Close Menu
Faktual News

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Skandal Besar Pasar Modal OJK Sikat Pelanggar

    31-10-2026 - 16.20

    Stok Beras Nasional Melimpah Aman 10 Bulan

    31-10-2026 - 14.55

    Skandal Korupsi Bea Cukai Terus Bergulir

    31-10-2026 - 14.20
    FacebookX (Twitter)Instagram
    Faktual NewsFaktual News
    • Home
    • Olahraga
      • Sepakbola
      • Esports
    • Dunia
    Trending
    • Skandal Besar Pasar Modal OJK Sikat Pelanggar
    • Stok Beras Nasional Melimpah Aman 10 Bulan
    • Skandal Korupsi Bea Cukai Terus Bergulir
    • Wajah Baru Ponpes Al Khoziny Segera Hadir
    • Strategi Baru Lindungi Aset dan Masa Depan
    • Misteri Harga Emas Naik Turun Masih Layak Beli
    • Nasib Peserta BPJS PBI Desil 6 Sampai 10
    • Era Baru Menanti Pasca Lagarde Mundur
    Faktual News
    Home - Market - Misteri Harga Emas Naik Turun Masih Layak Beli
    Market

    Misteri Harga Emas Naik Turun Masih Layak Beli

    31-10-2026 - 10.5503 Mins Read0
    misteri harga emas naik turun masih layak beli

    Faktual.news – Di tengah kondisi ekonomi yang penuh ketidakpastian, fluktuasi nilai tukar rupiah dan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang tidak menentu, emas kembali menjadi primadona bagi para investor. Logam mulia ini kerap dianggap sebagai "pelabuhan aman" saat pasar keuangan sedang mengalami gejolak hebat. Namun, pertanyaan besarnya adalah: di tengah kondisi ekonomi saat ini, apakah investasi emas masih memberikan keuntungan yang menjanjikan?

    Pergerakan harga emas di pasar domestik belakangan ini menunjukkan tren yang cukup dinamis. Sebagai contoh, harga emas Antam ukuran 1 gram sempat mengalami kenaikan dari Rp2,540 juta pada Senin (26/10) menjadi Rp2,570 juta pada Rabu (28/10). Namun, tren kenaikan tersebut tidak bertahan lama karena harga kembali terkoreksi hingga menyentuh angka Rp2,546 juta pada Jumat (30/10). Ketidakstabilan ini tentu membuat para calon investor berpikir dua kali sebelum menanamkan modal mereka.

    Misteri Harga Emas Naik Turun Masih Layak Beli
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Menanggapi fenomena ini, perencana keuangan dari Mitra Rencana Edukasi (MRE), Andi Nugroho, menyatakan bahwa emas tetap menjadi instrumen yang sangat layak untuk dilirik. Menurutnya, secara historis emas memiliki peran sebagai safe haven atau aset lindung nilai yang mampu menjaga nilai kekayaan seseorang dari gerusan inflasi dan ketidakstabilan mata uang dalam jangka panjang.

    "Emas itu merupakan safe haven, jadi sebagai lindung nilai dari nilai uang kita. Jadi masih tetap bisa dilirik," ujar Andi saat dihubungi oleh faktual.news. Ia menambahkan bahwa tingginya minat masyarakat Indonesia terhadap emas menjadi salah satu faktor fundamental yang mampu menopang harga di pasar.

    Meski demikian, Andi mengingatkan investor untuk sangat berhati-hati dalam melakukan aksi jual atau profit taking. Ia menekankan pentingnya menghitung selisih harga beli dengan harga jual kembali (buyback). Mengingat harga buyback biasanya sekitar 10 persen lebih rendah dari harga beli, investor harus memastikan harga pasar sudah cukup tinggi agar benar-benar mendapatkan keuntungan nyata.

    Terkait proyeksi ke depan, Andi memperkirakan harga emas akan bergerak dalam rentang terbatas hingga akhir tahun 2026. Ia melihat tren pergerakan harga cenderung sideways atau stagnan. Namun, jika ada momentum penguatan, harga emas yang saat ini berada di kisaran Rp2,5 juta per gram berpotensi merangkak naik hingga mencapai Rp2,7 juta sampai Rp2,8 juta per gram.

