Subscribe to Updates
Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.
- Pengungsi Gempa NTT Kini Tak Khawatir Air
- Transmart Bikin Geger Diskon Sehari Penuh
- Terungkap Kondisi Asli Sungai Barito Usai Heboh
- Kisah Tragis Raja Properti China Ini Berakhir
- Whoosh Bikin Liburan Makin Hemat Ada Diskon
- Pertamina Gebrak Panas Bumi Strategi Energi Baru
- Kejutan Flores Pasca Gempa PU Siapkan Jembatan Ajaib
- Nilam Aceh Rahasia Skincare Revolusioner Terungkap
Penulis: Putrawan Dian
kontributor Faktual News yang mengkhususkan diri dalam pelaporan kategori Market dan Ekonomi Makro. Ia menyajikan analisis mendalam mengenai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), nilai tukar Rupiah, dan kebijakan moneter yang memengaruhi pasar keuangan.
Faktual News melaporkan bahwa Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup sesi pertama perdagangan hari Senin, 2 Juni 2025, dengan penurunan signifikan. IHSG ambles 1,70 persen ke level 7.054,18, setelah dibuka di angka 7.175,81. Pergerakan ini menunjukkan tekanan jual yang cukup kuat di pasar saham domestik. Data dari RTI Business mencatat volume perdagangan yang cukup tinggi, mencapai 13,21 miliar saham dengan frekuensi transaksi sebanyak 876 ribu kali. Nilai transaksi pun terbilang besar, mencapai Rp13,73 triliun. Meskipun demikian, kondisi pasar didominasi oleh saham yang terkoreksi. Sebanyak 450 saham mengalami penurunan, sementara hanya 188 saham yang menguat dan 167 saham stagnan. Gambar Istimewa…
Faktual News Pembukaan perdagangan hari ini (27/5) pukul 09.00 WIB disambut gembira oleh para investor. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melesat ke level 7.209,04, menanjak 0,29 persen dari posisi penutupan sebelumnya di angka 7.188,35. Data RTI Business mencatat transaksi cukup aktif dengan volume perdagangan mencapai 339,56 juta saham, frekuensi 25 ribu kali, dan nilai transaksi total Rp202,98 miliar. Dominasi saham hijau terlihat jelas. Dari ratusan saham yang diperdagangkan, sebanyak 203 saham berhasil menguat, sementara 71 saham terkoreksi dan 265 saham lainnya stagnan. Pergerakan positif ini cukup menarik perhatian, mengingat proyeksi CGS International Sekuritas Indonesia yang sebelumnya memperkirakan IHSG akan bergerak…
Faktual News melaporkan, indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup sesi pertama perdagangan Selasa, 27 Mei 2025, dengan sedikit penurunan. Setelah dibuka di angka 7.204,17, IHSG akhirnya parkir di 7.184,70, mengalami pelemahan tipis 0,05 persen. Meskipun terlihat minor, pergerakan ini cukup menarik perhatian pelaku pasar. Aktivitas perdagangan terbilang ramai. Data dari faktual.news menunjukkan volume transaksi mencapai 14,22 miliar saham, dengan frekuensi mencapai 737 ribu kali dan nilai transaksi total Rp6,75 triliun. Dari sisi saham individual, terlihat pergerakan yang beragam. Sebanyak 289 saham terkoreksi, sementara 287 saham berhasil menguat, dan sisanya, 222 saham, stagnan. Gambar Istimewa : www.tagar.id Sektor-sektor unggulan justru menunjukkan…
Faktual News Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menutup perdagangan hari ini, Jumat (27/5), dengan performa yang cukup mencengangkan. Setelah melewati hari yang penuh fluktuasi, IHSG akhirnya parkir di zona hijau, tepatnya di angka 7.198,96. Angka ini merupakan peningkatan signifikan dibandingkan posisi pembukaan di level 7.188,35. Pergerakan IHSG sepanjang hari memang cukup dramatis, berayun di antara level 7.162,92 hingga 7.212,56. Data dari RTI Business mencatat aktivitas perdagangan yang cukup ramai. Tercatat sebanyak 27,21 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi transaksi mencapai 1,28 juta kali. Nilai transaksi pun terbilang fantastis, menembus angka Rp13,33 triliun. Dari total saham yang diperdagangkan, 310 saham mengalami…
