Close Menu
Faktual News

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Stasiun Gambir Bakal Gila Mulai 2028

    18-06-2026 - 18.20

    Luhut Bocorkan AI Kunci Saran untuk Presiden

    18-06-2026 - 14.20

    Terungkap 300 Ribu Warga Dapat Bantuan Fantastis

    18-06-2026 - 08.20
    FacebookX (Twitter)Instagram
    Faktual NewsFaktual News
    • Home
    • Olahraga
      • Sepakbola
      • Esports
    • Dunia
    Trending
    • Stasiun Gambir Bakal Gila Mulai 2028
    • Luhut Bocorkan AI Kunci Saran untuk Presiden
    • Terungkap 300 Ribu Warga Dapat Bantuan Fantastis
    • Kabar Baik Harga Gas Dunia Siap Turun Drastis
    • Terkuak Dana Fantastis Demi Bawang Putih Lokal
    • Anggaran 2027 Disepakati Ini Efeknya ke Kantong Anda
    • PHK Terselubung Mengintai Pekerja Industri
    • Bank Mandiri Guncang Jogja 28 Desa Merasakan Dampaknya
    Faktual News
    Home - Market - Terkuak Dana Fantastis Demi Bawang Putih Lokal
    Market

    Terkuak Dana Fantastis Demi Bawang Putih Lokal

    18-06-2026 - 02.2003 Mins Read0
    terkuak dana fantastis demi bawang putih lokal

    faktual.news – Pemerintah Indonesia menunjukkan keseriusan luar biasa dalam mengejar kemandirian bawang putih. Anggaran fantastis sekitar Rp400 miliar kini digelontorkan untuk menggenjot produksi bibit bawang putih, sebuah langkah krusial dalam program swasembada komoditas penting ini. Dana jumbo tersebut akan difokuskan untuk mendukung pembibitan di lahan seluas 5.000 hektare sepanjang tahun ini.

    Wakil Menteri Pertanian Sudaryono menegaskan bahwa inisiatif ini merupakan pijakan awal yang vital guna memangkas ketergantungan impor bawang putih yang saat ini masih mendominasi lebih dari 90 persen kebutuhan nasional. "Visi Presiden Prabowo Subianto jelas, bawang putih sebagai salah satu bahan pokok strategis harus mencapai swasembada," ungkap Sudaryono dalam sebuah konferensi pers di Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan.

    Terkuak Dana Fantastis Demi Bawang Putih Lokal
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Menurutnya, target swasembada bawang putih dinilai jauh lebih realistis dibandingkan beras, mengingat kebutuhan lahan yang relatif lebih kecil. Estimasi pemerintah, Indonesia hanya memerlukan sekitar 100 ribu hektare lahan tanam bawang putih untuk memenuhi seluruh permintaan domestik. Namun, kendala utama bukan pada ketersediaan lahan atau minat petani, melainkan pada pasokan bibit dalam jumlah masif yang adaptif dengan kondisi iklim Indonesia.

    Sudaryono menjelaskan bahwa bawang putih bukan tanaman yang bisa tumbuh di sembarang tempat. Komoditas ini membutuhkan kawasan dataran tinggi seperti Sembalun di Nusa Tenggara Barat, Temanggung di Jawa Tengah, dan Humbang Hasundutan di Sumatera Utara, yang selama ini telah menjadi sentra pengembangan bawang putih nasional. "Fokus utama kita adalah bagaimana menyediakan bibit yang memadai. Jadi, ketiga wilayah tersebut akan lebih diarahkan sebagai pusat pembibitan massal," imbuhnya.

    Ia menambahkan, mengandalkan impor bibit untuk memenuhi target penanaman hingga 100 ribu hektare adalah hal yang mustahil. Selain jumlahnya terbatas, bibit impor juga memerlukan proses adaptasi yang panjang agar sesuai dengan agroklimat dalam negeri. Oleh karena itu, pemerintah memilih strategi memperkuat sistem penangkaran bibit oleh petani lokal, dengan bimbingan penuh dari Direktorat Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian.

    Dalam skema inovatif ini, petani akan menerima bantuan bibit dari pemerintah untuk kemudian dikembangkan menjadi bibit baru. Setelah panen, petani memiliki kewajiban mengembalikan bibit sebanyak 1,5 kali dari jumlah yang diterima, sementara sisanya bebas mereka jual. "Pemerintah memberikan jembatan berupa bibit awal. Petani diberi bibit, lalu setelah panen mereka mengembalikan satu setengah kali, sisanya boleh dijual," jelas Sudaryono.

