Close Menu
Faktual News

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Laba Meroket, Saham DADA Siap Guncang Pasar Properti?

    09-01-2026 - 05.20

    Purbaya Blak-blakan! IHSG 9.000, Target 10.000 di Depan Mata?

    08-01-2026 - 21.20

    08-01-2026 - 14.20
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Faktual NewsFaktual News
    • Home
    • Olahraga
      • Sepakbola
      • Esports
    • Dunia
    Trending
    • Laba Meroket, Saham DADA Siap Guncang Pasar Properti?
    • Purbaya Blak-blakan! IHSG 9.000, Target 10.000 di Depan Mata?
    • IHSG Bikin Kaget! Saham Merah Dominasi, Kok Malah Hijau?
    • Deal Raksasa! SariWangi Pindah Tangan ke Djarum Rp1,5 T
    • IHSG Nyaris 9.000, Sektor Bahan Baku Paling Moncer!
    • IHSG Tembus Langit 8.933 Poin! Cek Saham Pilihan Anda!
    • OPMS Banting Setir: Dari Besi Tua, Kini Jadi Raja Pangan!
    Faktual News
    Home - Market - Rupiah Awal Pekan Loyo, Apa Sinyal Bahaya Ekonomi?
    Market

    Rupiah Awal Pekan Loyo, Apa Sinyal Bahaya Ekonomi?

    30-12-2025 - 05.2002 Mins Read0
    Rupiah Awal Pekan Loyo, Apa Sinyal Bahaya Ekonomi?

    Faktual News – Jakarta. Mata uang Garuda kembali menghadapi tekanan di awal pekan perdagangan, Senin (29/12/2025), setelah libur panjang. Rupiah dibuka melemah 27 poin atau 0,16 persen, berada di posisi Rp16.772 per dolar AS, melanjutkan dominasi dolar Amerika Serikat (AS) yang masih perkasa di pasar global.

    Pelemahan ini mencerminkan kehati-hatian investor di tengah ketidakpastian ekonomi global yang masih membayangi. Dolar AS masih menjadi pilihan utama sebagai aset aman (safe haven), sementara pelaku pasar kini menyoroti arah kebijakan ekonomi domestik yang akan diambil pemerintah dan Bank Indonesia dalam waktu dekat.

    Rupiah Awal Pekan Loyo, Apa Sinyal Bahaya Ekonomi?
    Gambar Istimewa : blog.okutamarketing.com

    Analis mata uang dari Doo Financial Futures, Lukman Leong, memprediksi bahwa rupiah masih berpotensi melanjutkan tren pelemahan dalam jangka pendek. "Rupiah diperkirakan masih berpotensi melemah terhadap dolar AS, terbebani prospek kebijakan pelonggaran pemerintah dan Bank Indonesia," ungkap Lukman seperti dikutip dari ANTARA, Senin (29/12/2025).

    Menurut Lukman, dinamika pasar menjelang penutupan tahun berpotensi memicu volatilitas tinggi pada pergerakan nilai tukar. Ia memperkirakan rupiah akan bergerak fluktuatif dengan kecenderungan melemah, diperkirakan berada dalam rentang Rp16.700 hingga Rp16.800 per dolar AS.

    Situasi ini berbanding terbalik dengan kondisi sebelum libur panjang Natal. Pada perdagangan terakhir, Rabu (24/12), rupiah sempat menunjukkan penguatan dan ditutup di level Rp16.745 per dolar AS.

    Analis Bank Woori Saudara, Rully Nova, menjelaskan bahwa penguatan tersebut didorong oleh data pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat yang melampaui ekspektasi pasar. Selain itu, penundaan rilis data ekonomi AS yang seharusnya diumumkan pada Oktober 2025 juga turut mengalihkan perhatian investor ke proyeksi pertumbuhan ekonomi AS pada triwulan IV-2025, memberikan sedikit ruang bagi rupiah untuk menguat sesaat.

    Dengan demikian, pergerakan rupiah ke depan akan terus berada di bawah bayang-bayang sentimen global, terutama kekuatan dolar AS, serta keputusan kebijakan moneter dan fiskal domestik yang akan menjadi penentu utama arah nilai tukar.

    Ikuti Kami di Google News
    Share. Facebook Telegram WhatsApp Copy Link
    Putrawan Dian
    Putrawan Dian

    kontributor Faktual News yang mengkhususkan diri dalam pelaporan kategori Market dan Ekonomi Makro. Ia menyajikan analisis mendalam mengenai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), nilai tukar Rupiah, dan kebijakan moneter yang memengaruhi pasar keuangan.

    Baca Juga

    Laba Meroket, Saham DADA Siap Guncang Pasar Properti?

    09-01-2026 - 05.20

    Purbaya Blak-blakan! IHSG 9.000, Target 10.000 di Depan Mata?

    08-01-2026 - 21.20

    08-01-2026 - 14.20

    IHSG Bikin Kaget! Saham Merah Dominasi, Kok Malah Hijau?

    08-01-2026 - 05.20

    Deal Raksasa! SariWangi Pindah Tangan ke Djarum Rp1,5 T

    07-01-2026 - 21.20

    IHSG Nyaris 9.000, Sektor Bahan Baku Paling Moncer!

    07-01-2026 - 14.20
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Recent Posts

    • Laba Meroket, Saham DADA Siap Guncang Pasar Properti?
    • Purbaya Blak-blakan! IHSG 9.000, Target 10.000 di Depan Mata?
    • (tanpa judul)
    • IHSG Bikin Kaget! Saham Merah Dominasi, Kok Malah Hijau?
    • Deal Raksasa! SariWangi Pindah Tangan ke Djarum Rp1,5 T

    Recent Comments

    Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

    Archives

    • Januari 2026
    • Desember 2025
    • November 2025
    • Oktober 2025
    • September 2025
    • Agustus 2025
    • Juli 2025
    • Juni 2025
    • Mei 2025
    • April 2025

    Categories

    • Dunia
    • Esports
    • Market
    • Olahraga
    • Sepakbola
    Faktual News
    • Home
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
    • Disklaimer
    • Kontak
    • Tentang Kami
    © 2026 faktual.news | KR Network

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.