Faktual News memprediksi pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan 28 Mei 2025 akan bergerak konsolidatif. Analisis teknikal dari Phintraco Sekuritas memperkirakan IHSG akan berada di kisaran 7.130 hingga 7.250. Meskipun potensi profit taking masih ada, IHSG diperkirakan mampu bertahan di atas level MA200 (sekitar 7.137), menunjukkan potensi konsolidasi yang stabil. Penutupan IHSG pada 27 Mei 2025 di angka 7.198,96 (naik 0,15 persen) memberikan sinyal positif, meskipun pergerakan sepanjang hari cukup fluktuatif, bergerak di rentang 7.162,92 hingga 7.212,56. Sentimen global akan menjadi penentu utama pergerakan IHSG dalam beberapa hari ke depan. Rilis risalah pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC…
Faktual News melaporkan penurunan harga emas Antam yang cukup signifikan pada Rabu, 28 Mei 2025. Berdasarkan pantauan laman Logam Mulia pukul 08.23 WIB, harga emas Antam 24 karat pecahan satu gram ambles hingga Rp28.000, dari Rp1.923.000 menjadi Rp1.895.000 per gram. Tren penurunan juga terlihat pada harga buyback yang turun dengan nominal yang sama, mencapai Rp1.739.000 per gram. Selisih harga jual dan buyback kini mencapai Rp156.000. Penurunan harga ini memberikan peluang menarik bagi para investor yang ingin menambah portofolio emas mereka. Harga emas Antam dengan pecahan 0,5 gram kini dibanderol Rp997.500, sementara untuk pecahan 2 gram dan 3 gram masing-masing dihargai…
Faktual News Pagi ini, pasar saham Indonesia dibuka dengan kabar gembira. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) langsung tancap gas, melesat ke angka 7.230,33 pada pukul 09.00 WIB. Lonjakan ini setara dengan peningkatan 0,44 persen dari penutupan kemarin di angka 7.198,96. Aktivitas perdagangan pun terbilang ramai. Data RTI Business mencatat transaksi mencapai Rp263,74 miliar, melibatkan 333,57 juta saham yang berpindah tangan sebanyak 24 ribu kali. Meski demikian, pergerakan IHSG tak seragam. Terdapat 229 saham yang menguat, sementara 68 saham lainnya terkoreksi. Sisanya, 254 saham, stagnan. Pergerakan positif ini sejalan dengan proyeksi Panin Sekuritas yang sebelumnya memperkirakan potensi pengujian level resistance IHSG…
Faktual News melaporkan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali mencatatkan penurunan pada perdagangan sesi I, Rabu (27/5/2025). Penutupan sesi pertama menunjukkan IHSG berada di level 7.193,02, sedikit melemah 0,08 persen dari pembukaan di 7.198,96. Pergerakan IHSG hari ini terbilang fluktuatif, mencerminkan dinamika pasar yang cukup kompleks. Data perdagangan yang dirilis oleh RTI Business menunjukkan aktivitas yang cukup tinggi. Sebanyak 14,84 miliar saham diperdagangkan dengan frekuensi transaksi mencapai 678 ribu kali. Nilai transaksi total tercatat mencapai angka Rp8,44 triliun. Meskipun demikian, pergerakan IHSG masih didominasi oleh aksi jual. Tercatat 288 saham terkoreksi, sementara 263 saham menguat dan 248 saham stagnan. Gambar…
Faktual News Menjelang libur panjang Kenaikan Yesus Kristus, indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Rabu, 28 Mei 2025, menutup perdagangannya dengan penurunan. IHSG berakhir di posisi 7.175,81, melemah 0,32 persen dari pembukaan di level 7.198,96. Pergerakan IHSG sepanjang hari terbilang fluktuatif, bergerak di rentang 7.166,67 hingga 7.237,34. Data dari RTI Business menunjukkan 335 saham terkoreksi, sementara 245 saham menguat, dan 226 saham stagnan. Nilai transaksi mencapai angka fantastis, yakni Rp23,04 triliun, dengan volume perdagangan 33,39 miliar saham dan frekuensi mencapai 1,26 juta kali. Gambar Istimewa : cdn.antaranews.com Sentimen negatif juga terlihat pada mayoritas indeks domestik. IDX30 anjlok 0,50 persen ke…
Faktual News Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi akan mengalami koreksi. Analisis teknikal dari Phintraco Sekuritas menunjukkan indikator stochastic telah mencapai level overbought, menandakan potensi pembalikan arah. Ditambah lagi, peningkatan volume penjualan saham semakin memperkuat prediksi koreksi ini. IHSG, yang kemarin ditutup melemah di angka 7.188 (turun 0,35 persen), diperkirakan akan menguji level support di 7.100. Pergerakan fluktuatif menjelang long weekend kemarin diduga akibat aksi profit taking oleh investor. Sentimen global juga turut mempengaruhi perkiraan ini. Data Durable Goods Orders Amerika Serikat bulan April 2025 yang diproyeksikan turun 7,9 persen month on month (mom), setelah sebelumnya naik 7,5 persen mom…

