Faktual News melaporkan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali mencatatkan penurunan pada perdagangan sesi I, Rabu (27/5/2025). Penutupan sesi pertama menunjukkan IHSG berada di level 7.193,02, sedikit melemah 0,08 persen dari pembukaan di 7.198,96. Pergerakan IHSG hari ini terbilang fluktuatif, mencerminkan dinamika pasar yang cukup kompleks.
Data perdagangan yang dirilis oleh RTI Business menunjukkan aktivitas yang cukup tinggi. Sebanyak 14,84 miliar saham diperdagangkan dengan frekuensi transaksi mencapai 678 ribu kali. Nilai transaksi total tercatat mencapai angka Rp8,44 triliun. Meskipun demikian, pergerakan IHSG masih didominasi oleh aksi jual. Tercatat 288 saham terkoreksi, sementara 263 saham menguat dan 248 saham stagnan.

Menariknya, di tengah pelemahan IHSG, beberapa sektor justru menunjukkan kinerja positif. Sektor transportasi memimpin dengan kenaikan 1,32 persen, disusul sektor teknologi (0,90 persen), industri (0,41 persen), energi (0,35 persen), bahan baku (0,05 persen), dan properti (0,02 persen). Sebaliknya, sektor kesehatan (-0,67 persen), siklikal (-0,62 persen), non-siklikal (-0,54 persen), infrastruktur (-0,42 persen), dan keuangan (-0,31 persen) mengalami penurunan.
Kondisi ini tampaknya sejalan dengan tren pelemahan di bursa Asia. Hang Seng Index dan Shanghai Composite Index menunjukan penurunan masing-masing sebesar 0,74 persen dan 0,01 persen. Hanya Nikkei 225 Index yang berhasil menunjukan penguatan sebesar 0,22 persen. Analisis lebih lanjut diperlukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mendasari pergerakan IHSG dan tren pasar secara keseluruhan. Apakah ini pertanda tren bearish yang akan berlanjut? Kita tunggu perkembangan selanjutnya.