    Biaya pembibitan bawang putih memang tergolong tinggi. Untuk satu hektare lahan, estimasi biaya produksi mencapai sekitar Rp120 juta, di mana komponen bibit sendiri menyumbang sekitar Rp75 juta. Atas dasar inilah, pemerintah akan menanggung kebutuhan bibit tersebut melalui dukungan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Berdasarkan perhitungan Kementan, alokasi anggaran untuk program pembibitan 5.000 hektare ini mencapai sekitar Rp375 miliar, atau mendekati angka Rp400 miliar.

    Program pembibitan ini mulai digulirkan tahun ini. Selain target 5.000 hektare yang didanai APBN, pemerintah juga berharap Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan sektor swasta ikut berpartisipasi mengembangkan pembibitan hingga 20 ribu hektare. "Dimulai tahun ini. APBN untuk 5.000 hektare. BUMN dan swasta diharapkan bisa mencapai 20 ribu hektare karena kita membidik total 100 ribu hektare," tegas Sudaryono.

    Pemerintah memprediksi upaya masif ini akan mulai membuahkan hasil dalam tiga hingga empat tahun ke depan. Pada periode tersebut, impor bawang putih diharapkan menyusut secara progresif seiring dengan lonjakan produksi di dalam negeri. "Kami berharap dalam tiga-empat tahun, konsumsi yang selama ini dipenuhi impor akan berangsur-angsur berkurang. Syukur-syukur bisa nol dan kita benar-benar swasembada," pungkas Sudaryono.

    Langkah ambisius mengejar swasembada bawang putih ini datang di tengah tren penurunan impor dalam beberapa tahun terakhir. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan volume impor bawang putih Indonesia memang cenderung menurun, dari 602.745 ton pada 2021 menjadi 450.339 ton pada 2025. Meskipun demikian, pasokan bawang putih Indonesia masih sangat didikte oleh impor, dengan Tiongkok tetap menjadi negara asal utama sepanjang periode tersebut.

    Ikuti Kami di Google News
    Share.FacebookTelegramWhatsAppCopy Link
    Putrawan Dian
    Putrawan Dian

      kontributor Faktual News yang mengkhususkan diri dalam pelaporan kategori Market dan Ekonomi Makro. Ia menyajikan analisis mendalam mengenai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), nilai tukar Rupiah, dan kebijakan moneter yang memengaruhi pasar keuangan.

      Baca Juga

      Stasiun Gambir Bakal Gila Mulai 2028

      18-06-2026 - 18.20

      Luhut Bocorkan AI Kunci Saran untuk Presiden

      18-06-2026 - 14.20

      Terungkap 300 Ribu Warga Dapat Bantuan Fantastis

      18-06-2026 - 08.20

      Kabar Baik Harga Gas Dunia Siap Turun Drastis

      18-06-2026 - 05.20

      Anggaran 2027 Disepakati Ini Efeknya ke Kantong Anda

      17-06-2026 - 21.21

      PHK Terselubung Mengintai Pekerja Industri

      17-06-2026 - 18.20
      Add A Comment
      Leave A ReplyCancel Reply

      Recent Posts

      • Stasiun Gambir Bakal Gila Mulai 2028
      • Luhut Bocorkan AI Kunci Saran untuk Presiden
      • Terungkap 300 Ribu Warga Dapat Bantuan Fantastis
      • Kabar Baik Harga Gas Dunia Siap Turun Drastis
      • Terkuak Dana Fantastis Demi Bawang Putih Lokal

      Recent Comments

      Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

      Archives

      • Juni 2026
      • Mei 2026
      • April 2026
      • Maret 2026
      • Februari 2026
      • Januari 2026
      • Desember 2025
      • November 2025
      • Oktober 2025
      • September 2025
      • Agustus 2025
      • Juli 2025
      • Juni 2025
      • Mei 2025
      • April 2025

      Categories

      • Dunia
      • Esports
      • Market
      • Olahraga
      • Sepakbola
      Faktual News
      • Home
      • Redaksi
      • Pedoman Media Siber
      • Privacy Policy
      • Disklaimer
      • Kontak
      • Tentang Kami
      © 2026 faktual.news | KR Network

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.