Faktual News – Pasar modal Indonesia menunjukkan performa impresif di tengah dinamika ekonomi global. Periode perdagangan 18-20 Februari 2026 menjadi saksi bisu penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang signifikan, didorong oleh sejumlah saham unggulan yang berhasil menarik perhatian investor. Bursa Efek Indonesia (BEI) bahkan telah mengidentifikasi lima saham ‘top leaders’ yang menjadi motor utama kenaikan ini.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menorehkan penguatan signifikan sebesar 0,72 persen selama periode 18-20 Februari 2026. Indeks ditutup di level 8.271,76, melompat dari posisi 8.212,27 pada pekan sebelumnya. Kenaikan IHSG ini turut mengerek kapitalisasi pasar PT Bursa Efek Indonesia (BEI), yang naik 0,35 persen menjadi Rp14.941 triliun, dari sebelumnya Rp14.889 triliun.
Kendati demikian, dalam laporan resminya, Bursa Efek Indonesia (BEI) telah mengidentifikasi lima saham unggulan yang menjadi motor utama penggerak IHSG selama periode tersebut. Sayangnya, identitas spesifik dari kelima saham ‘top leaders’ ini tidak dirinci dalam rilis tersebut, meninggalkan spekulasi di kalangan investor mengenai saham-saham mana yang paling moncer.
Tak hanya indeks dan kapitalisasi pasar, geliat transaksi di BEI juga menunjukkan peningkatan yang solid. Rata-rata frekuensi transaksi harian melonjak 11,99 persen, mencapai 3,06 juta kali transaksi, dari 2,73 juta kali transaksi pada pekan sebelumnya. Tren positif ini berlanjut pada rata-rata volume transaksi harian BEI, yang naik 3,87 persen menjadi 47 miliar lembar saham dari 45,24 miliar lembar saham. Diikuti oleh kenaikan rata-rata nilai transaksi harian sebesar 3,02 persen, mencapai Rp23,89 triliun dari Rp23,19 triliun.
Di tengah euforia penguatan pasar, pergerakan investor asing patut dicermati. Pada penutupan perdagangan Jumat (20/2), investor asing mencatatkan nilai beli bersih sebesar Rp240,57 miliar. Namun, secara kumulatif sepanjang tahun 2026 ini, investor asing masih membukukan nilai jual bersih yang cukup besar, mencapai Rp14,42 triliun.
Data-data ini mengindikasikan sentimen positif yang kuat di pasar saham Indonesia pada pekan tersebut, tercermin dari penguatan IHSG dan aktivitas perdagangan yang meningkat. Meskipun identitas saham-saham penggerak utama masih menjadi misteri, performa pasar secara keseluruhan memberikan harapan bagi investor akan potensi pertumbuhan yang berkelanjutan.
