Faktual News Pembukaan perdagangan hari ini (27/5) pukul 09.00 WIB disambut gembira oleh para investor. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melesat ke level 7.209,04, menanjak 0,29 persen dari posisi penutupan sebelumnya di angka 7.188,35. Data RTI Business mencatat transaksi cukup aktif dengan volume perdagangan mencapai 339,56 juta saham, frekuensi 25 ribu kali, dan nilai transaksi total Rp202,98 miliar.
Dominasi saham hijau terlihat jelas. Dari ratusan saham yang diperdagangkan, sebanyak 203 saham berhasil menguat, sementara 71 saham terkoreksi dan 265 saham lainnya stagnan. Pergerakan positif ini cukup menarik perhatian, mengingat proyeksi CGS International Sekuritas Indonesia yang sebelumnya memperkirakan IHSG akan bergerak variatif cenderung melemah, dengan support di kisaran 7.130-7.070 dan resistance 7.245-7.305.

Analis CGS melihat beberapa faktor yang mempengaruhi pergerakan IHSG hari ini. Penundaan pengenaan tarif impor 50 persen, yang semula dijadwalkan 1 Juni 2025 dan kini diundur ke 9 Juli 2025, menjadi sentimen positif. Hal ini ditambah dengan aksi beli investor asing yang masih berlanjut. Namun, tekanan pada saham sektor teknologi dan koreksi harga emas berpotensi menjadi sentimen negatif yang perlu diwaspadai.
Sebagai rekomendasi investasi, CGS International Sekuritas menyoroti beberapa saham yang menarik perhatian, antara lain PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (ACES), PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO), PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR), PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT), PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI), dan PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP). Perlu diingat bahwa rekomendasi ini hanyalah saran dan investor tetap harus melakukan riset sendiri sebelum mengambil keputusan investasi. (*)
