Close Menu
Faktual News

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    RUU Ketenagakerjaan Ancam Lapangan Kerja

    01-10-2026 - 08.55

    Ambisi Besar Indonesia Menuju Energi Hijau

    01-10-2026 - 08.20

    Strategi Baru BI Tarik Investor Global

    01-10-2026 - 05.55
    FacebookX (Twitter)Instagram
    Faktual NewsFaktual News
    • Home
    • Olahraga
      • Sepakbola
      • Esports
    • Dunia
    Trending
    • RUU Ketenagakerjaan Ancam Lapangan Kerja
    • Ambisi Besar Indonesia Menuju Energi Hijau
    • Strategi Baru BI Tarik Investor Global
    • Target Ambisius Lapangan Kerja Baru 2027
    • Kabar Gembira Jutaan Pekerja Bakal Dapat Dana
    • Kabar Gembira KPR Subsidi Bunga Rendah
    • Masa Depan Kendaraan Listrik di Indonesia
    • Kabar Gembira Beli Rumah Jadi Lebih Murah
    Faktual News
    Home - Market - Ambisi Besar Indonesia Menuju Energi Hijau
    Market

    Ambisi Besar Indonesia Menuju Energi Hijau

    01-10-2026 - 08.2003 Mins Read0
    ambisi besar indonesia menuju energi hijau

    Faktual.news – Pemerintah Indonesia tengah bersiap menghadapi tantangan besar dalam mengubah peta energi nasional. Untuk mewujudkan transisi energi menuju sumber daya terbarukan (EBT) hingga tahun 2060 mendatang, Indonesia diperkirakan membutuhkan suntikan dana yang sangat fantastis. Nilai investasi yang dibutuhkan mencapai angka US$1 triliun atau setara dengan Rp17.982 triliun, dengan asumsi kurs dolar AS yang berlaku.

    Deputi Bidang Koordinasi Energi dan Sumber Daya Mineral Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Ellen Setiadi, mengungkapkan bahwa langkah besar ini merupakan bagian dari strategi nasional untuk mendorong pertumbuhan ekonomi hingga menyentuh angka 8 persen. Menurutnya, mobilisasi investasi yang masif tidak hanya diperlukan untuk mendukung target pertumbuhan ekonomi tersebut, tetapi juga untuk membangun infrastruktur pembangkit dan jaringan listrik berbasis energi bersih.

    Ambisi Besar Indonesia Menuju Energi Hijau
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    "Seluruh agenda ini membutuhkan investasi yang sangat besar. Kebutuhan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi 8 persen diperkirakan sekitar US$799 miliar, sementara pembangunan pembangkit dan jaringan energi terbarukan hingga 2060 membutuhkan sekitar US$1 triliun," ujar Ellen dalam acara Indonesia International Sustainability Forum (ISF) 2026 di Jakarta, Rabu (30/9).

    Lonjakan kebutuhan energi ini dipicu oleh pesatnya laju industrialisasi, digitalisasi, serta tren elektrifikasi di tanah air. Pemerintah memproyeksikan kebutuhan listrik nasional akan terus meroket hingga mencapai 600 terawatt hour (TWh) pada tahun 2030, dengan konsumsi per kapita mendekati 2.000 kilowatt hour (kWh). Guna mengantisipasi hal tersebut, pemerintah berkomitmen menyediakan pasokan listrik yang tidak hanya cukup, tetapi juga andal, kompetitif, dan berkelanjutan.

    Salah satu langkah strategis yang sedang disiapkan adalah penguatan infrastruktur kelistrikan melalui proyek green super grid. Proyek ambisius ini direncanakan membentang sepanjang 70 ribu kilometer hingga tahun 2040. Fokus utamanya adalah memperkuat interkoneksi antarpulau agar sumber energi dapat didistribusikan dengan efisien ke pusat-pusat industri. Pemerintah menargetkan interkoneksi antarwilayah, seperti Sumatera dan Jawa, sudah mulai tersambung pada rentang tahun 2032 hingga 2035.

    Di sisi lain, transisi energi ini juga diharapkan mampu menghidupkan industri manufaktur dalam negeri. Saat ini, kapasitas industri modul surya nasional dilaporkan telah mencapai 11 GW per tahun, yang menjadi modal penting dalam mendukung kemandirian energi.

    Sementara itu, Country Director WRI Indonesia, Nirarta Samadhi, menekankan bahwa transisi menuju net zero emission bukan lagi sekadar isu lingkungan, melainkan sudah menjadi faktor penentu daya saing dunia usaha. Fluktuasi harga energi global, seperti kenaikan harga minyak mentah, terbukti berdampak langsung pada biaya produksi dan logistik perusahaan.

    Nirarta menambahkan bahwa solusi rendah karbon justru bisa menjadi peluang ekonomi baru jika mampu meningkatkan efisiensi dan membuka pasar global. Studi menunjukkan bahwa transisi pada sektor industri, seperti industri baja, berpotensi menyumbang pertumbuhan PDB riil tahunan yang lebih tinggi dibandingkan jika Indonesia tetap menggunakan skenario energi konvensional. Oleh karena itu, kepastian kebijakan dan akses terhadap teknologi menjadi kunci utama bagi pelaku usaha dalam menghadapi era baru ini.

    Ikuti Kami di Google News
    Share.FacebookTelegramWhatsAppCopy Link
    Putrawan Dian
    Putrawan Dian

      kontributor Faktual News yang mengkhususkan diri dalam pelaporan kategori Market dan Ekonomi Makro. Ia menyajikan analisis mendalam mengenai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), nilai tukar Rupiah, dan kebijakan moneter yang memengaruhi pasar keuangan.

      Baca Juga

      RUU Ketenagakerjaan Ancam Lapangan Kerja

      01-10-2026 - 08.55

      Strategi Baru BI Tarik Investor Global

      01-10-2026 - 05.55

      Target Ambisius Lapangan Kerja Baru 2027

      01-10-2026 - 05.20

      Kabar Gembira Jutaan Pekerja Bakal Dapat Dana

      01-10-2026 - 02.55

      Kabar Gembira KPR Subsidi Bunga Rendah

      01-10-2026 - 02.20

      Masa Depan Kendaraan Listrik di Indonesia

      30-09-2026 - 23.55
      Add A Comment
      Leave A ReplyCancel Reply

      Recent Posts

      • RUU Ketenagakerjaan Ancam Lapangan Kerja
      • Ambisi Besar Indonesia Menuju Energi Hijau
      • Strategi Baru BI Tarik Investor Global
      • Target Ambisius Lapangan Kerja Baru 2027
      • Kabar Gembira Jutaan Pekerja Bakal Dapat Dana

      Recent Comments

      Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

      Archives

      • Oktober 2026
      • September 2026
      • Agustus 2026
      • Juli 2026
      • Juni 2026
      • Mei 2026
      • April 2026
      • Maret 2026
      • Februari 2026
      • Januari 2026
      • Desember 2025
      • November 2025
      • Oktober 2025
      • September 2025
      • Agustus 2025
      • Juli 2025
      • Juni 2025
      • Mei 2025
      • April 2025

      Categories

      • Dunia
      • Esports
      • Market
      • Olahraga
      • Sepakbola
      Faktual News
      • Home
      • Redaksi
      • Pedoman Media Siber
      • Privacy Policy
      • Disklaimer
      • Kontak
      • Tentang Kami
      © 2026 faktual.news | KR Network

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.