    Senada dengan hal tersebut, perencana keuangan Oneshildt Budi Rahardjo menjelaskan bahwa emas memiliki karakteristik unik sebagai penyeimbang portofolio. Emas cenderung memiliki korelasi negatif dengan instrumen berisiko tinggi seperti saham. Artinya, saat pasar saham sedang jatuh karena kondisi ekonomi memburuk, harga emas justru sering kali melonjak naik. Hal inilah yang membuat emas sangat cocok dijadikan pendamping aset berisiko tinggi guna menstabilkan risiko investasi secara keseluruhan.

    Bagi investor pemula, para ahli menyarankan penggunaan strategi cost averaging. Strategi ini dilakukan dengan cara membeli emas secara bertahap dan rutin sesuai kemampuan keuangan, misalnya satu gram setiap bulan, tanpa harus menunggu harga turun drastis. Selain itu, investor disarankan untuk memiliki jangka waktu investasi minimal tiga hingga lima tahun agar hasil yang didapatkan lebih optimal.

    Terkait pilihan antara emas fisik atau digital, keputusan sepenuhnya bergantung pada kenyamanan masing-masing. Emas fisik memberikan rasa aman karena aset dapat dipegang langsung, namun memerlukan biaya penyimpanan dan keamanan ekstra. Sementara itu, emas digital menawarkan kemudahan transaksi dan nominal pembelian yang lebih terjangkau, meski sangat bergantung pada koneksi internet dan layanan penyedia platform.

    Sebagai penutup, penting bagi setiap investor untuk selalu melakukan riset mandiri (do your own research). Meskipun emas dikenal stabil, tidak ada investasi yang benar-benar bebas dari risiko. Keputusan untuk membeli, menyimpan, atau menjual harus selalu disesuaikan dengan kebutuhan dana mendesak dan profil risiko pribadi masing-masing.

    Ikuti Kami di Google News
    Share.FacebookTelegramWhatsAppCopy Link
    Putrawan Dian
    Putrawan Dian

      kontributor Faktual News yang mengkhususkan diri dalam pelaporan kategori Market dan Ekonomi Makro. Ia menyajikan analisis mendalam mengenai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), nilai tukar Rupiah, dan kebijakan moneter yang memengaruhi pasar keuangan.

      Baca Juga

      Skandal Besar Pasar Modal OJK Sikat Pelanggar

      31-10-2026 - 16.20

      Stok Beras Nasional Melimpah Aman 10 Bulan

      31-10-2026 - 14.55

      Skandal Korupsi Bea Cukai Terus Bergulir

      31-10-2026 - 14.20

      Wajah Baru Ponpes Al Khoziny Segera Hadir

      31-10-2026 - 12.55

      Strategi Baru Lindungi Aset dan Masa Depan

      31-10-2026 - 12.20

      Nasib Peserta BPJS PBI Desil 6 Sampai 10

      31-10-2026 - 10.20
      Add A Comment
      Leave A ReplyCancel Reply

      Recent Posts

      • Skandal Besar Pasar Modal OJK Sikat Pelanggar
      • Stok Beras Nasional Melimpah Aman 10 Bulan
      • Skandal Korupsi Bea Cukai Terus Bergulir
      • Wajah Baru Ponpes Al Khoziny Segera Hadir
      • Strategi Baru Lindungi Aset dan Masa Depan

      Recent Comments

      Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

      Archives

      • Oktober 2026
      • September 2026
      • Agustus 2026
      • Juli 2026
      • Juni 2026
      • Mei 2026
      • April 2026
      • Maret 2026
      • Februari 2026
      • Januari 2026
      • Desember 2025
      • November 2025
      • Oktober 2025
      • September 2025
      • Agustus 2025
      • Juli 2025
      • Juni 2025
      • Mei 2025
      • April 2025

      Categories

      • Dunia
      • Esports
      • Market
      • Olahraga
      • Sepakbola
      Faktual News
      • Home
      • Redaksi
      • Pedoman Media Siber
      • Privacy Policy
      • Disklaimer
      • Kontak
      • Tentang Kami
      © 2026 faktual.news | KR Network

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.