Close Menu
Faktual News

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Pesta Diskon Transmart Menggila di Awal Bulan

    31-10-2026 - 18.20

    Korsel Siap Pasok Teknologi Energi RI

    31-10-2026 - 16.55

    Skandal Besar Pasar Modal OJK Sikat Pelanggar

    31-10-2026 - 16.20
    FacebookX (Twitter)Instagram
    Faktual NewsFaktual News
    • Home
    • Olahraga
      • Sepakbola
      • Esports
    • Dunia
    Trending
    • Pesta Diskon Transmart Menggila di Awal Bulan
    • Korsel Siap Pasok Teknologi Energi RI
    • Skandal Besar Pasar Modal OJK Sikat Pelanggar
    • Stok Beras Nasional Melimpah Aman 10 Bulan
    • Skandal Korupsi Bea Cukai Terus Bergulir
    • Wajah Baru Ponpes Al Khoziny Segera Hadir
    • Strategi Baru Lindungi Aset dan Masa Depan
    • Misteri Harga Emas Naik Turun Masih Layak Beli
    Faktual News
    Home - Market - Harga Minyak Dunia Melonjak Tajam
    Market

    Harga Minyak Dunia Melonjak Tajam

    30-10-2026 - 10.5503 Mins Read0
    harga minyak dunia melonjak tajam

    Faktual.news – Gejolak geopolitik di kawasan Timur Tengah kembali memicu kekhawatiran pasar energi global. Harga minyak mentah dunia dilaporkan mengalami lonjakan signifikan pada perdagangan Jumat pagi, menyusul eskalasi konflik yang melibatkan kelompok Houthi dan ketegangan di jalur perdagangan vital dunia.

    Berdasarkan data pasar terbaru, harga minyak mentah jenis Brent mengalami kenaikan sebesar 86 sen atau sekitar 0,75 persen, sehingga menyentuh angka US$115,74 per barel. Kondisi serupa juga terjadi pada minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) asal Amerika Serikat yang merangkak naik 72 sen atau 0,71 persen ke level US$102,72 per barel.

    Harga Minyak Dunia Melonjak Tajam
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Jika menilik performa bulanan, tren kenaikan ini sangat mencolok. Brent diprediksi akan menutup bulan dengan kenaikan hampir 14 persen. Sementara itu, WTI menunjukkan performa yang lebih agresif dengan proyeksi kenaikan sekitar 15 persen. Hal ini menandakan bahwa WTI kemungkinan besar akan ditutup di atas angka psikologis US$100 per barel untuk pertama kalinya sejak bulan April lalu.

    Pemicu utama "mendidihnya" harga minyak ini adalah klaim serangan dari kelompok Houthi yang beraliansi dengan Iran. Pada Kamis waktu setempat, kelompok tersebut mengklaim telah menargetkan sejumlah fasilitas strategis di Arab Saudi. Lokasi yang menjadi sasaran serangan meliputi kilang minyak raksasa Ras Tanura, kilang Rabigh, hingga fasilitas vital milik perusahaan energi Aramco di Abqaiq.

    Meskipun koalisi pimpinan Arab Saudi mengklaim telah berhasil mencegat sebuah rudal jelajah yang mengarah ke wilayah barat kerajaan, pasar tetap bereaksi negatif terhadap ketidakpastian pasokan. Ketegangan di sekitar Selat Hormuz menjadi faktor krusial yang membuat harga sulit turun.

    Saul Kavonic, Kepala Riset Energi di MST Marquee, menjelaskan bahwa aktivitas militer yang terus berlanjut di Selat Hormuz menciptakan sentimen negatif di pasar. Menurutnya, ketidakpastian mengenai keberhasilan jalur diplomasi membuat para pelaku pasar bersiap menghadapi kemungkinan konflik yang lebih luas dalam beberapa pekan ke depan.

    Di tengah situasi yang memanas, upaya diplomasi mulai terlihat dari sisi Amerika Serikat. Presiden AS Donald Trump mengungkapkan bahwa Wakil Presiden JD Vance telah melakukan kontak dengan pihak Iran. Langkah ini bertujuan untuk membuka kembali ruang dialog damai, termasuk bantuan pasokan medis bagi Iran. Meski kantor berita Tasnim melaporkan Iran telah menerima surat tersebut, Teheran dikabarkan belum memberikan jawaban resmi karena masih mengajukan sejumlah persyaratan tertentu.

    Situasi di lapangan tetap mencekam setelah Garda Revolusi Iran melaporkan adanya insiden tiga kapal tanker yang meledak dan terbakar akibat terkena ranjau laut saat mencoba melewati jalur yang tidak diizinkan di selatan Selat Hormuz. Rentetan peristiwa ini memastikan bahwa stabilitas harga energi global masih berada dalam ancaman besar.

    Ikuti Kami di Google News
    Share.FacebookTelegramWhatsAppCopy Link
    Putrawan Dian
    Putrawan Dian

      kontributor Faktual News yang mengkhususkan diri dalam pelaporan kategori Market dan Ekonomi Makro. Ia menyajikan analisis mendalam mengenai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), nilai tukar Rupiah, dan kebijakan moneter yang memengaruhi pasar keuangan.

      Baca Juga

      Pesta Diskon Transmart Menggila di Awal Bulan

      31-10-2026 - 18.20

      Korsel Siap Pasok Teknologi Energi RI

      31-10-2026 - 16.55

      Skandal Besar Pasar Modal OJK Sikat Pelanggar

      31-10-2026 - 16.20

      Stok Beras Nasional Melimpah Aman 10 Bulan

      31-10-2026 - 14.55

      Skandal Korupsi Bea Cukai Terus Bergulir

      31-10-2026 - 14.20

      Wajah Baru Ponpes Al Khoziny Segera Hadir

      31-10-2026 - 12.55
      Add A Comment
      Leave A ReplyCancel Reply

      Recent Posts

      • Pesta Diskon Transmart Menggila di Awal Bulan
      • Korsel Siap Pasok Teknologi Energi RI
      • Skandal Besar Pasar Modal OJK Sikat Pelanggar
      • Stok Beras Nasional Melimpah Aman 10 Bulan
      • Skandal Korupsi Bea Cukai Terus Bergulir

      Recent Comments

      Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

      Archives

      • Oktober 2026
      • September 2026
      • Agustus 2026
      • Juli 2026
      • Juni 2026
      • Mei 2026
      • April 2026
      • Maret 2026
      • Februari 2026
      • Januari 2026
      • Desember 2025
      • November 2025
      • Oktober 2025
      • September 2025
      • Agustus 2025
      • Juli 2025
      • Juni 2025
      • Mei 2025
      • April 2025

      Categories

      • Dunia
      • Esports
      • Market
      • Olahraga
      • Sepakbola
      Faktual News
      • Home
      • Redaksi
      • Pedoman Media Siber
      • Privacy Policy
      • Disklaimer
      • Kontak
      • Tentang Kami
      © 2026 faktual.news | KR Network

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.