faktual.news – Semangat Hari Anak Nasional yang mengusung tema "Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan" ternyata telah lama menjadi prinsip hidup Veronika Reni. Ibu tangguh ini, yang juga nasabah pertama PNM Mekaar di Kampung Wae Moto, Desa Compang Liang Ndara, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, menolak menyerah demi masa depan putrinya. Sejak bergabung dengan PNM Mekaar pada tahun 2020, Veronika yang menghidupi keluarga dari hasil kebun sayur, bertekad kuat agar anaknya, Citra, tidak perlu merasakan perjuangan serupa. Tekadnya membuahkan hasil, Citra, siswi kelas 6 SD Inpres Wae Moto, telah lima tahun berturut-turut meraih peringkat pertama di kelasnya.
Sebelum mengenal PNM Mekaar, impian Veronika untuk memberikan yang terbaik bagi sang anak seringkali terbentur kendala. Meskipun memiliki kebun sayur dan semangat juang yang tinggi, ia masih membutuhkan suntikan modal untuk mengembangkan usahanya. Oleh karena itu, ketika program PNM Mekaar hadir di Kampung Wae Moto, Veronika tanpa ragu menjadi nasabah pertama. Keputusan besar ini, menurutnya, didasari oleh satu alasan utama, yaitu Citra. "Yang terpenting, anak saya bisa bersekolah dengan baik, memiliki masa depan yang jauh lebih cerah dari saya," ungkap Veronika penuh harap.

Kisah inspiratif Veronika dan Citra adalah cerminan dari jutaan rumah tangga prasejahtera di seluruh Indonesia. Di sana, para ibu memilih untuk tidak pernah menyerah, menjadikan anak-anak mereka sebagai bukti nyata dari pilihan penuh perjuangan tersebut. Dalam momentum Hari Anak Nasional 2026, PNM menegaskan keyakinannya bahwa dukungan terhadap perempuan prasejahtera adalah investasi langsung untuk masa depan anak-anak mereka. Ketika seorang ibu mendapatkan akses, pendampingan, dan kepercayaan untuk berkembang, anak-anaknya pun akan memiliki kesempatan yang lebih luas untuk bermimpi, belajar, dan meraih kehidupan yang lebih baik.
Direktur Utama PNM, Kindaris, menyoroti bahwa keberhasilan program pemberdayaan juga diukur dari peluang yang dimiliki anak-anak nasabah untuk memperoleh pendidikan yang layak. Komitmen ini diwujudkan secara konkret melalui PNM Scholarship 2026, sebuah program beasiswa pendidikan yang menyalurkan bantuan kepada 1.590 anak nasabah aktif Mekaar dan ULaMM, mulai dari jenjang SD hingga perguruan tinggi. Citra, putri Veronika, juga tercatat sebagai salah satu penerima manfaat beasiswa bergengsi dari PNM ini. "PNM percaya bahwa setiap anak berhak atas kesempatan untuk belajar dan meraih masa depan yang lebih baik. Melalui pendampingan yang kami berikan, kami ingin hadir mendampingi keluarga nasabah tidak hanya dalam aspek usaha, tetapi juga dalam menjaga dan mewujudkan harapan anak-anak mereka," pungkas Kindaris.


