Faktual News – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri sesi perdagangan pertama hari Rabu (8/4) dengan performa cemerlang, melanjutkan tren penguatan yang signifikan. Indeks acuan ini berhasil melesat 3,39 persen, mencapai level 7.207,15 poin, dari posisi pembukaan 6.971,02.
Kenaikan impresif IHSG ini dianalisis oleh Pilarmas Investindo Sekuritas sebagai refleksi positif dari pergerakan bursa regional Asia yang juga kompak menguat. Sentimen positif yang memicu geliat pasar global utamanya bersumber dari kabar kesepakatan gencatan senjata selama dua minggu antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran. Langkah ini diharapkan dapat membuka ruang negosiasi serius menuju potensi penyelesaian konflik yang telah lama membebani sentimen pasar.
"Presiden AS Donald Trump mengonfirmasi persetujuan gencatan senjata dua minggu dengan Iran, hanya beberapa jam sebelum tenggat waktu yang ia tetapkan untuk pembukaan kembali Selat Hormuz," ujar Manajemen Pilarmas, Rabu, 8 April 2026, menyoroti dampak geopolitik terhadap pasar keuangan.
Aktivitas Perdagangan Meningkat Drastis
Aktivitas perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada hari ini juga mencatatkan geliat yang luar biasa. Berdasarkan data dari RTI Business, total 26,85 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan mencapai 1,43 juta kali. Nilai transaksi tercatat fantastis, menembus angka Rp12,99 triliun, menunjukkan antusiasme investor yang tinggi.
Dominasi saham-saham yang menguat begitu kentara, di mana 566 saham berhasil menanjak, berbanding 134 saham yang melemah, dan 114 saham yang stagnan. Ini mengindikasikan bahwa sentimen positif menyebar luas di berbagai emiten.
Penguatan juga terpantau merata di seluruh sektor industri. Sektor bahan baku memimpin dengan lonjakan 7,18 persen, diikuti oleh sektor industrial yang naik 4,63 persen, dan sektor siklikal dengan penguatan 3,78 persen.
Sektor-sektor lain pun tak mau ketinggalan, turut membukukan penguatan signifikan. Sektor infrastruktur naik 3,45 persen, transportasi 3,24 persen, properti 2,73 persen, keuangan 2,43 persen, teknologi 2,14 persen, energi 2,05 persen, non-siklikal 1,67 persen, dan kesehatan 1,01 persen.
Bursa Asia Kompak Menguat, Dorong Optimisme Global
Gelombang optimisme pasar global juga turut memicu performa positif bursa-bursa utama Asia. Indeks Nikkei 225 Tokyo melonjak 5,53 persen, Shanghai Composite Index Shanghai menguat 2,44 persen, dan Hang Seng Index Hong Kong naik 3,12 persen. Kekompakan bursa regional ini semakin memperkuat keyakinan investor terhadap pemulihan ekonomi dan stabilitas geopolitik.
