home - Market - Mati Lampu Heboh Bahlil Ungkap Fakta Mengejutkan
    Market

    Mati Lampu Heboh Bahlil Ungkap Fakta Mengejutkan

    12-06-2026 - 08.2002 Mins Read0
    mati lampu heboh bahlil ungkap fakta mengejutkan

    faktual.news – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia secara tegas menepis anggapan bahwa kelangkaan batu bara menjadi biang kerok di balik pemadaman listrik bergilir yang melanda sejumlah daerah. Bantahan ini disampaikan Bahlil menyusul banyaknya keluhan masyarakat di berbagai wilayah, termasuk Jawa Barat, Jawa Timur, dan Banten, yang mengalami listrik padam.

    Menurut Bahlil, pasokan energi primer untuk operasional pembangkit listrik milik PT PLN (Persero) saat ini masih dalam kondisi aman dan mencukupi. Ia bahkan mengungkapkan bahwa penugasan pasokan batu bara telah mencapai angka 170 juta ton.

    Mati Lampu Heboh Bahlil Ungkap Fakta Mengejutkan
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    "Sampai malam ini saya masih rapat dengan PLN membahas persoalan ini. Jika dikatakan masalah batu bara langka, itu sama sekali tidak benar. Pasokan kita sudah mencapai 170 juta ton," ujar Bahlil dalam konferensi pers di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis (11/7).

    Bahlil menjelaskan, kendala yang menyebabkan pemadaman listrik lebih dominan disebabkan oleh persoalan teknis pada sejumlah mesin pembangkit. Pihak PLN telah melaporkan gangguan tersebut kepada pemerintah. Kini, pemerintah bersama PLN tengah fokus menggenjot upaya pemulihan agar sistem kelistrikan dapat kembali normal secepatnya.

    "Memang ada beberapa gangguan teknis di sejumlah mesin yang disampaikan PLN, dan kami akan segera menanganinya," tambahnya.

    Ia memastikan bahwa pemerintah dan PLN sedang bekerja keras untuk mempercepat perbaikan gangguan kelistrikan yang telah memicu pemadaman di beberapa wilayah dalam beberapa hari terakhir. Bahlil mengakui bahwa pemadaman masih terjadi, namun proses pemulihan terus digeber.

    "Kemarin memang masih ada kendala, belum maksimal, tapi percepatan pemulihan terus kami lakukan," tegasnya.

    Sebelumnya, PT PLN (Persero) telah menyampaikan permohonan maaf atas pemadaman listrik yang terjadi di sejumlah kota di Jawa Barat, mulai dari Bogor, Bekasi, Bandung, Garut, Sukabumi, Tasikmalaya, hingga Cirebon. Pemadaman serupa juga melanda beberapa lokasi di wilayah BSD, Tangerang Selatan. PLN menyebutkan bahwa pemadaman tersebut merupakan bagian dari proses pemeliharaan sistem kelistrikan.

    Senada dengan Bahlil, Juru Bicara Kementerian ESDM Dwi Anggia juga sebelumnya telah menepis isu menipisnya stok batu bara sebagai pemicu gangguan listrik. Anggia menegaskan bahwa pasokan batu bara nasional masih sangat mencukupi, dan gangguan yang terjadi murni disebabkan oleh faktor teknis. Pemerintah, lanjut Anggia, terus berkoordinasi intensif dengan PLN untuk memastikan stabilitas dan keandalan sistem kelistrikan nasional senantiasa terjaga, serta mencegah terulangnya gangguan serupa di masa mendatang.

    Ikuti Kami di Google News
    Share.FacebookTelegramWhatsAppCopy Link
    Putrawan Dian
    Putrawan Dian

      kontributor Faktual News yang mengkhususkan diri dalam pelaporan kategori Market dan Ekonomi Makro. Ia menyajikan analisis mendalam mengenai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), nilai tukar Rupiah, dan kebijakan moneter yang memengaruhi pasar keuangan.

      Baca Juga

      Modus Cerdik Rokok Ilegal Disembunyikan Pakan Ternak

      12-06-2026 - 21.20

      Harga Oli Naik Gila Gilaan Montir Curhat

      12-06-2026 - 18.20

      Rusia Tercekik Krisis BBM Krimea Lumpuh Tanpa Bensin

      12-06-2026 - 14.20

      Kemenhub Bongkar Solusi Harga Pertamax Naik

      12-06-2026 - 05.20

      AS Guncang Pasar Minyak Dunia Jadi Raja Baru

      12-06-2026 - 02.20

      Menteri Bahlil Janji Listrik Normal Lagi Cepat

      11-06-2026 - 21.20
      Add A Comment
      Leave A ReplyCancel Reply

      Recent Posts

      • Modus Cerdik Rokok Ilegal Disembunyikan Pakan Ternak
      • Harga Oli Naik Gila Gilaan Montir Curhat
      • Rusia Tercekik Krisis BBM Krimea Lumpuh Tanpa Bensin
      • Mati Lampu Heboh Bahlil Ungkap Fakta Mengejutkan
      • Kemenhub Bongkar Solusi Harga Pertamax Naik

      Recent Comments

      Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

      Archives

      • Juni 2026
      • Mei 2026
      • April 2026
      • Maret 2026
      • Februari 2026
      • Januari 2026
      • Desember 2025
      • November 2025
      • Oktober 2025
      • September 2025
      • Agustus 2025
      • Juli 2025
      • Juni 2025
      • Mei 2025
      • April 2025

      Categories

      • Dunia
      • Esports
      • Market
      • Olahraga
      • Sepakbola
      Faktual News
      • Home
      • Redaksi
      • Pedoman Media Siber
      • Privacy Policy
      • Disklaimer
      • Kontak
      • Tentang Kami
      © 2026 faktual.news | KR Network

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.