Close Menu
Faktual News

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Monster Truk Hot Wheels Live Bikin Jakarta Gempar

    26-08-2026 - 14.20

    Mega Proyek PLTS Dibuka Jika Sepi Ini Pelakunya

    26-08-2026 - 08.20

    Prabowo Guncang Energi Nasional PLTS 100 GWp

    26-08-2026 - 05.20
    FacebookX (Twitter)Instagram
    Faktual NewsFaktual News
    • Home
    • Olahraga
      • Sepakbola
      • Esports
    • Dunia
    Trending
    • Monster Truk Hot Wheels Live Bikin Jakarta Gempar
    • Mega Proyek PLTS Dibuka Jika Sepi Ini Pelakunya
    • Prabowo Guncang Energi Nasional PLTS 100 GWp
    • Raksasa Amerika Terancam di China Ada Apa
    • Mega Proyek PLTS RI Siap Ubah Nasib Bangsa
    • Prabowo Ubah Bali Jadi Pusat Energi Surya
    • Waspada Arisan Bodong Uang Ludes Sekejap
    • LGI Tak Terbendung Raih Laba Fantastis
    Faktual News
    Home - Market -
    Market

    28-01-2026 - 21.2003 Mins Read4

    Terjun Bebas 7,35%! IHSG Hancur Lebur, Triliunan Rupiah Menguap!

    Faktual News – Jakarta – Bursa Efek Indonesia (BEI) dilanda gelombang tekanan jual masif pada perdagangan Rabu, 28 Januari 2026. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup ambruk 7,35 persen, terperosok ke level 8.320,55 dari posisi penutupan sebelumnya di 8.980,23. Penurunan drastis ini sontak memicu kekhawatiran di kalangan investor, menandai salah satu hari terburuk bagi pasar modal domestik dalam beberapa waktu terakhir.

    Gambar Istimewa :

    Data dari RTI Business menunjukkan gambaran pasar yang sangat bearish. Mayoritas saham tertekan, dengan 753 emiten mengalami koreksi, berbanding sangat jauh dengan hanya 37 saham yang mampu menguat, dan 16 saham lainnya stagnan. Meskipun pasar berdarah, aktivitas transaksi justru melonjak signifikan. Sebanyak 60,85 miliar lembar saham berpindah tangan dalam 3,99 juta kali transaksi, mencatatkan total nilai fantastis mencapai Rp45,50 triliun. Angka ini mengindikasikan aksi jual besar-besaran yang terjadi sepanjang hari, di mana investor berbondong-bondong melepas kepemilikan saham mereka.

    Keterpurukan IHSG turut menyeret seluruh indeks utama domestik ke zona merah pekat. Indeks saham unggulan LQ45 terkoreksi 7,26 persen ke level 812,54, sementara IDX30 anjlok 5,93 persen menjadi 417,82. Tak ketinggalan, Jakarta Islamic Index (JII) mencatat pelemahan terdalam di antara indeks lainnya, merosot tajam 8,78 persen ke 561,22, dan Sri-Kehati melemah 4,15 persen ke 362,07. Ini menegaskan bahwa tekanan jual melanda secara merata di berbagai segmen pasar, tanpa pandang bulu.

    Tak ada sektor yang mampu bertahan dari hantaman badai jual. Seluruh 11 sektor saham kompak mencatatkan kinerja negatif. Sektor infrastruktur menjadi yang paling terpukul dengan pelemahan mencapai 10,15 persen. Disusul oleh sektor energi yang ambruk 8,99 persen, dan sektor teknologi yang terkoreksi 7,55 persen. Sektor transportasi juga tak luput dari tekanan, turun 7,36 persen, diikuti industri 6,60 persen, siklikal 6,43 persen, properti 6,35 persen, dan bahan baku 6,30 persen.

    Bahkan sektor yang relatif defensif seperti kesehatan dan keuangan juga tak mampu menahan gempuran. Sektor kesehatan melemah 4,84 persen, sektor keuangan turun 4,30 persen, dan sektor non-siklikal terkoreksi 3,96 persen. Kondisi ini mengingatkan kembali pada kejadian sebelumnya, di mana Bursa Efek Indonesia sempat melakukan trading halt setelah IHSG ambles lebih dari 8 persen, menunjukkan volatilitas pasar yang ekstrem dan sentimen negatif yang kuat masih membayangi.

    Di tengah riuhnya pasar yang bergejolak, beberapa saham berhasil mencuri perhatian. Saham-saham yang masuk jajaran top gainers antara lain PT Bali Towerindo Sentra Tbk (BALI), PT Krom Bank Indonesia Tbk (BBSI), dan PT Wintermar Offshore Marine Tbk (WINS). Sebaliknya, daftar top losers didominasi oleh PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA), PT Greenwood Sejahtera Tbk (GWSA), dan PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC). Sementara itu, saham paling aktif diperdagangkan adalah PT Sentul City Tbk (BKSL), PT Bumi Resources Tbk (BUMI), dan PT Darma Henwa Tbk (DEWA), yang menjadi saksi bisu tingginya volume transaksi di tengah kepanikan pasar.


    Ikuti Kami di Google News
    Share.FacebookTelegramWhatsAppCopy Link
    Putrawan Dian
    Putrawan Dian

      kontributor Faktual News yang mengkhususkan diri dalam pelaporan kategori Market dan Ekonomi Makro. Ia menyajikan analisis mendalam mengenai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), nilai tukar Rupiah, dan kebijakan moneter yang memengaruhi pasar keuangan.

      Baca Juga

      Monster Truk Hot Wheels Live Bikin Jakarta Gempar

      26-08-2026 - 14.20

      Mega Proyek PLTS Dibuka Jika Sepi Ini Pelakunya

      26-08-2026 - 08.20

      Prabowo Guncang Energi Nasional PLTS 100 GWp

      26-08-2026 - 05.20

      Raksasa Amerika Terancam di China Ada Apa

      26-08-2026 - 02.20

      Mega Proyek PLTS RI Siap Ubah Nasib Bangsa

      25-08-2026 - 21.20

      Prabowo Ubah Bali Jadi Pusat Energi Surya

      25-08-2026 - 18.20
      Add A Comment
      Leave A ReplyCancel Reply

      Recent Posts

      • Monster Truk Hot Wheels Live Bikin Jakarta Gempar
      • Mega Proyek PLTS Dibuka Jika Sepi Ini Pelakunya
      • Prabowo Guncang Energi Nasional PLTS 100 GWp
      • Raksasa Amerika Terancam di China Ada Apa
      • Mega Proyek PLTS RI Siap Ubah Nasib Bangsa

      Recent Comments

      Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

      Archives

      • Agustus 2026
      • Juli 2026
      • Juni 2026
      • Mei 2026
      • April 2026
      • Maret 2026
      • Februari 2026
      • Januari 2026
      • Desember 2025
      • November 2025
      • Oktober 2025
      • September 2025
      • Agustus 2025
      • Juli 2025
      • Juni 2025
      • Mei 2025
      • April 2025

      Categories

      • Dunia
      • Esports
      • Market
      • Olahraga
      • Sepakbola
      Faktual News
      • Home
      • Redaksi
      • Pedoman Media Siber
      • Privacy Policy
      • Disklaimer
      • Kontak
      • Tentang Kami
      © 2026 faktual.news | KR Network

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.