Close Menu
Faktual News

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Prabowo Jawab Pedas Kritik Media Asing

    15-06-2026 - 14.20

    Peluang Emas Kerja Jepang Dibuka Kemnaker Segera Daftar

    15-06-2026 - 08.20

    Mendag Bocorkan Rahasia Mahasiswa Jadi Raja Ekspor

    15-06-2026 - 05.20
    FacebookX (Twitter)Instagram
    Faktual NewsFaktual News
    • Home
    • Olahraga
      • Sepakbola
      • Esports
    • Dunia
    Trending
    • Prabowo Jawab Pedas Kritik Media Asing
    • Peluang Emas Kerja Jepang Dibuka Kemnaker Segera Daftar
    • Mendag Bocorkan Rahasia Mahasiswa Jadi Raja Ekspor
    • Pertamina Pastikan Energi NTT Aman Siap Siaga
    • Modal Sejutaan Bawa Pulang Sepeda di Transmart
    • TV Kulkas Harga Banting Transmart Sisa Waktu
    • IHSG Menguat Sinyal Emas Ekonomi Indonesia
    • Bos Bandara RI Guncang Dunia Penerbangan
    Faktual News
    Home - Market - Terungkap! Biang Kerok Anjloknya Minyak PHE
    Market

    Terungkap! Biang Kerok Anjloknya Minyak PHE

    26-05-2026 - 05.2003 Mins Read0
    terungkap biang kerok anjloknya minyak phe

    Faktual News – Kabar kurang menggembirakan datang dari sektor energi nasional. PT Pertamina Hulu Energi (PHE) mencatat penurunan signifikan dalam produksi minyaknya hingga April 2026, dengan realisasi hanya mencapai 475 ribu barel minyak per hari (BOPD). Angka ini jauh di bawah ekspektasi dan periode sebelumnya, memicu pertanyaan tentang stabilitas pasokan energi di tengah gejolak global.

    Awang Lazuardi, Direktur Utama PHE, dalam keterangannya di Komisi XII DPR RI pada Senin (25/5), mengungkapkan bahwa penurunan ini tidak lepas dari kendala serius di lapangan domestik. Produksi minyak dalam negeri, yang tercatat sebesar 367 ribu barel per hari per April, sangat terpengaruh oleh insiden kebocoran pada pipa transportasi gas milik Gas Indonesia (TGI) di Blok Rokan. "Di awal tahun terutama di blok kita yang di Rokan mengalami kendala suplai gas karena adanya masalah integritas atau kebocoran di pipa transportasi Gas Indonesia atau TGI yang sempat berlangsung lebih dari 20 hari," jelas Awang. Ia menambahkan, pasokan gas yang vital untuk proses produksi menjadi terhambat, mengakibatkan penurunan tajam pada rata-rata produksi di Rokan.

    Terungkap! Biang Kerok Anjloknya Minyak PHE
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Tak hanya itu, Awang juga menyoroti tantangan lain di wilayah kerja domestik, khususnya yang berkolaborasi dengan ExxonMobil. "Selain itu juga untuk yang domestik di salah satu Wilayah Kerja kita yang bekerja sama dengan ExxonMobil sekarang mengalami kendala terkait dengan isu peningkatan produksi gas dengan keterbatasan fasilitas yang ada di Banyu Urip," imbuhnya. Keterbatasan fasilitas produksi gas di Banyu Urip menjadi hambatan serius dalam upaya peningkatan produksi.

    Di kancah internasional, situasi geopolitik turut memperkeruh keadaan. Konflik yang memanas antara AS-Israel dan Iran berdampak langsung pada operasional PHE di Irak. Lapangan West Qurna, yang menjadi salah satu aset PHE di luar negeri, terpaksa dihentikan sementara atas permintaan pemerintah Irak. "Untuk yang internasional, dengan adanya perang antara AS-Israel dan Iran kita punya lapangan di Irak namanya West Qurna, beberapa hari setelah perang pemerintah Irak meminta lapangan tersebut harus dimatikan, di situ kita kehilangan sekitar 100.000 bopd," ungkap Awang, menggambarkan kerugian signifikan yang dialami.

    Meskipun saat ini operasional di West Qurna telah diizinkan kembali, kapasitas produksinya masih sangat terbatas, yakni kurang dari 10 persen dari kapasitas semula, hanya untuk memenuhi kebutuhan internal Irak. "Sekarang produksi sudah diizinkan tapi belum full hanya kurang dari 10 persen hanya untuk memenuhi kebutuhan di internal Irak, jadi belum kembali seperti semula," pungkas Awang. Ia menegaskan bahwa serangkaian tantangan ini menjadi pekerjaan rumah besar bagi PHE sepanjang kuartal I 2026, menuntut strategi adaptif untuk menjaga stabilitas produksi minyak nasional.

    Ikuti Kami di Google News
    Share.FacebookTelegramWhatsAppCopy Link
    Putrawan Dian
    Putrawan Dian

      kontributor Faktual News yang mengkhususkan diri dalam pelaporan kategori Market dan Ekonomi Makro. Ia menyajikan analisis mendalam mengenai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), nilai tukar Rupiah, dan kebijakan moneter yang memengaruhi pasar keuangan.

      Baca Juga

      Prabowo Jawab Pedas Kritik Media Asing

      15-06-2026 - 14.20

      Peluang Emas Kerja Jepang Dibuka Kemnaker Segera Daftar

      15-06-2026 - 08.20

      Mendag Bocorkan Rahasia Mahasiswa Jadi Raja Ekspor

      15-06-2026 - 05.20

      Pertamina Pastikan Energi NTT Aman Siap Siaga

      15-06-2026 - 02.20

      Modal Sejutaan Bawa Pulang Sepeda di Transmart

      14-06-2026 - 21.20

      TV Kulkas Harga Banting Transmart Sisa Waktu

      14-06-2026 - 18.20
      Add A Comment
      Leave A ReplyCancel Reply

      Recent Posts

      • Prabowo Jawab Pedas Kritik Media Asing
      • Peluang Emas Kerja Jepang Dibuka Kemnaker Segera Daftar
      • Mendag Bocorkan Rahasia Mahasiswa Jadi Raja Ekspor
      • Pertamina Pastikan Energi NTT Aman Siap Siaga
      • Modal Sejutaan Bawa Pulang Sepeda di Transmart

      Recent Comments

      Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

      Archives

      • Juni 2026
      • Mei 2026
      • April 2026
      • Maret 2026
      • Februari 2026
      • Januari 2026
      • Desember 2025
      • November 2025
      • Oktober 2025
      • September 2025
      • Agustus 2025
      • Juli 2025
      • Juni 2025
      • Mei 2025
      • April 2025

      Categories

      • Dunia
      • Esports
      • Market
      • Olahraga
      • Sepakbola
      Faktual News
      • Home
      • Redaksi
      • Pedoman Media Siber
      • Privacy Policy
      • Disklaimer
      • Kontak
      • Tentang Kami
      © 2026 faktual.news | KR Network

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.