Faktual.news – Industri perbankan di kawasan Asia kembali mencatat sejarah penting melalui pengakuan terhadap stabilitas salah satu raksasa finansialnya. DBS Group secara resmi dinobatkan sebagai "Bank Teraman di Asia" oleh Global Finance. Pencapaian ini bukan sekadar kemenangan biasa, melainkan sebuah bukti konsistensi karena DBS berhasil mempertahankan gelar prestisius tersebut selama 18 tahun berturut-turut.
Pengakuan internasional ini menegaskan bahwa DBS Group memiliki fondasi keuangan yang sangat solid. Keberhasilan ini tidak lepas dari penerapan manajemen risiko yang sangat ketat serta tata kelola perusahaan yang kuat. Dengan neraca keuangan yang kokoh, bank ini mampu menunjukkan ketahanan di tengah dinamika ekonomi global yang sering kali tidak menentu.

Chief Financial Officer DBS, Chng Sok Hui, mengungkapkan rasa bangganya atas pencapaian luar biasa ini. Menurutnya, penghargaan ini adalah refleksi langsung dari kekuatan jaringan bisnis DBS Group yang mampu bertahan menghadapi berbagai tantangan pasar. Ia juga menekankan pentingnya disiplin dalam manajemen risiko sebagai kunci utama stabilitas perusahaan.
"Kami merasa sangat terhormat kembali dinobatkan sebagai Bank Teraman di Asia untuk tahun ke-18 secara berturut-turut. Penghargaan ini mencerminkan kekuatan dan ketahanan jaringan bisnis DBS Group, serta penerapan manajemen risiko yang sangat disiplin," ujar Chng Sok Hui dalam keterangannya. Ia juga berkomitmen untuk terus menjadi pilar stabilitas bagi seluruh nasabah, terutama dalam membantu mereka menavigasi dunia keuangan yang semakin kompleks dan penuh ketidakpastian.
Pentingnya penghargaan dari Global Finance ini terletak pada kredibilitasnya. Selama 35 tahun terakhir, peringkat tahunan "Bank Teraman di Dunia" dari lembaga ini telah menjadi standar global yang tepercaya untuk menilai keamanan sebuah institusi keuangan sebagai mitra transaksi. Penentuan pemenang dilakukan melalui proses evaluasi yang sangat ketat terhadap 500 bank terbesar di dunia.
Proses penilaian tersebut didasarkan pada evaluasi peringkat valuta asing jangka panjang dari lembaga pemeringkat kredibel dunia, yakni Moody’s, Standard & Poor’s, dan Fitch. Hal ini memastikan bahwa bank yang terpilih memang memiliki profil risiko yang sangat rendah di mata investor global.
Joseph Giarraputo, Pendiri sekaligus Editorial Director Global Finance, memberikan catatan khusus mengenai pentingnya stabilitas perbankan saat ini. Di tengah situasi ekonomi yang penuh ketidakpastian, ketegangan geopolitik yang meningkat, serta perubahan cepat di sektor keuangan, kekuatan finansial dan manajemen risiko yang disiplin menjadi tolok ukur yang sangat krusial.
"Penghargaan ini memberikan pengakuan kepada institusi yang menunjukkan kekuatan finansial dan ketahanan jangka panjang untuk menghadapi berbagai risiko yang muncul, sekaligus memberikan rasa percaya kepada nasabah dan pasar," pungkas Joseph.
Sebelumnya, DBS Group memang telah lama menjadi pemain dominan di kancah internasional. Selain gelar bank teraman, mereka juga telah mengantongi berbagai penghargaan bergengsi lainnya, seperti "Bank Terbaik di Dunia" dari Euromoney, Global Finance, dan The Banker. Tidak hanya itu, DBS juga diakui sebagai "Bank Terbaik di Dunia untuk Pengalaman Nasabah", "Bank Terbaik di Dunia untuk Tanggung Jawab Korporasi", hingga gelar "Bank Digital Terbaik di Dunia".


