Close Menu
Faktual News

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Strategi Baru BI Tarik Investor Global

    01-10-2026 - 05.55

    Target Ambisius Lapangan Kerja Baru 2027

    01-10-2026 - 05.20

    Kabar Gembira Jutaan Pekerja Bakal Dapat Dana

    01-10-2026 - 02.55
    FacebookX (Twitter)Instagram
    Faktual NewsFaktual News
    • Home
    • Olahraga
      • Sepakbola
      • Esports
    • Dunia
    Trending
    • Strategi Baru BI Tarik Investor Global
    • Target Ambisius Lapangan Kerja Baru 2027
    • Kabar Gembira Jutaan Pekerja Bakal Dapat Dana
    • Kabar Gembira KPR Subsidi Bunga Rendah
    • Masa Depan Kendaraan Listrik di Indonesia
    • Kabar Gembira Beli Rumah Jadi Lebih Murah
    • Anggaran Transfer Daerah 2027 Capai 735 Triliun
    • Danantara Bakal Kelola Saham BEI
    Faktual News
    Home - Market - Target Ambisius Lapangan Kerja Baru 2027
    Market

    Target Ambisius Lapangan Kerja Baru 2027

    01-10-2026 - 05.2003 Mins Read0
    target ambisius lapangan kerja baru 2027

    Faktual.news – Pemerintah Indonesia bersama Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI telah menetapkan sebuah target besar dalam upaya memperkuat struktur ketenagakerjaan nasional. Dalam kesepakatan terbaru, pemerintah mematok target penciptaan lapangan kerja baru yang sangat signifikan, yakni berkisar antara 2,57 juta hingga 3,49 juta posisi pada tahun 2027 mendatang.

    Langkah strategis ini bukan sekadar upaya untuk menyerap tenaga kerja guna menekan angka pengangguran, melainkan sebuah misi besar untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui sektor formal. Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Said Abdullah, menegaskan bahwa fokus utama pemerintah ke depan adalah menggeser dominasi pekerja informal menuju sektor formal yang lebih stabil dan terlindungi.

    Target Ambisius Lapangan Kerja Baru 2027
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Dalam Rapat Paripurna DPR RI Ke-7 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026-2027 yang digelar di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Said menjelaskan bahwa proporsi pekerja formal ditargetkan menyentuh angka 40,81 persen. Angka ini merupakan lompatan penting jika dibandingkan dengan data Badan Pusat Statistik (BPS) per Mei 2026, di mana jumlah pekerja formal seperti buruh, karyawan, dan pegawai baru berada di level 37,09 persen.

    "Kami sepakat bahwa proporsi lapangan kerja formal harus semakin besar. Hal ini bertujuan agar secara bertahap tenaga kerja kita bergeser dari sektor informal ke sektor formal," ujar Said Abdullah dalam keterangannya.

    Menurut Said, dengan besarnya alokasi belanja negara yang dikucurkan, pemerintah tidak boleh hanya puas dengan angka penurunan pengangguran semata. Kualitas pekerjaan menjadi kunci utama. Pekerja di sektor formal diharapkan mendapatkan kepastian hukum, jaminan sosial yang memadai, hingga jaminan hari tua yang lebih terjamin. Hal ini dianggap krusial untuk membangun ketahanan ekonomi masyarakat dalam jangka panjang.

    Senada dengan hal tersebut, Menteri Keuangan Suahasil Nazara menyatakan dukungannya terhadap urgensi peningkatan kualitas lapangan kerja ini. Ia menegaskan bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) akan dikelola secara kredibel untuk menstimulasi pertumbuhan ekonomi sekaligus melindungi kepentingan tenaga kerja nasional.

    "Penting bagi kita saat ini untuk memikirkan bagaimana menciptakan employment. Semakin banyak serapan tenaga kerja di sektor formal, maka semakin baik bagi stabilitas ekonomi kita," tutur Suahasil dalam konferensi pers usai rapat paripurna.

    Di tengah ketidakpastian ekonomi global yang dipicu oleh berbagai konflik geopolitik, termasuk ketegangan di Timur Tengah, Suahasil optimis bahwa fondasi ekonomi domestik Indonesia tetap kokoh. Ia menunjuk capaian pertumbuhan ekonomi sebesar 5,45 persen pada semester I 2026 sebagai bukti nyata bahwa aktivitas ekonomi nasional tetap bergairah.

    Dengan inflasi yang terkendali dan penerimaan pajak yang terus tumbuh, pemerintah optimistis memiliki modal yang kuat untuk mendorong ekspor dan menciptakan jutaan lapangan kerja baru yang berkualitas bagi masyarakat Indonesia.

    Ikuti Kami di Google News
    Share.FacebookTelegramWhatsAppCopy Link
    Putrawan Dian
    Putrawan Dian

      kontributor Faktual News yang mengkhususkan diri dalam pelaporan kategori Market dan Ekonomi Makro. Ia menyajikan analisis mendalam mengenai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), nilai tukar Rupiah, dan kebijakan moneter yang memengaruhi pasar keuangan.

      Baca Juga

      Strategi Baru BI Tarik Investor Global

      01-10-2026 - 05.55

      Kabar Gembira Jutaan Pekerja Bakal Dapat Dana

      01-10-2026 - 02.55

      Kabar Gembira KPR Subsidi Bunga Rendah

      01-10-2026 - 02.20

      Masa Depan Kendaraan Listrik di Indonesia

      30-09-2026 - 23.55

      Kabar Gembira Beli Rumah Jadi Lebih Murah

      30-09-2026 - 23.20

      Anggaran Transfer Daerah 2027 Capai 735 Triliun

      30-09-2026 - 21.55
      Add A Comment
      Leave A ReplyCancel Reply

      Recent Posts

      • Strategi Baru BI Tarik Investor Global
      • Target Ambisius Lapangan Kerja Baru 2027
      • Kabar Gembira Jutaan Pekerja Bakal Dapat Dana
      • Kabar Gembira KPR Subsidi Bunga Rendah
      • Masa Depan Kendaraan Listrik di Indonesia

      Recent Comments

      Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

      Archives

      • Oktober 2026
      • September 2026
      • Agustus 2026
      • Juli 2026
      • Juni 2026
      • Mei 2026
      • April 2026
      • Maret 2026
      • Februari 2026
      • Januari 2026
      • Desember 2025
      • November 2025
      • Oktober 2025
      • September 2025
      • Agustus 2025
      • Juli 2025
      • Juni 2025
      • Mei 2025
      • April 2025

      Categories

      • Dunia
      • Esports
      • Market
      • Olahraga
      • Sepakbola
      Faktual News
      • Home
      • Redaksi
      • Pedoman Media Siber
      • Privacy Policy
      • Disklaimer
      • Kontak
      • Tentang Kami
      © 2026 faktual.news | KR Network

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.