Faktual News – Pasar modal Indonesia menunjukkan dinamika menarik pada penutupan perdagangan Jumat, 20 Februari 2026. Meskipun Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) harus rela ditutup di zona merah, ada secercah harapan dari sektor perbankan. Indeks FAKTUALNEWS15, yang menjadi barometer 15 saham bank pilihan, justru tampil perkasa dengan penguatan signifikan, mengindikasikan ketahanan sektor finansial di tengah gejolak pasar.
IHSG sendiri mengakhiri pekan di posisi 8.271,76, melemah tipis 0,03 persen dari level sebelumnya 8.274,08. Kondisi ini mencerminkan sentimen pasar yang cenderung berhati-hati dan tekanan jual yang tipis. Namun, di tengah kelesuan IHSG, beberapa indeks domestik lainnya justru menunjukkan kekuatan yang kontras. IDX30 naik 0,02 persen menjadi 436,64, LQ45 meningkat 0,12 persen ke 835,28, dan Sri-Kehati menguat 0,43 persen menjadi 382,11. Hanya JII yang turut tertekan, turun 0,79 persen menjadi 561,17.
FAKTUALNEWS15 Menjadi Penopang Utama
Kontras dengan IHSG, indeks FAKTUALNEWS15 menjadi sorotan utama. Indeks yang secara khusus mengukur kinerja harga 15 saham perbankan dengan fundamental solid dan likuiditas tinggi ini berhasil menorehkan penguatan 0,80 persen, mencapai level 1.025,73. Kenaikan ini mengindikasikan kepercayaan investor terhadap prospek sektor perbankan, bahkan di tengah tekanan pasar secara umum.
Pergerakan positif ini didominasi oleh mayoritas saham perbankan yang tergabung dalam indeks FAKTUALNEWS15. Beberapa bank besar dan bank dengan kapitalisasi pasar menengah menjadi penopang utama penguatan ini, di antaranya:
- PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) naik 0,26 persen ke Rp9.750.
- PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) menguat 0,42 persen menjadi Rp11.900.
- PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) bahkan melonjak 1,03 persen ke Rp6.875.
- PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) membukukan kenaikan 0,41 persen di level Rp5.000.
- PT Bank Panin Tbk (PNBN) menguat 0,33 persen ke Rp1.515.
- PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) naik 0,50 persen menjadi Rp2.010.
- PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR) membukukan kenaikan 0,76 persen ke Rp1.320.
- PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (BJTM) menguat 0,70 persen ke Rp720.
- PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Syariah Tbk (BTPS) melonjak 0,97 persen ke Rp2.080.
- PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) naik 0,33 persen ke Rp1.515.
- PT Bank Panin Dubai Syariah Tbk (PNBS) menguat 0,50 persen ke Rp101.
- PT Bank Nationalnobu Tbk (NOBU) naik 0,33 persen ke Rp610.
- PT Bank Raya Indonesia Tbk (AGRO) yang menguat 0,43 persen ke Rp236.
Beberapa Saham Melemah, Satu Stagnan
Namun, tidak semua saham perbankan dalam indeks FAKTUALNEWS15 bernasib sama. Beberapa di antaranya harus menghadapi tekanan jual, seperti PT Bank KB Bukopin Tbk (BBKP) yang melemah 0,79 persen ke Rp126 dan PT Bank Permata Tbk (BNLI) turun 0,66 persen ke Rp755. Sementara itu, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) berhasil mempertahankan posisinya, ditutup stagnan pada level Rp1.365.
Kinerja FAKTUALNEWS15 yang positif ini menjadi indikator penting bagi investor, menunjukkan bahwa sektor perbankan memiliki daya tahan yang kuat dan mampu menarik minat beli meskipun sentimen pasar secara keseluruhan sedang lesu. Ini bisa menjadi sinyal positif bagi prospek investasi di saham-saham perbankan ke depan, menegaskan posisi strategis sektor ini dalam perekonomian nasional.
