Faktual News memprediksi pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan 28 Mei 2025 akan bergerak konsolidatif. Analisis teknikal dari Phintraco Sekuritas memperkirakan IHSG akan berada di kisaran 7.130 hingga 7.250. Meskipun potensi profit taking masih ada, IHSG diperkirakan mampu bertahan di atas level MA200 (sekitar 7.137), menunjukkan potensi konsolidasi yang stabil. Penutupan IHSG pada 27 Mei 2025 di angka 7.198,96 (naik 0,15 persen) memberikan sinyal positif, meskipun pergerakan sepanjang hari cukup fluktuatif, bergerak di rentang 7.162,92 hingga 7.212,56.
Sentimen global akan menjadi penentu utama pergerakan IHSG dalam beberapa hari ke depan. Rilis risalah pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC minutes) pada 28 Mei 2025 dari Amerika Serikat akan menjadi sorotan utama. Data ekonomi AS lainnya, seperti personal income, personal spending, dan indeks PCE prices (diperkirakan naik 0,1 persen month-on-month pada April 2024), juga akan berpengaruh signifikan. Indeks PCE prices core, indikator inflasi kunci bagi The Fed, akan menjadi perhatian khusus para investor.

Di Eropa, data tingkat pengangguran Jerman untuk Mei 2025 (diperkirakan tetap di 6,3 persen) akan dipantau. Sementara itu, dari Asia, data Consumer Confidence Jepang untuk Mei 2025 (diperkirakan mencapai 31,8) akan dirilis pada 29 Mei 2025.
Phintraco Sekuritas merekomendasikan beberapa saham pilihan untuk perdagangan 28 Mei 2025, antara lain Kalbe Farma (KLBF), Mitra Adiperkasa (MAPI), Japfa Comfeed Indonesia (JPFA), Adi Sarana Armada (ASSA), dan Alamtri Resources Indonesia (ADRO). Rekomendasi ini didasarkan pada analisis internal dan pertimbangan sentimen pasar yang sedang berlangsung. Namun, investor tetap disarankan untuk melakukan riset dan analisis independen sebelum melakukan keputusan investasi. (*)
