Close Menu
Faktual News

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Proyek Raksasa Rp3 Triliun di Jawa Timur

    13-10-2026 - 18.20

    Prabowo Siapkan HP Gratis untuk Rakyat

    13-10-2026 - 16.55

    Rupiah Menguat ke Level Rp17.900

    13-10-2026 - 16.20
    FacebookX (Twitter)Instagram
    Faktual NewsFaktual News
    • Home
    • Olahraga
      • Sepakbola
      • Esports
    • Dunia
    Trending
    • Proyek Raksasa Rp3 Triliun di Jawa Timur
    • Prabowo Siapkan HP Gratis untuk Rakyat
    • Rupiah Menguat ke Level Rp17.900
    • Revolusi Makan Siang Gratis Sistem Prasmanan
    • Misteri Padamnya Listrik Batam Bintan
    • Strategi BRI Perluas Akses Keuangan Desa
    • Agar Tak Rebutan Wewenang BRAN Segera Matang
    • Badai Krisis Mengancam Negara Berkembang
    Faktual News
    Home - Market - Rupiah Awal Pekan Loyo, Apa Sinyal Bahaya Ekonomi?
    Market

    Rupiah Awal Pekan Loyo, Apa Sinyal Bahaya Ekonomi?

    30-12-2025 - 05.2002 Mins Read4
    Rupiah Awal Pekan Loyo, Apa Sinyal Bahaya Ekonomi?

    Faktual News – Jakarta. Mata uang Garuda kembali menghadapi tekanan di awal pekan perdagangan, Senin (29/12/2025), setelah libur panjang. Rupiah dibuka melemah 27 poin atau 0,16 persen, berada di posisi Rp16.772 per dolar AS, melanjutkan dominasi dolar Amerika Serikat (AS) yang masih perkasa di pasar global.

    Pelemahan ini mencerminkan kehati-hatian investor di tengah ketidakpastian ekonomi global yang masih membayangi. Dolar AS masih menjadi pilihan utama sebagai aset aman (safe haven), sementara pelaku pasar kini menyoroti arah kebijakan ekonomi domestik yang akan diambil pemerintah dan Bank Indonesia dalam waktu dekat.

    Rupiah Awal Pekan Loyo, Apa Sinyal Bahaya Ekonomi?
    Gambar Istimewa : blog.okutamarketing.com

    Analis mata uang dari Doo Financial Futures, Lukman Leong, memprediksi bahwa rupiah masih berpotensi melanjutkan tren pelemahan dalam jangka pendek. "Rupiah diperkirakan masih berpotensi melemah terhadap dolar AS, terbebani prospek kebijakan pelonggaran pemerintah dan Bank Indonesia," ungkap Lukman seperti dikutip dari ANTARA, Senin (29/12/2025).

    Menurut Lukman, dinamika pasar menjelang penutupan tahun berpotensi memicu volatilitas tinggi pada pergerakan nilai tukar. Ia memperkirakan rupiah akan bergerak fluktuatif dengan kecenderungan melemah, diperkirakan berada dalam rentang Rp16.700 hingga Rp16.800 per dolar AS.

    Situasi ini berbanding terbalik dengan kondisi sebelum libur panjang Natal. Pada perdagangan terakhir, Rabu (24/12), rupiah sempat menunjukkan penguatan dan ditutup di level Rp16.745 per dolar AS.

    Analis Bank Woori Saudara, Rully Nova, menjelaskan bahwa penguatan tersebut didorong oleh data pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat yang melampaui ekspektasi pasar. Selain itu, penundaan rilis data ekonomi AS yang seharusnya diumumkan pada Oktober 2025 juga turut mengalihkan perhatian investor ke proyeksi pertumbuhan ekonomi AS pada triwulan IV-2025, memberikan sedikit ruang bagi rupiah untuk menguat sesaat.

    Dengan demikian, pergerakan rupiah ke depan akan terus berada di bawah bayang-bayang sentimen global, terutama kekuatan dolar AS, serta keputusan kebijakan moneter dan fiskal domestik yang akan menjadi penentu utama arah nilai tukar.

    Ikuti Kami di Google News
    Share.FacebookTelegramWhatsAppCopy Link
    Putrawan Dian
    Putrawan Dian

      kontributor Faktual News yang mengkhususkan diri dalam pelaporan kategori Market dan Ekonomi Makro. Ia menyajikan analisis mendalam mengenai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), nilai tukar Rupiah, dan kebijakan moneter yang memengaruhi pasar keuangan.

      Baca Juga

      Proyek Raksasa Rp3 Triliun di Jawa Timur

      13-10-2026 - 18.20

      Prabowo Siapkan HP Gratis untuk Rakyat

      13-10-2026 - 16.55

      Rupiah Menguat ke Level Rp17.900

      13-10-2026 - 16.20

      Revolusi Makan Siang Gratis Sistem Prasmanan

      13-10-2026 - 14.55

      Misteri Padamnya Listrik Batam Bintan

      13-10-2026 - 14.20

      Strategi BRI Perluas Akses Keuangan Desa

      13-10-2026 - 14.18
      Add A Comment
      Leave A ReplyCancel Reply

      Recent Posts

      • Proyek Raksasa Rp3 Triliun di Jawa Timur
      • Prabowo Siapkan HP Gratis untuk Rakyat
      • Rupiah Menguat ke Level Rp17.900
      • Revolusi Makan Siang Gratis Sistem Prasmanan
      • Misteri Padamnya Listrik Batam Bintan

      Recent Comments

      Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

      Archives

      • Oktober 2026
      • September 2026
      • Agustus 2026
      • Juli 2026
      • Juni 2026
      • Mei 2026
      • April 2026
      • Maret 2026
      • Februari 2026
      • Januari 2026
      • Desember 2025
      • November 2025
      • Oktober 2025
      • September 2025
      • Agustus 2025
      • Juli 2025
      • Juni 2025
      • Mei 2025
      • April 2025

      Categories

      • Dunia
      • Esports
      • Market
      • Olahraga
      • Sepakbola
      Faktual News
      • Home
      • Redaksi
      • Pedoman Media Siber
      • Privacy Policy
      • Disklaimer
      • Kontak
      • Tentang Kami
      © 2026 faktual.news | KR Network

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.