Close Menu
Faktual News

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Singapura Impor Listrik Besar dari Malaysia

    26-10-2026 - 14.55

    Zulhas Bawa Kabar Baik untuk Warga Asahan

    26-10-2026 - 14.20

    Indonesia Usulkan Rating Pasar Modal Sendiri

    26-10-2026 - 12.55
    FacebookX (Twitter)Instagram
    Faktual NewsFaktual News
    • Home
    • Olahraga
      • Sepakbola
      • Esports
    • Dunia
    Trending
    • Singapura Impor Listrik Besar dari Malaysia
    • Zulhas Bawa Kabar Baik untuk Warga Asahan
    • Indonesia Usulkan Rating Pasar Modal Sendiri
    • Strategi Baru RI Amankan Energi Nasional
    • Telkom Sabet Penghargaan Global di London
    • Harga Emas Antam Stabil Hari Ini
    • Singapura Respon Pemangkasan Gas RI
    • Solusi Air untuk Petani di Lahan Kering
    Faktual News
    Home - Market - Strategi Baru RI Amankan Energi Nasional
    Market

    Strategi Baru RI Amankan Energi Nasional

    26-10-2026 - 12.2003 Mins Read0
    strategi baru ri amankan energi nasional

    Faktual.news – Pemerintah Indonesia secara resmi mengambil langkah strategis dengan memangkas volume ekspor gas alam ke Singapura. Kebijakan yang mulai diberlakukan sejak Sabtu (24/10) ini bukan tanpa alasan. Langkah berani ini diambil demi memastikan ketahanan energi nasional tetap terjaga, terutama untuk menyokong kebutuhan listrik di sejumlah wilayah krusial di dalam negeri.

    Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), Djoko Siswanto, menjelaskan bahwa pengalihan pasokan ini bertujuan untuk memperkuat stabilitas energi domestik. Fokus utama dari pengalihan ini adalah untuk memenuhi kebutuhan kelistrikan di wilayah Batam, Bintan, hingga kawasan Sumatra.

    Strategi Baru RI Amankan Energi Nasional
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    "Mulai hari ini, pasokan gas yang sebelumnya dialokasikan ke Singapura dialihkan untuk kebutuhan dalam negeri. Gas dari wilayah Natuna akan disalurkan ke PLN Batam melalui jalur pipa WNTS-Pulau Pemping-Batam dengan volume sebesar 15 juta standar kaki kubik," ujar Djoko dalam keterangannya.

    Tidak hanya dari Natuna, pemerintah juga menerapkan skema kedua dengan mengurangi ekspor gas dari wilayah Sumatra. Melalui jaringan pipa Transgasindo (TGI), pasokan gas sebesar 16 juta standar kaki kubik per hari yang biasanya mengalir ke Singapura kini dialihkan sepenuhnya untuk kebutuhan listrik di Sumatra, Batam, dan Bintan. Jika ditotal, volume gas yang ditarik dari pasar ekspor Singapura mencapai 31 juta standar kaki kubik per hari.

    Djoko menegaskan bahwa kebijakan ini memiliki landasan hukum yang kuat, yakni Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi. Dalam Pasal 8 ayat (1) undang-undang tersebut, disebutkan bahwa pemanfaatan gas bumi harus diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri terlebih dahulu.

    Langkah ini juga merupakan implementasi dari arahan Presiden Prabowo Subianto untuk menjaga kedaulatan energi di tengah situasi geopolitik global yang penuh ketidakpastian. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, sebelumnya telah mengisyaratkan bahwa pemerintah tidak akan ragu untuk tidak memperpanjang kontrak ekspor gas ke negara tetangga jika hal tersebut mengancam kebutuhan energi domestik.

    "Kita harus mengutamakan survival nasional. Kebutuhan dalam negeri harus terpenuhi sebelum kita memutuskan kelanjutan kontrak ekspor ke negara lain," tegas Bahlil.

    Menanggapi kebijakan ini, Otoritas Pasar Energi Singapura (Energy Market Authority/EMA) menyatakan bahwa pengurangan pasokan tersebut hanya berdampak kecil terhadap total kebutuhan gas harian mereka, yakni kurang dari 2 persen. Singapura mengklaim memiliki rencana kontingensi dan sumber alternatif, baik melalui impor gas alam cair (LNG) maupun jaringan pipa dari negara lain, sehingga tidak akan terjadi gangguan pada pasokan listrik mereka.

    Hingga saat ini, pemerintah Indonesia terus memantau perkembangan distribusi gas tersebut secara harian guna memastikan stabilitas pasokan listrik di wilayah-wilayah yang menjadi sasaran pengalihan tersebut.

    Ikuti Kami di Google News
    Share.FacebookTelegramWhatsAppCopy Link
    Putrawan Dian
    Putrawan Dian

      kontributor Faktual News yang mengkhususkan diri dalam pelaporan kategori Market dan Ekonomi Makro. Ia menyajikan analisis mendalam mengenai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), nilai tukar Rupiah, dan kebijakan moneter yang memengaruhi pasar keuangan.

      Baca Juga

      Singapura Impor Listrik Besar dari Malaysia

      26-10-2026 - 14.55

      Zulhas Bawa Kabar Baik untuk Warga Asahan

      26-10-2026 - 14.20

      Indonesia Usulkan Rating Pasar Modal Sendiri

      26-10-2026 - 12.55

      Telkom Sabet Penghargaan Global di London

      26-10-2026 - 10.55

      Harga Emas Antam Stabil Hari Ini

      26-10-2026 - 10.20

      Singapura Respon Pemangkasan Gas RI

      26-10-2026 - 08.55
      Add A Comment
      Leave A ReplyCancel Reply

      Recent Posts

      • Singapura Impor Listrik Besar dari Malaysia
      • Zulhas Bawa Kabar Baik untuk Warga Asahan
      • Indonesia Usulkan Rating Pasar Modal Sendiri
      • Strategi Baru RI Amankan Energi Nasional
      • Telkom Sabet Penghargaan Global di London

      Recent Comments

      Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

      Archives

      • Oktober 2026
      • September 2026
      • Agustus 2026
      • Juli 2026
      • Juni 2026
      • Mei 2026
      • April 2026
      • Maret 2026
      • Februari 2026
      • Januari 2026
      • Desember 2025
      • November 2025
      • Oktober 2025
      • September 2025
      • Agustus 2025
      • Juli 2025
      • Juni 2025
      • Mei 2025
      • April 2025

      Categories

      • Dunia
      • Esports
      • Market
      • Olahraga
      • Sepakbola
      Faktual News
      • Home
      • Redaksi
      • Pedoman Media Siber
      • Privacy Policy
      • Disklaimer
      • Kontak
      • Tentang Kami
      © 2026 faktual.news | KR Network

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.